5 Contoh Soal Tes Kemampuan Umum OJK dan Jawabannya untuk Latihan

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh soal Tes Kemampuan Umum OJK dapat dijadikan latihan saat akan mengikuti seleksi rekrutmen di perusahaan tersebut. Pasalnya, Tes Kemampuan Umum (TKU) menjadi salah satu bagian dari seleksi untuk rekrutmen pegawai OJK (Otoritas Jasa keuangan).
OJK adalah lembaga negara untuk mengatur dan mengawasi seluruh kegiatan dalam sektor jasa keuangan, sesuai informasi dari situs resmi ojk.go.id. Untuk bisa mengikuti rekrutmen di sini, calon pegawai wajib mengikuti seleksi, salah satunya Tes Kemampuan Umum.
Contoh Soal Tes Kemampuan Umum OJK beserta Jawaban
Agar bisa menjawab soal yang ada di Tes Kemampuan Umum, maka penting untuk berlatih soal terlebih dahulu. Berikut adalah contoh soal Tes Kemampuan Umum OJK dan jawabannya untuk latihan, dikutip dari kanal YouTube Tes Masuk Kerja:
Apa saja langkah-langkah strategis yang dapat dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendukung terciptanya inklusivitas keuangan di Indonesia, khususnya dalam kaitannya dengan visi dan misi OJK sebagai pengawas dan pengatur sektor jasa keuangan?
A. Menetapkan tingkat suku bunga deposito yang tinggi guna menarik lebih banyak simpanan dari masyarakat.
B. Menyediakan fasilitas pinjaman yang tidak memerlukan jaminan untuk meningkatkan akses pembiayaan bagi semua kalangan.
C. Meningkatkan literasi keuangan masyarakat melalui edukasi yang meluas dan kampanye kesadaran keuangan.
D. Memfasilitasi proses pergantian kepemimpinan di perusahaan keuangan untuk menciptakan inovasi yang lebih inklusif.
E. Memperketat persyaratan dalam pengajuan pinjaman guna mengurangi risiko kredit macet.
Jawaban: C
Fungsi dan tugas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap seluruh kegiatan yang berada di dalam sektor jasa keuangan.
Sebagai lembaga independen yang bebas dari campur tangan pihak lain, OJK memiliki kewenangan untuk mengatur dan mengawasi berbagai sektor jasa keuangan. Namun, OJK melaksanakan tugas pengaturan dan pengawasan terhadap semua hal berikut ini, kecuali:
A. Kegiatan jasa keuangan di sektor pasar modal yang meliputi perdagangan efek, investasi, dan pengelolaan aset.
B. Kegiatan jasa keuangan di sektor perbankan yang melibatkan perizinan, pengawasan, serta perlindungan nasabah.
C. Kegiatan jasa keuangan yang mencakup lembaga pembiayaan seperti leasing, pegadaian, dan lembaga keuangan lainnya.
D. Kegiatan jasa keuangan di sektor perasuransian, termasuk dana pensiun dan perusahaan asuransi.
E. Kegiatan industri makroprudensial yang berkaitan dengan kebijakan stabilitas sistem keuangan di tingkat makro.
Jawaban: E
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dibentuk sebagai lembaga independen dengan tujuan menggantikan peran institusi atau pihak tertentu dalam mengatur dan mengawasi sektor jasa keuangan secara terintegrasi.
Lembaga ini memiliki mandat untuk melaksanakan pengawasan terhadap berbagai sektor seperti pasar modal, perbankan, dan lembaga pembiayaan. Berdasarkan latar belakangnya, OJK dibangun untuk menggantikan peran dari lembaga berikut ini:
A. Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), yang sebelumnya bertugas mengawasi sektor pasar modal dan lembaga keuangan.
B. Bank Sentral yang memiliki peran utama dalam kebijakan moneter dan stabilitas sistem keuangan makro.
C. Bank Syariah yang merupakan bagian dari industri keuangan yang beroperasi berdasarkan prinsip syariah.
D. Pegadaian yang merupakan lembaga pembiayaan yang berfokus pada layanan gadai.
E. Pemerintah, yang secara umum bertugas dalam penyusunan kebijakan ekonomi dan pengelolaan keuangan negara.
Jawaban: A
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memiliki tanggung jawab yang sangat penting dalam mengatur dan mengawasi berbagai kegiatan keuangan di beberapa sektor utama, yaitu sektor perbankan, sektor pasar modal, dan sektor industri keuangan non-bank.
Dalam menjalankan tugas pengawasan tersebut, OJK diberikan kewenangan khusus untuk melaksanakan berbagai tindakan yang relevan, di antaranya adalah …
A. Melakukan penunjukan pihak yang bertugas sebagai pengelola statuter pada lembaga jasa keuangan yang memerlukan intervensi pengelolaan.
B. Menetapkan berbagai peraturan dan keputusan yang menjadi pedoman operasional OJK dalam melaksanakan tugasnya di sektor jasa keuangan.
C. Mengambil kebijakan strategis yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas pengawasan dan pengaturan yang berada di bawah tanggung jawab OJK.
D. Menetapkan peraturan perundang-undangan yang berlaku di sektor jasa keuangan untuk memastikan stabilitas, transparansi, dan kepatuhan di dalam sistem keuangan.
E. Menyusun dan menetapkan peraturan mengenai prosedur atau tata cara penetapan pengelola statuter pada lembaga jasa keuangan yang memerlukan pengelolaan khusus.
Jawaban: A
Tugas yang sebelumnya menjadi bagian dari tanggung jawab Bank Indonesia, namun kini telah dialihkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), merupakan salah satu langkah untuk memperkuat integrasi pengawasan terhadap sektor jasa keuangan di Indonesia. Dalam konteks ini, tugas tersebut berkaitan dengan:
A. Mengatur dan mengawasi bank, termasuk pengawasan terhadap kegiatan operasional, perizinan, dan kepatuhan bank terhadap regulasi.
B. Menerima tabungan dan deposito, yang merupakan salah satu layanan utama yang dilakukan oleh lembaga perbankan dalam pengelolaan keuangan masyarakat.
C. Menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, seperti pengendalian inflasi, stabilitas nilai tukar, dan pengelolaan suku bunga, untuk menjaga keseimbangan ekonomi.
D. Bertindak sebagai penyedia dana terakhir (lender of the last resort) bagi lembaga keuangan yang menghadapi krisis likuiditas untuk memastikan stabilitas keuangan.
E. Mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, termasuk kebijakan terkait penggunaan uang tunai, transfer elektronik, serta sistem pembayaran lainnya di tingkat nasional.
Jawaban: A
Itu dia beberapa contoh soal Tes Kemampuan Umum OJK yang bisa digunakan sebagai bahan belajar. Dengan rajin berlatih soal, maka akan bisa lebih memahami materi yang akan keluar di ujian tersebut. (Prima)
Baca juga: 10 Contoh Soal UKOM Keperawatan untuk Uji Kompetensi
