Konten dari Pengguna

5 Contoh Perilaku yang Mencerminkan Budaya K3 di Tempat Kerja

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh perilaku yang mencerminkan budaya K3, foto: Unsplash/Scott Blake
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh perilaku yang mencerminkan budaya K3, foto: Unsplash/Scott Blake

Budaya K3 menjadi dasar berperilaku setiap individu di tempat kerja. Oleh karena itu, contoh perilaku yang mencerminkan budaya K3 patut diketahui, agar bisa bersikap dengan benar dan sesuai aturan di lingkungan kerja.

Budaya K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) merupakan kebiasaan untuk menciptakan lingkungan kerja yang mengutamakan keselamatan dan kesehatan. Dikutip dari situs kemnaker.go.id, dengan diterapkannya K3 di tempat kerja, maka setiap aktivitas pekerjaan akan terlindungi keselamatannya.

5 Contoh Perilaku yang Mencerminkan Budaya K3

Ilustrasi contoh perilaku yang mencerminkan budaya K3, foto: Unsplash/Headway

Keselamatan dan kesehatan kerja menjadi aspek krusial pagi seluruh karyawan, dikutip dari situs klc2.kemenkeu.go.id. Setiap karyawan harus bisa menghadirkan contoh perilaku yang mencerminkan budaya K3, demi keamanan dan keselamatan, di antaranya sebagai berikut.

1. Patuh terhadap Prosedur

Perilaku yang bisa mencerminkan budaya K3 adalah mematuhi prosedur. Setiap tempat kerja memiliki aturan dan prosedur masing-masing, sehingga dengan memahami aturan dan mengikuti standar prosedur tersebut bisa menjadi cara untuk melaksanakan budaya K3.

2. Peduli dengan Lingkungan Kerja

Peduli dengan lingkungan kerja termasuk dalam perilaku yang menerapkan K3 di tempat kerja. Misalnya, dengan menjaga kerapihan area kerja dan membuang sampah pada tempatnya sebagai bentuk menjaga kebersihan lingkungan di tempat kerja.

3. Menjaga Kesehatan Diri

Tidak hanya memedulikan kondisi di tempat kerja, perhatian kepada diri sendiri turut menjadi bentuk implementasi budaya K3. Contohnya dengan menjaga kesehatan dengan istirahat yang cukup dan hidup sehat. Dengan begitu dapat mencegah kelelahan saat bekerja dan membuat tubuh tetap sehat.

4. Tanggap terhadap Bahaya dan Kondisi Darurat

Budaya K3 mengutamakan keamanan dan keselamatan setiap karyawan, sehingga berperilaku tanggap terhadap bahaya dan kondisi darurat patut untuk dilakukan. Beberapa perilaku tanggap bahaya seperti melaporkan jika terjadi kondisi tidak aman, mengenal jalur evakuasi, dan lainnya.

5. Menggunakan Alat Pelindung Diri sesuai Pekerjaan

Contoh perilaku lainnya adalah menggunakan alat pelindung diri sesuai jenis pekerjaan yang dilakukan. Tidak jarang suatu pekerjaan memerlukan penggunaan APD yang lengkap untuk melindungi diri sebagai bentuk standar kerja.

Mengingat pentingnya perilaku yang mencerminkan budaya K3 di tempat kerja, maka setiap karyawan diharapkan dapat bersikap sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku. Dengan begitu keamanan dan keselamatan diri tetap terjaga selama berada di lingkungan kerja. (PRI)

Baca juga: Packaging Division di PT Indofood CBP Sukses Makmur, Simak Pekerjaannya di Sini