5 Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia untuk Belajar Mandiri

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh soal TKA Bahasa Indonesia menjadi salah satu sarana penting bagi siswa yang ingin mempersiapkan diri menghadapi ujian secara lebih terarah dan efektif.
Di tengah persaingan akademik yang semakin ketat, kemampuan memahami teks, menganalisis informasi, serta menalar isi bacaan dengan tepat menjadi modal utama untuk meraih hasil terbaik.
TKA tidak hanya menguji hafalan materi, tetapi juga menuntut kecermatan berpikir, ketelitian membaca, dan kecakapan menyimpulkan isi wacana.
Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia
Contoh soal TKA Bahasa Indonesia sangat penting untuk melatih kemampuan memahami teks secara mendalam, menalar isi bacaan, serta menyampaikan gagasan secara runtut dan logis.
Berbeda dengan pilihan ganda, soal esai menuntut siswa untuk benar-benar memahami isi teks, bukan sekadar menebak jawaban.
Oleh karena itu, latihan soal esai dapat membantu meningkatkan daya analisis, ketepatan berbahasa, dan kepercayaan diri dalam menghadapi ujian.
Berikut ini contoh soal TKA Bahasa Indonesia, sebagaimana dikutip dari laman pusmendik.kemdikbud.go.id:
Teks untuk soal nomor 1 - 4
Lautan mengalami ancaman pemanasan dan menjadi semakin asam karena kita terus memompa lebih banyak CO2 ke atmosfer. Selain itu, lautan juga menghadapi ancaman lain dari manusia, yakni penggunaan plastik.
Kehidupan modern saat ini didominasi oleh kemasan makanan berbahan plastik yang diolah dengan teknologi tinggi dan digunakan setiap hari oleh masyarakat.
Dalam sebuah laporan telah disebutkan bahwa pada tahun 2050 sampah plastik di laut akan lebih banyak daripada jumlah ikan apabila kecenderungan ini terus berlanjut. Hal tersebut merupakan sebuah ancaman besar.
Dibutuhkan tindakan skala besar untuk berpindah dari kecenderungan tersebut mengingat banyak pihak yang terlibat dalam bidang pekerjaan ini.
Masyarakat sektor swasta dan masyarakat sipil perlu mobilisasi untuk menangkap peluang ekonomi lain di luar dari pengelolaan plastik.
Solusi tersebut tidak mudah. Fakta bahwa harga minyak yang rendah mengakibatkan biaya yang dibutuhkan untuk daur ulang plastik jauh lebih mahal daripada memproduksi yang baru.
Kondisi lain yang menunjukkan ekonomi di negara berkembang tumbuh lebih besar menjadikan penggunaan plastik juga meningkat.
Solusi yang dibutuhkan adalah cara kita menggunakan plastik. Misalnya dengan mengurangi penggunaan plastik dalam kemasan atau menggunakannya kembali sebanyak yang kita bisa.
Produsen plastik juga dapat membantu dalam pengelolaan plastik, seperti memproduksi barang-barang plastik yang dapat digunakan kembali atau beralih ke plastik yang dapat dijadikan kompos.
Solusi apa pun akan membawa perubahan besar dalam cara menggunakan produk yang terbuat dari plastik.
Soal 1
Pada paragraf kedua teks tentang pencemaran laut terdapat istilah mobilisasi. Jelaskan makna kata mobilisasi sesuai dengan konteks kalimat dalam paragraf tersebut.
Jawaban:
Makna kata mobilisasi dalam paragraf kedua adalah menggerakkan banyak pihak secara bersama-sama untuk melakukan suatu tindakan.
Dalam teks disebutkan bahwa masyarakat sektor swasta dan masyarakat sipil perlu mobilisasi untuk menangkap peluang ekonomi lain di luar pengelolaan plastik.
Hal ini menunjukkan bahwa mobilisasi berarti mengajak berbagai pihak untuk bergerak serempak mencari solusi alternatif terhadap masalah sampah plastik.
Soal 2
Kemukakan gagasan utama paragraf pertama teks tentang ancaman terhadap lautan dan jelaskan alasanmu.
Jawaban:
Gagasan utama paragraf pertama adalah ancaman plastik terhadap lautan. Paragraf tersebut menjelaskan bahwa selain pemanasan dan peningkatan keasaman laut akibat CO₂, penggunaan plastik oleh manusia menjadi ancaman besar.
Penulis menegaskan bahwa pada tahun 2050 jumlah sampah plastik di laut diperkirakan melebihi jumlah ikan, sehingga masalah plastik menjadi pokok pembahasan utama.
Soal 3
Jelaskan dua faktor utama yang menyebabkan lautan menghadapi ancaman besar pada tahun 2050 berdasarkan isi teks.
Jawaban:
Faktor pertama adalah meningkatnya jumlah sampah plastik di laut yang diperkirakan akan melebihi jumlah ikan jika kebiasaan manusia tidak berubah. Faktor kedua adalah penggunaan plastik yang terus meningkat tanpa pengelolaan yang baik.
Kedua faktor tersebut saling berkaitan karena semakin banyak plastik digunakan, semakin besar pula sampah yang mencemari laut.
Soal 4
Jelaskan tujuan penulis menggunakan kalimat “Solusi tersebut tidak mudah.” dalam teks.
Jawaban:
Kalimat “Solusi tersebut tidak mudah.” digunakan penulis untuk menegaskan bahwa permasalahan sampah plastik sangat rumit dan tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat.
Penulis ingin pembaca memahami bahwa penyelesaian masalah ini melibatkan banyak faktor, seperti ekonomi, industri, dan kebiasaan masyarakat, sehingga dibutuhkan usaha bersama dan berkelanjutan.
Teks untuk soal nomor 5
“E...gurumu itu orang desa ini juga. Pasti tahu bahwa saat ini musim maddongi (mengusir burung saat buah padi mulai menguning). Besok kau menghadap, sampaikan bahwa kau membantu Ayah di sawah. Nah, pasti gurumu mengerti mengapa kamu tidak ke sekolah.”
Aku terpana. Jawaban Ayah benar-benar membuatku hampir menangis histeris. Bagaimana tidak. Lomba semakin dekat, sementara masih banyak materi yang belum aku paham.
Terbayang aku akan hancur dan tidak bisa bersaing dengan siswa sekolah lain. Ingin rasanya aku berteriak agar Ayahku tahu bagaimana kacaunya pikiranku.
Namun, aku sadar bahwa ini adalah perbuatan yang tidak akan menyelesaikan masalah. Malah akan semakin membuat Ayahku geram. Otakku terus berpikir untuk mencari solusi terbaik.
Sambil berjalan mengikuti Ayah dari belakang, aku mulai menyusun strategi. “Bagaimana kalau aku ke rumah iyye-ku (nenek), menyampaikan masalahku ini. Ya, hanya dia yang mampu menundukkan Ayah.”
Esok harinya, sepulang sekolah, kuayunkan sepedaku menuju rumah iyye-ku.
“Kenapa kamu lesu?” Iyye menanyakan keadaanku. Aku pun menceritakan semuanya kepada iyye.
“Ya sudah, tidak usah sedih. Nanti kusampaikan pada ayahmu. Kau ke dalam, makan dulu, baru pulang,” ujar iyye-ku.
Soal 5
Jelaskan konflik yang dialami tokoh utama dalam cerpen Piala di Atas Dangau serta upaya yang ia lakukan untuk mengatasinya.
Jawaban:
Tokoh utama mengalami konflik batin karena harus membantu ayah di sawah, sementara lomba semakin dekat dan ia masih banyak tertinggal pelajaran. Ia merasa cemas tidak bisa bersaing dengan siswa lain.
Untuk mengatasi masalah tersebut, tokoh utama menyusun strategi dengan mendatangi neneknya (iyye) agar nenek membujuk ayahnya. Usaha ini dilakukan karena ia yakin nenek adalah satu-satunya orang yang bisa melunakkan sikap ayah.
Melalui latihan soal seperti di atas, siswa tidak hanya belajar memahami isi teks, tetapi juga melatih kemampuan mengungkapkan jawaban secara runtut dan logis.
Jika dikerjakan secara rutin, latihan ini akan membantu meningkatkan ketajaman analisis dan kesiapan menghadapi TKA Bahasa Indonesia secara lebih percaya diri dan terarah. (DANI)
Baca juga: Materi Pendidikan Pancasila Kelas 4 Semester 2 sebagai Panduan Belajar Siswa
