Konten dari Pengguna

5 Perbedaan Langsat dan Duku yang Serupa tapi Tidak Sama

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

perbedaan langsat dan duku. foto ilustrasi. unsplash/Mohd
zoom-in-whitePerbesar
perbedaan langsat dan duku. foto ilustrasi. unsplash/Mohd

Perbedaan langsat dan duku sering menimbulkan rasa penasaran karena dari segi tampilan, kedua buah ini tampak sekilas mirip. Banyak orang mengenal buah ini dari bentuknya yang bulat kecil dengan kulit berwarna kuning kecokelatan.

Rasanya hampir mirip sehingga sering disangka berasal dari jenis yang sama. Namun jika diperhatikan lebih dekat, ada detail menarik yang membuat keduanya tidak sepenuhnya serupa.

Perbedaan Langsat dan Duku, Buah yang Mirip Tapi Tidak Sama

perbedaan langsat dan duku. foto ilustrasi. unsplash/Novila

Buah duku dan langsat kerap disangka sama karena bentuk serta rasanya hampir serupa. Keduanya termasuk dalam genus Lansium, sehingga memiliki ciri fisik yang mirip dan sering membuat orang keliru membedakannya.

Berikut beberapa perbedaan langsat dan duku yang menarik untuk diketahui.

1. Asal-usul

Di Indonesia, buah ini banyak tumbuh di Sumatera, Jawa, dan Kalimantan. Tidak heran jika duku kerap dianggap sebagai buah asli Indonesia karena varietasnya sangat beragam di berbagai daerah.

Selain tumbuh di Indonesia dan Malaysia, langsat dapat ditemukan di Thailand, Filipina, hingga India. Langsat umumnya lebih cocok berkembang di wilayah dengan musim kemarau yang panjang.

2. Bentuk dan ukuran

Jika dilihat dari bentuk dan ukuran, duku dan langsat memiliki perbedaan yang cukup jelas. Duku berbentuk lebih bulat dengan ukuran yang bisa kecil sampai besar, tergantung jenisnya. Kulitnya relatif tebal, agak kasar, berwarna kuning kecokelatan, dan biasanya tidak banyak bintik hitam.

Sebaliknya, langsat berbentuk sedikit lonjong dengan ukuran lebih kecil. Kulitnya tipis, lebih bergetah, serta berwarna kuning pucat dengan banyak bintik hitam kecil yang membuat tampilannya terlihat berbintik.

3. Tekstur dan rasa

Mengutip buku Mengenal Buah-buah Unggul Indonesia, Suhartono (2024: 24), daging buah duku cenderung tebal dan agak kering dengan rasa manis yang lembut disertai sedikit asam. Bijinya berukuran kecil dan tidak selalu terasa pahit jika tergigit.

Berbeda dengan duku, daging buah langsat lebih tipis, berair, dan memiliki rasa manis dengan asam yang lebih kuat. Namun, biji langsat biasanya pahit sehingga sebaiknya tidak ikut tergigit.

4. Kandungan gizi

Duku merupakan sumber vitamin C yang baik untuk daya tahan tubuh. Buah ini juga kaya serat sehingga membantu menjaga kesehatan pencernaan, serta mengandung antioksidan dan kalium yang bermanfaat untuk jantung.

Langsat pun mengandung vitamin C, meski jumlahnya sedikit lebih rendah dibandingkan duku. Kandungan seratnya juga lebih sedikit, tetapi tetap bermanfaat bagi pencernaan. Selain itu, langsat mengandung folat yang penting untuk kesehatan sel dan mencegah anemia.

5. Cara konsumsi

Duku biasanya dimakan langsung sebagai buah segar. Kulitnya yang tebal membuatnya mudah dibuka tanpa khawatir terkena getah. Selain itu, duku sering dijadikan campuran rujak atau pelengkap minuman dingin.

Langsat juga umum dimakan langsung, tetapi karena kulitnya tipis dan bergetah, perlu lebih hati-hati saat membukanya agar tangan tidak lengket. Beberapa orang juga mengolah langsat menjadi manisan atau selai agar bisa dinikmati lebih lama.

Demikianlah beberapa perbedaan langsat dan duku yang membuat keduanya tidak sepenuhnya sama. Dengan mengenali ciri khas masing-masing, masyarakat akan lebih mudah menikmati kedua buah tropis ini sesuai selera. (YUN)

Baca juga: 5 Penyebab Pohon Jambu Air Buahnya Busuk, Pemilik Kebun Perlu Tahu