Konten dari Pengguna

Contoh Kalimat Konjungsi Temporal beserta Penjelasannya dalam Bahasa Indonesia

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 8 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Kalimat Konjungsi Temporal. Foto: Unsplash/Patrick Tomasso.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Kalimat Konjungsi Temporal. Foto: Unsplash/Patrick Tomasso.

Konjungsi temporal dapat diartikan sebagai kata hubung waktu yang terdapat dalam suatu susunan kalimat. Contoh kalimat konjungsi temporal merupakan salah satu materi yang penting untuk dipahami dalam pelajaran bahasa Indonesia.

Mengutip dari website eprints.ums.ac.id, konjungsi memiliki peranan yang penting dalam penyusunan kalimat. Konjungsi digunakan dalam menghubungkan kata dengan kata, frasa dengan frasa, klausa dengan klausa, kalimat dengan kalimat, serta paragraf dengan paragraf.

Salah satu jenis dari konjungsi yang perlu dipelajari dan dipahami adalah konjungsi temporal. Konjungsi temporal ini membahas mengenai hubungan waktu antarperistiwa. Konjungsi temporal atau berfungsi menata urutan peristiwa yang diceritakan.

Daftar isi

Contoh Kalimat Konjungsi Temporal beserta Penjelasannya

Ilustrasi Contoh Kalimat Konjungsi Temporal. Foto: Unsplash/Mel Poole.

Sebelum memasuki pembahasan mengenai contoh kalimat konjungsi temporal, alangkah baiknya jika mengenal konjungsi temporal secara lebih mendalam terlebih dahulu.

Konjungsi temporal adalah konjungsi yang menjelaskan hubungan waktu antara dua peristiwa, hubungan sederajat dan tidak sederajat.

Contohnya seperti menggunakan kata apabila, bila, bilamana, demi, hingga, saat, ketika, sebelum, sambil, sampai, sedari, sejak, selama, semenjak, sementara, seraya , waktu, setelah, sesudah, dan tatkala.

Konjungsi memiliki beberapa ciri yang bisa dijadikan acuan dalam mengidentifikasinya. Adapun ciri-ciri dari konjungsi temporal adalah sebagai berikut:

  1. Berfungsi sebagai subjungtif agar kalimat memiliki makna yang lengkap, koheren, dan juga mudah dipahami.

  2. Dapat ditempatkan di mana saja atau sifatnya fleksibel, artinya bisa ditempatkan di bagian mana saja dalam sebuah kalimat.

  3. Dapat bertindak sebagai tautan antar klausa dan kalimat induk.

  4. Memiliki hubungan dengan waktu.

Jenis-jenis Konjungsi Temporal

Ilustrasi Contoh Kalimat Konjungsi Temporal. Foto: Unsplash/Annie Spratt.

Selain itu, konjungsi temporal memiliki dua jenis yang harus diketahui. Berikut adalah jenis-jenis konjungsi temporal dalam bahasa Indonesia:

1. Konjungsi Temporal Sederajat

Konjungsi temporal sederajat adalah konjungsi temporal yang menghubungkan dua bagian kalimat ang sederajat. Artinya konjungsi sebelumnya dan sesudahnya akan dihubungkan dengan dua derajat. Konjungsi ini tidak dapat diletakkan pada awal maupun akhir kalimat.

Contoh dari konjungsi temporal sederajat antara lain yaitu lalu, kemudian, sebelum, setelah, sesudah, dan selanjutnya.

2. Konjungsi Temporal Tidak Sederajat

Konjungsi temporal tidak sederajat adalah konjungsi temporal yang menghubungkan dua peristiwa yang tidak sederajat. Konjungsi temporal tidak sederajat ini dapat diletakkan di awal, tengah, atau akhir suatu kalimat.

Contoh dari konjungsi temporal tidak sederajat yani apabila, bila, bilamana, demi, hingga, ketika, sambil, sampai, sedari, sebelum, setelah, sesudah, sejak, semenjak, selama, sementara, seraya, tatkala, waktu, dan lainnya.

Contoh Kalimat Konjungsi Temporal

Ilustrasi Contoh Kalimat Konjungsi Temporal. Foto: Unsplash/Rey Seven.

Berikut adalah beberapa contoh kalimat konjungsi temporal:

  1. Ibu akan memberi hadiah mainan apabila adik dapat ranking 1.

  2. Dita rajin belajar demi bisa masuk universitas impiannya di Jakarta.

  3. Adik menangis seraya memohon dibelikan sepeda pada Ibu.

  4. Kami sampai di rumah sebelum matahari tenggelam.

  5. Diana sungguh sangat gembira hari ini. Padahal di hari sebelumnya ia hanya bisa cemberut dan mengurung diri di kamar.

  6. Adi terlambat datang ke sekolah karena bangun kesiangan. Sejak saat itu dia selalu bangun pagi dan berangkat lebih pagi.

  7. Masukkan tepung terigu, bawang putih cincang dan air secukupnya. Setelah itu aduk adonan dengan rata.

  8. Siapkan lauk-pauk yang diinginkan untuk dihidangkan bersama nasi. Kemudian sajikan nasi beserta lauk-pauknya di atas meja.

  9. Hujan masih terus mengguyur beberapa kawasan di Indonesia. Diperkirakan musim hujan ini berlangsung hingga akhir Juni.

  10. Masaklah nasi tersebut dengan air secukupnya, usahakan jangan berlebihan supaya nasi tidak lembek. Setelah itu, pindahkan nasinya ke piring.

  11. Kupas telur dan pastikan tidak ada kulit yang tersisa. Kemudian kukus telurnya selama kurang lebih tiga menit.

  12. Putri datang ke kantor untuk mengambil barangnya yang tertinggal. Sesudah itu, ia buru-buru pergi menjemput anaknya di sekolah.

  13. Aku sudah menunggu Siska sejak pagi. Namun, hingga saat ini batang hidungnya belum tampak.

  14. Ketika bulan bersinar dengan terang di malam hari. Aku memohon kepada sang Pencipta, agar ia kembali dengan selamat ke rumahnya.

  15. Tatkala masih duduk di bangku sekolah, Alvin memang sudah dikenal pandai, rajin, dan sopan kepada orang yang lebih tua.

  16. Tidak lama kemudian Ibu terbangun dari tidurnya. Akan tetapi kakinya tak bisa digerakkan.

  17. Akhirnya daerah Meulaboh dan sekitarnya dapat dikuasai kembali.

  18. Walau pada akhirnya Belanda berhasil menjajah Aceh, kegigihan rakyat Aceh dalam melawan Belanda telah terukir dalam sejarah Indonesia.

  19. Andi sedang memasak nasi goreng, sebelumnya ia sudah mencuci piring.

  20. Kakak mencuci baju lalu ia menjemurnya di lantai bawah.

  21. Andi terjatuh dari tangga lalu ia dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa.

  22. Tamu itu mengetuk pintu lalu dipersilahkan masuk oleh pemilik rumah.

  23. Agnez Mo adalah penyanyi berbakat sebelumnya ia juga bermain sinetron dan berbisnis.

  24. Anto akan pergi ke luar negeri untuk kuliah sebelumnya ia mengikuti kursus bahasa terlebih dahulu.

  25. Mia menangis kemudian ibu menghampirinya.

  26. Ega membaca buku kemudian memahami isi bukunya.

  27. Dia pergi tatkala aku mengharapkannya kembali.

  28. Ayah mencuci mobil sementara ibu membersihkan dapur.

  29. Dia rajin belajar sejak masih sekolah.

  30. Tiara pingsan ketika cuaca sangat panas.

  31. Andri sampai di sekolah terlebih dahulu sebelum Bayu.

  32. Sinta merasa sakit kepala, kemudian ia pun bergegas mencari obat.

  33. Ibu sedang memasak nasi goreng, lalu ibu mencoba mencicipi masakannya.

  34. Setelah kopi diseduh dalam gelas, kemudian masukkan gula sesuai dengan selera.

  35. Kumpulan barang bekas yang sudah dibersihkan, selanjutnya akan dibuat menjadi kerajinan.

  36. Anggi mengikuti pembelajaran matematika di sekolah pagi ini, setelahnya ia memiliki jadwal pelajaran olahraga.

  37. Dompet Hanif ketinggalan di rumah, lalu ia segera pulang ke rumah untuk mengambilnya.

  38. Tasya sikat gigi terlebih dahulu, sebelum ia tidur.

  39. Ketika aku merasa bosan, aku akan menonton film favoritku.

  40. Nenek berjanji mengajak Kakak dan Adik untuk berkebun, apabila sekolah sudah libur.

  41. Semenjak kakek meninggal, nenek menjadi sering termenung.

  42. Ayah bekerja dari pukul 9 pagi hingga 6 sore.

  43. Andi lebih suka belajar sambil mendengarkan musik.

  44. Rina membeli tas berwarna merah sementara Susi membeli sepatu.

  45. Ibu merasa senang ketika Ayah memberikan bunga padanya.

  46. Tatkala Yusuf masih menjadi siswa SMA, ia sering mendapatkan beasiswa.

  47. Selama hujan masih turun deras, Lia akan tetap meneduh.

  48. Mela terlambat datang ke sekolah karena bangun kesiangan. Sejak saat itu, ia selalu bangun pagi dan berangkat lebih awal.

  49. Setelah minyak sudah panas kemudian masukkan bumbu yang sudah ditumbuk halus.

  50. Dia mampir sebentar kemudian pergi lagi.

  51. Hani kehilangan tasnya lalu ia segera melaporkan kejadian itu kepada polisi.

  52. Kucing itu berlari kencang lalu melompat tinggi menaiki pohon mangga di sana.

  53. Kondisi tubuhnya sudah membaik selanjutnya ia akan dipindah ke ruang perawatan umum.

  54. Kalau sudah selesai tahap dua selanjutnya apa yang harus dilakukan?

  55. Ratu mengikuti kegiatan paskibra siang ini setelahnya ia berlatih pencak silat bersama teman-temannya.

  56. Pergi ke pantai saja dulu setelahnya baru ke tempat lainnya.

  57. Perutnya masih saja terasa sakit padahal sebelumnya ia sudah berobat ke dokter minggu lalu.

  58. Pencuri itu masih saja berdalih meski sebelumnya dia pernah tertangkap atas kasus yang sama.

  59. Dia mengerjakan tugasnya dengan cermat, lalu mengumpulkannya ke guru.

  60. Saya menyelesaikan pekerjaan rumah saya, kemudian pergi bermain bola.

  61. Setelahnya, mereka berdiskusi tentang rencana liburan musim panas.

  62. Sebelumnya, saya telah membeli bahan-bahan untuk membuat kue, kemudian mulai memasaknya.

  63. Dia membaca buku selama beberapa jam, selanjutnya menulis ulasan tentang cerita tersebut.

  64. Dia menyiram tanaman di halaman belakang, lalu memotong rumput yang tumbuh liar.

  65. Saya menyiapkan makan malam, kemudian menghidangkannya di meja.

  66. Setelahnya, mereka pergi ke bioskop untuk menonton film terbaru.

  67. Sebelumnya, dia menghubungi temannya, kemudian berangkat ke acara pesta.

  68. Dia membersihkan ruang keluarga, selanjutnya mengatur sofa dan meja.

  69. Ayah berangkat bekerja ketika adik sedang tertidur.

  70. Ketika dunia membutuhkannya, Dia menghilang.

  71. Semua orang sudah pergi sementara mereka masih bertahan di tempat itu.

  72. Sementara air direbus, siapkan bahan-bahan lain seperti gula, garam, dan penyedap.

  73. Aku mau datang apabila kamu juga datang.

  74. Apabila hari mulai gelap, lampu di jalan itu mulai dinyalakan.

  75. Adik terbangun dari tidurnya saat mendengar suara ayah memanggil namanya.

  76. Saat hujan turun, anak-anak akan berkumpul di depan jendela sambil melihat rintik air yang turun.

  77. Rumah itu sudah kosong sejak tiga bulan yang lalu.

  78. Sejak kemarin, kota itu diguyur hujan dengan intensitas yang cukup tinggi.

  79. Hari ini aku pergi ke pasar, sementara kamu pergi ke toko buku.

  80. Anak-anak bermain di taman saat matahari bersinar terang, sementara orang tua mereka duduk di teras.

  81. Ketika aku tiba di rumah, dia sudah pergi ke sekolah.

  82. Dia berhenti merokok sejak dua tahun yang lalu.

  83. Sejak pagi tadi, aku mencoba menghubunginya tapi tak berhasil.

  84. Sementara kamu belajar, aku akan menyiapkan makan malam.

  85. Saat aku berlari, aku melihat bunga-bunga di taman itu.

  86. Apabila langit terlihat mendung, jangan lupa membawa payung.

  87. Sementara ayah bekerja, aku dan kakak belajar di kamar.

  88. Dia sudah tumbuh besar sejak terakhir kali kita bertemu.

  89. Cuaca di wilayah Yogyakarta sudah mulai membaik, selanjutnya pemerintah daerah akan melakukan penanggulangan banjir.

  90. Kondisi banjir di Yogyakarta masih belum membaik, padahal sebelumnya pemerintah daerah sudah mengupayakan penanggulangan dengan menggunakan pompa air.

  91. Amir datang ke rumah, ketika Faisal baru saja berangkat ke kantor.

  92. Kami sampai di rumah sebelum matahari tenggelam.

  93. Dia rajin belajar sejak masih sekolah.

  94. Hujan masih terus mengguyur beberapa kawasan di Indonesia. Diperkirakan musim hujan ini berlangsung hingga akhir Juni.

  95. Ibu mencuci baju lalu ia menjemurnya di lantai bawah.

  96. Amir datang ke kantor untuk mengambil barangnya yang tertinggal. Sesudah itu, ia buru-buru pergi untuk menjemput anaknya di sekolah.

  97. Ketika bulan bersinar dengan terang di malam hari. Aku memohon kepada sang Pencipta.

  98. Amir tidak mengerjakan tugas, melainkan ia sedang menonton TV.

  99. Ketika saya masih kecil, saya suka bermain di taman.

  100. Saat aku belajar, adik selalu menggangguku.

Demikian adalah penjelasan mengenai contoh kalimat konjungsi temporal yang bisa dipelajari. (Nisa)

Baca juga: 53 Contoh Konjungsi Berdasarkan Jenis dan Penggunaannya