5 Cara Melihat Rasi Bintang dengan Menggunakan Aplikasi

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam ilmu astronomi, bintang yang berkumpul hingga membentuk suatu objek tertentu disebut dengan rasi bintang. Biasanya, rasi bintang dapat dilihat ketika malam hari dengan menggunakan cara tertentu. Lantas, bagaimana cara melihat rasi bintang?
Belajar mengidentifikasi rasi bintang adalah cara yang dipilih oleh para nenek moyang untuk menentukan arah. Setidaknya ada empat rasi bintang yang kerap dimanfaatkan, yakni Ursa Minor (Biduk), Crux (Gubung Penceng), Orion, dan Scorpio (Kalajengking).
Rasi bintang tersebut hanya dapat dilihat bergantung pada lokasi dan waktu dalam setahun. Jika tidak memiliki pengamat bintang veteran dan alat khusus untuk melihat rasi bintang, maka akan sulit melihat rasi bintang.
Namun, tidak perlu khawatir, karena saat ini rasi bintang dapat dilihat dengan menggunakan aplikasi. Penasaran dengan aplikasi untuk melihat rasi bintang? Simak artikel ini hingga tuntas.
Cara Melihat Rasi Bintang dengan Menggunakan Aplikasi
Canggihnya teknologi saat ini kerap kali membantu kehidupan manusia, termasuk ketika ingin melihat rasi bintang. Dikutip dari laman Cnet, berikut beberapa aplikasi yang dapat digunakan untuk melihat rasi bintang.
1. Google Sky
Google Sky memungkinkan seseorang menjelajahi jangkauan luar angkasa melalui "mata" Teleskop Luar Angkasa Hubble, Sloan Digital Sky Survey, dan Digitalized Sky Survey. Seseorang dapat menjelajahi luar angkasa hanya dengan menggunakan ponsel atau desktop.
Klik melalui baki di bagian bawah layar untuk mempelajari lebih lanjut tentang tata surya, konstelasi, galaksi dan nebula, pemandangan alam semesta dalam sinar-x, ultraviolet, dan inframerah.
Selain itu, aplikasi ini juga dapat menggunakan bilah geser untuk melihat gambar langit karya Giovanni Maria Cassini. Google Sky juga dapat menemukan lokasi planet-planet pada waktu tertentu dengan mengetikkan nama planet di kotak pencarian.
2. Sky Safari
Aplikasi astronomi SkySafari, yang dimulai dari harga 5 USD di iOS dan gratis di Android, memungkinkan penggunanya untuk mengidentifikasi planet, konstelasi, bintang, dan satelit.
Aplikasi ini juga bisa digunakan untuk melihat seperti apa langit ribuan tahun yang lalu, atau seperti apa bentuknya di masa depan. Terdapat pula simulasi hujan meteor masa lalu, komet yang mendekat, dan berbagai peristiwa langit di dalam aplikasi Sky Safari.
SkySafari juga memiliki fitur hamparan ilustrasi konstelasi jika tidak dapat memvisualisasikan singa atau beruang yang diklaim orang lain. Aplikasi ini juga menawarkan informasi sejarah, mitologi, dan sains yang dilengkapi dengan gambar.
Jika tidak yakin harus mulai dari mana, dapat mengetuk menu ‘Tonight's Best’ di aplikasi untuk melihat objek mana di langit yang dapat dilihat dengan baik.
3. Star Tracker
Aplikasi Star Tracker yang terdapat di iOS (lite) dan Android juga berfungsi untuk menampilkan 88 rasi bintang, lebih dari 8.000 dan objek langit dalam, serta matahari, bulan, dan planet, dalam waktu nyata.
Aplikasi ini menggunakan kompas 3D dalam mode AR, sehingga dapat menunjukkan posisi objek yang dicari, layaknya planetarium bergerak.
Untuk meningkatkan konstelasi, Star Tracker memiliki fitur grafis untuk 12 tanda zodiak dan enam objek langit dalam yang terkenal. Aplikasi ini gratis, tetapi ada versi lengkap apabila membayar sebesar 3 USD.
4. International Space Station (Stasiun Luar Angkasa Internasional)
Aplikasi Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), tersedia gratis di iOS dan Android. Secara teknis, aplikasi ini tidak menampilkan bintang, tetapi dapat memeriksa planet dan ISS itu sendiri.
Aplikasi ini melacak di mana laboratorium dalam ruang saat ini, yang berada di atas dunia, pada waktu tertentu. Setelah mencocokkan lokasi, nantinya akan diberitahu kapan waktu yang tepat untuk melihat ISS di langit.
Misalnya, penduduk Louisville, Kentucky biasanya dapat melihat ISS sekitar pukul 19:57 dan 21:37, setiap malam selama sekitar 30 detik hingga satu setengah menit. Ini adalah jendela sekilas dengan kecepatan sekitar 17.100 mil per jam.
Aplikasi ini juga melacak berapa lama sampai ISS akan melewati lokasi yang sama lagi, dan berapa lama itu akan terlihat. Rata-rata, ISS dapat terlihat di area tertentu satu hingga dua kali per hari selama seminggu.
5. Skyview
Aplikasi Skyview dibandrol seharga 3 USD di iOS dan 2 USD di Android. Untuk menggunakan Skyview, cukup arahkan perangkat yang memiliki aplikasi ke langit.
Nantinya, aplikasi akan mengidentifikasi galaksi, bintang, konstelasi, planet, bahkan Stasiun Luar Angkasa Internasional. Aplikasi ini memiliki mode malam dan fitur AR, sehingga dapat digunakan dengan nyaman dan kapan saja.
Fitur Sky Path di dalam aplikasi ini juga memungkinkan penggunanya untuk melacak objek di luar angkasa. Selain itu, Skyview memiliki opsi perjalanan waktu untuk mengamati seperti apa langit di masa lalu dan mungkin di masa depan.
Baca Juga: Begini Cara Mengetahui Zodiak Kita Sendiri
(NDA)
Frequently Asked Question Section
Apa itu rasi bintang?

Apa itu rasi bintang?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), rasi bintang adalah sekelompok bintang yang berdekatan dan tampak saling berhubungan hingga membentuk suatu konfigurasi khusus.
Mengapa rasi bintang diberi nama?

Mengapa rasi bintang diberi nama?
Alasan rasi bintang diberi nama, yakni karena zaman dahulu bintang-bintang tersebut kerap dimanfaatkan sebagai petunjuk arah. Umumnya, rasi bintang di langit malam akan terlihat bergeser ke barat seiring waktu sepanjang tahun.
Apa 4 jenis rasi bintang yang digunakan untuk petunjuk arah?

Apa 4 jenis rasi bintang yang digunakan untuk petunjuk arah?
Rasi bintang ursa mayor/biduk/great bear/beruang besar, rasi bintang pari/crux, rasi bintang kalajengking/scorpio, dan rasi bintang orion/waluku.
