Konten dari Pengguna

5 Ayat Al-Qur'an tentang Isra Miraj dan Maknanya bagi Umat Islam

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ayat Al-Qur'an tentang Isra Miraj. Foto: Unsplash /Masjid MABA
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ayat Al-Qur'an tentang Isra Miraj. Foto: Unsplash /Masjid MABA

Ayat Al-Qur'an tentang Isra Miraj merupakan dasar utama bagi umat Islam dalam memahami salah satu peristiwa paling agung dalam sejarah kenabian.

Isra Miraj adalah perjalanan luar biasa yang dialami Nabi Muhammad saw atas kehendak Allah Swt, yang tidak hanya menunjukkan kebesaran-Nya, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam penetapan kewajiban ibadah shalat.

Peristiwa ini terjadi pada masa sulit dalam dakwah Rasulullah saw dan menjadi penghibur sekaligus penguat iman beliau. Oleh karena itu, ayat-ayat Al-Qur’an yang menjelaskan Isra Miraj memiliki makna spiritual yang sangat dalam bagi umat Islam hingga saat ini.

5 Ayat Al-Qur'an tentang Isra Miraj

Ilustrasi Ayat Al-Qur'an tentang Isra Miraj. Foto: Unsplash/Masjid MABA

Ayat Al-Qur'an tentang Isra Miraj secara khusus menjelaskan perjalanan Nabi Muhammad saw dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, kemudian dilanjutkan dengan perjalanan ke langit hingga Sidratul Muntaha.

Ayat-ayat ini menegaskan bahwa peristiwa tersebut adalah kehendak langsung dari Allah Swt dan termasuk bagian dari tanda-tanda kebesaran-Nya.

Dalam Al-Qur’an, kisah Isra Miraj tidak diceritakan secara panjang lebar, namun disampaikan melalui ayat-ayat pilihan yang sarat makna dan pelajaran.

Berikut adalah 5 ayat Al-Qur’an tentang Isra Miraj dan maknanya bagi umat Islam, yang dikutip dan dirujuk dari laman resmi MPU Aceh Barat.

1. QS. Al-Isra’ ayat 1

“Subḥānallażī asrā bi‘abdihī lailan minal-masjidil-ḥarāmi ilal-masjidil-aqṣal-lażī bāraknā ḥaulahū linuriyahū min āyātinā, innahū huwas-samī‘ul-baṣīr.”

Ayat ini menjelaskan peristiwa Isra, yaitu perjalanan Nabi Muhammad saw pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa sebagai tanda kebesaran Allah Swt.

2. QS. An-Najm ayat 13

“Wa laqad ra’āhu nazlatan ukhrā.”

Ayat ini menegaskan bahwa Nabi Muhammad saw benar-benar melihat malaikat Jibril dalam perjumpaan lain, yaitu saat peristiwa Mi’raj.

3. QS. An-Najm ayat 14

“‘Inda sidratil-muntahā.”

Ayat ini menyebut Sidratul Muntaha sebagai batas tertinggi yang dicapai Nabi Muhammad saw dalam perjalanan Mi’raj.

4. QS. An-Najm ayat 15

“‘Indahā jannatul-ma’wā.”

Ayat ini menjelaskan bahwa di dekat Sidratul Muntaha terdapat surga sebagai tempat kembali bagi orang-orang beriman.

5. QS. An-Najm ayat 18

“Laqad ra’ā min āyāti rabbihil-kubrā.”

Ayat ini menegaskan bahwa Nabi Muhammad saw telah melihat sebagian tanda-tanda kebesaran Allah Swt.

Melalui ayat-ayat Al-Qur’an tentang Isra Miraj tersebut, umat Islam diajak untuk tidak hanya memahami kisahnya, tetapi juga mengamalkan pesan utamanya, terutama menjaga shalat sebagai ibadah yang langsung diperintahkan oleh Allah Swt kepada Nabi Muhammad saw. (Yolan)

Baca juga: Isra Miraj 2026 Kapan? Ini Makna dan Waktu Peringatannya bagi Umat Islam