Konten dari Pengguna

5 Puisi Anak SD yang Singkat, Menarik, dan Mudah Dihafal

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi puisi anak SD. Foto: Unsplash.com/Husniati Salma
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi puisi anak SD. Foto: Unsplash.com/Husniati Salma

Puisi anak SD dapat memuat cara berpikir, perasaan, dan sudut pandang anak dalam memaknai kehidupan di sekitarnya.

Melalui rangkaian kata yang puitis, pengalaman sederhana dapat disampaikan dengan makna yang lebih mendalam.

Tema keluarga, alam, dan suasana pagi dapat menjadi ruang bagi anak untuk mengungkapkan gagasan secara kreatif.

Puisi Anak SD Berbagai Tema

Ilustrasi puisi anak SD. Foto: Unsplash.com/Husniati Salma

Berikut adalah puisi anak SD yang memuat tema keluarga, alam, malam, dan embun pagi. Setiap puisi menggunakan pilihan kata yang mudah dipahami serta memiliki pesan yang dapat direnungkan dalam kehidupan sehari-hari.

1. Kepada Ibu

Kata Ibu, kami sama-sama

Berpeluk di dalam rahimnya

Saat berada di kedua tangannya

Kami berebut air susunya

Kami berburu bintang paling terang

Bersama menyusuri anak tangga

Memetik bintang kejora

Kemudian meletakkannya di pangkuan Ibu

Duh, Ibu, mengapa kau meneteskan air mata haru?

Entah untukku, untukmu, atau untuk kami

2. Mekar Bunganya

Kira-kira, adakah aroma bunga bangsa?

Di ranting yang semakin tua

Daun tua terdiam di ranting saja

Untuk tanggal dari ranting, butuh kekuatan

Ya, kekuatan agar daun terlepas

Pohon tumbuh dengan perubahan

Tibalah bulan penentuan

Mestinya daun tua tanggal dari ranting

Agar taman bangsa tumbuh berwarna

Dengan bunga-bunga yang bermekaran

Membangkitkan rasa bangga

Namun, bila daun tua sibuk mendulang suara

Akankah tercium aroma bunga?

3. Berikan Senyuman Malam

Cinta bersemi di dalam hati

Melimpah hingga ke relung jiwa

Malam pun tiba

Angin mulai berembus di balik pagar

Lalu terdengar bisikan seorang pemuda

Yang jatuh hati dalam diam

Ingin bersembunyi di sela bulan di langit

Ada apa, sayang?

Mari melihat bulan dan bintang

Saling berdampingan, saling menyayangi

Malam ini keduanya tersenyum berseri

Maha Besar Allah

Inikah malam yang kesekian?

Menikmati kedipan bintang dan sinar bulan yang sempurna

4. Embun yang Berbisik

Inginkah tidur kembali?

Jangan!

Temani aku menyambut matahari

“Selamat bersinar kembali”

Kami pun berbahagia pagi ini

Kami mesti rajin menata diri

Kami mesti cepat menangkap informasi

Kami mesti cerdas berkreasi

Embun terurai, nasihat pun tersimpan

Ajari kami bersabar diri

Wajah-wajah berembun bening

Menghiasi halaman yang hijau berseri

Pagi datang membawa arti

Ada suara yang membangunkan hari

Ada janji yang menanti pagi

Puisi-puisi tersebut dapat dibacakan di kelas, ditulis dalam buku tugas, atau digunakan sebagai latihan membuat karya sendiri. Anak-anak juga dapat mengganti beberapa kata sesuai pengalaman pribadi agar isi puisi terasa lebih dekat dengan kehidupannya.

Membaca dan menulis puisi anak SD dapat melatih kreativitas, kemampuan berbahasa, serta kepekaan terhadap lingkungan sekitar. Melalui latihan sederhana, anak dapat belajar menyusun kata menjadi ungkapan yang indah dan bermakna. (Shfia)

Baca Juga: 3 Puisi tentang Hari Santri yang Menginspirasi Generasi Muda