50 Makanan Khas Palembang yang Paling Enak dan Wajib Dicicipi

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Palembang, ibu kota Sumatera Selatan dikenal karena keindahan Jembatan Ampera dan Sungai Musi. Tempat ini juga terkenal karena kekayaan makanan khas Palembang yang menggugah selera.
Kota ini menawarkan berbagai hidangan tradisional yang memadukan cita rasa gurih, manis, dan asam, menciptakan pengalaman kuliner yang tak terlupakan.
Dikutip dari repositori.kemdikbud.go.id, Makanan Tradisional Palembang: Kajian Fungsi Dan Nilai Budaya, contohnya pempek yang sudah mendunia hingga hidangan seperti tekwan dan pindang patin, setiap makanan khas Palembang memiliki rasa unik yang wajib dicicipi, terutama bagi pecinta kuliner Nusantara.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Makanan Khas Palembang Terenak, Wajib Dicicipi
Berikut adalah kumpulan makanan khas Palembang yang paling enak dan wajib untuk dicicipi, khususnya bagi yang pertama kali datang ke tempat ini.
Pempek
Pempek adalah ikon kuliner Palembang yang terbuat dari campuran ikan dan sagu, disajikan dengan kuah cuko (saus asam pedas manis). Variasinya meliputi pempek kapal selam, lenjer, adaan, dan kulit. Rasanya gurih dengan sensasi kuah cuko yang khas.
Tekwan
Tekwan adalah sup khas Palembang dengan isian bakso ikan kecil, soun, dan jamur kuping, disajikan dengan kuah kaldu udang yang gurih. Rasanya ringan namun kaya akan rempah.
Model
Hampir mirip dengan tekwan, model memiliki isian utama berupa tahu yang diisi adonan ikan dan sagu, lalu disajikan dengan kuah kaldu yang nikmat.
Celimpungan
Celimpungan merupakan hidangan berbentuk bulat seperti pempek, tetapi disajikan dengan kuah santan kuning yang gurih. Biasanya disantap sebagai menu sarapan.
Laksan
Laksan adalah olahan pempek lenjer yang dipotong-potong, kemudian disajikan dengan kuah santan merah yang gurih dan sedikit pedas.
Mie Celor
Mie celor adalah sajian mie tebal dengan kuah santan kental yang dicampur kaldu udang. Hidangan ini dilengkapi dengan topping tauge, telur rebus, dan bawang goreng.
Pindang Patin
Pindang patin adalah sup ikan patin yang dimasak dengan bumbu khas Palembang, seperti asam, cabai, dan rempah lainnya. Rasanya segar dan sedikit pedas.
Burgo
Burgo terbuat dari adonan tepung beras dan sagu yang digulung seperti crepes, lalu disajikan dengan kuah santan berbumbu rempah. Teksturnya lembut dengan rasa gurih yang khas.
Tempoyak
Tempoyak adalah fermentasi durian yang sering diolah menjadi sambal atau campuran masakan, seperti ikan tempoyak. Rasanya unik dengan perpaduan asam, manis, dan pedas.
Kue Maksuba
Kue maksuba adalah kue lapis legit khas Palembang yang berbahan dasar telur bebek dan susu kental manis. Rasanya manis, lembut, dan sering menjadi suguhan saat acara spesial.
Kemplang
Kemplang adalah kerupuk khas Palembang yang terbuat dari ikan dan sagu. Teksturnya renyah dan biasanya dinikmati dengan sambal khas yang pedas dan manis.
Lenggang
Lenggang adalah olahan pempek yang dipanggang setelah dicampur dengan telur. Biasanya dibungkus daun pisang sebelum dipanggang, memberikan aroma khas dan rasa yang gurih.
Godo-Godo
Godo-godo adalah camilan gorengan khas Palembang, biasanya berbahan dasar tepung terigu, udang kecil, dan daun bawang. Rasanya gurih dan cocok untuk teman minum teh.
Kue Delapan Jam
Kue ini dinamai berdasarkan waktu pembuatannya yang memakan waktu delapan jam. Teksturnya lembut dan rasanya sangat manis, mirip dengan kue maksuba, tetapi lebih padat.
Sambal Lingkung
Sambal lingkung adalah abon khas Palembang yang terbuat dari ikan, kelapa parut, dan bumbu rempah. Rasanya gurih dan cocok sebagai lauk nasi.
Pindang Tulang
Hidangan ini berupa sup dengan daging tulang sapi yang dimasak bersama kuah asam pedas khas. Kuahnya kaya rempah, memberikan rasa segar dan gurih.
Pais Ikan
Pais ikan adalah ikan yang dibumbui rempah dan santan, lalu dibungkus daun pisang dan dipanggang. Rasanya gurih dan beraroma harum daun pisang.
Kojo
Kue kojo adalah kue tradisional berwarna hijau yang dibuat dari campuran pandan, santan, dan telur. Teksturnya kenyal dan rasanya manis gurih.
Brengkes Tempoyak
Brengkes tempoyak adalah ikan yang dimasak bersama tempoyak (fermentasi durian) dan bumbu rempah, lalu dibungkus daun pisang sebelum dikukus. Rasanya asam, pedas, dan gurih.
Engkak Ketan
Engkak ketan adalah kue berbahan dasar ketan, santan, telur, dan gula. Teksturnya legit dan berlapis-lapis, menjadikannya salah satu kue khas Palembang yang populer saat acara adat.
Rengginang Palembang
Rengginang Palembang adalah camilan berbahan dasar nasi ketan yang dikeringkan dan digoreng. Rasanya renyah dengan sentuhan gurih dan sedikit manis.
Gulai Tempoyak Ikan Patin
Gulai tempoyak adalah masakan ikan patin yang dimasak dengan fermentasi durian (tempoyak), santan, dan bumbu rempah. Rasanya unik, perpaduan asam, pedas, dan gurih.
Malbi
Malbi adalah olahan daging sapi yang dimasak dengan kecap dan rempah-rempah khas Palembang, mirip semur namun dengan rasa yang lebih kaya dan kental.
Lakso
Lakso adalah sajian mie yang dibuat dari tepung beras atau sagu, disajikan dengan kuah santan kuning yang gurih dan kaya rempah, mirip dengan laksan.
Otak-otak
Otak-otak adalah adonan ikan tenggiri yang dibungkus daun pisang dan dipanggang. Hidangan ini biasanya disajikan dengan cuko atau saus kacang yang khas.
Martabak Har
Martabak Har adalah martabak khas Palembang yang berisi telur ayam atau bebek, disajikan dengan kuah kari daging yang kental dan gurih.
Kerupuk Ikan Tenggiri
Kerupuk ini menjadi oleh-oleh khas Palembang. Dibuat dari ikan tenggiri, teksturnya renyah dengan rasa ikan yang khas. Cocok dinikmati langsung atau sebagai pelengkap makanan.
Sayur Keladi
Sayur keladi adalah hidangan berbahan dasar batang keladi (talas) yang dimasak dengan santan dan bumbu pedas. Rasanya gurih dan sedikit pedas.
Pekasem
Pekasem adalah hidangan fermentasi ikan air tawar yang diasinkan, lalu digoreng atau dimasak. Rasanya gurih dengan aroma khas fermentasi.
Kue Srikayo
Kue srikayo adalah kudapan manis berwarna hijau dari campuran pandan, telur, gula, dan santan. Biasanya disajikan bersama ketan putih yang pulen.
Pindang Serani
Pindang serani adalah hidangan berkuah bening dengan cita rasa segar, terbuat dari ikan yang dimasak dengan asam jawa, serai, dan rempah lainnya.
Pindang Ikan Gabus
Varian lain dari pindang, menggunakan ikan gabus yang memiliki tekstur lembut. Kuahnya pedas, asam, dan kaya rempah.
Gulo Puan
Gulo puan adalah manisan khas Palembang yang terbuat dari campuran susu kerbau dan gula. Rasanya manis legit, sering dijadikan camilan atau oleh-oleh.
Kerupuk Kemplang Panggang
Varian kerupuk kemplang yang dipanggang, bukan digoreng. Teksturnya lebih ringan dengan aroma ikan yang kuat dan cocok dimakan dengan sambal khas.
Ayam Kecap Palembang
Ayam kecap khas Palembang memiliki rasa manis gurih dengan bumbu rempah yang khas, seperti kayu manis dan cengkeh, sehingga memberikan aroma harum.
Lenggang Goreng
Lenggang goreng adalah pempek yang digoreng bersama telur tanpa dipanggang. Rasanya renyah di luar dan lembut di dalam.
Sambal Udang Petai
Hidangan khas yang menggunakan udang segar dan petai, dimasak dengan sambal pedas yang menggugah selera.
Ikan Salai
Ikan salai adalah ikan yang diasapi hingga kering. Biasanya dimasak dengan sambal atau dijadikan bahan dasar pindang, memberikan rasa smokey yang unik.
Celotah Udang
Celotah udang adalah hidangan tradisional berbahan udang kecil yang dimasak dengan bumbu kuning dan santan. Rasanya gurih dan pedas.
Kue Lumpang
Kue lumpang adalah jajanan tradisional berbahan tepung beras dengan tekstur kenyal dan rasa manis. Biasanya disajikan dengan parutan kelapa di atasnya.
Keripik Paru
Keripik paru adalah olahan paru sapi yang digoreng hingga renyah dan diberi bumbu gurih. Rasanya nikmat sebagai camilan atau lauk tambahan.
Ikan Bakar Palembang
Ikan bakar khas Palembang biasanya dimarinasi dengan bumbu rempah khas seperti kunyit dan serai, lalu dibakar hingga harum. Disajikan dengan sambal terasi atau cuko.
Sambal Tempoyak Udang
Sambal tempoyak udang adalah perpaduan fermentasi durian dengan udang segar yang dimasak bersama cabai dan rempah, memberikan rasa asam, pedas, dan gurih.
Kue Gandus
Kue gandus adalah kue gurih berbahan tepung beras dengan taburan bawang goreng, ebi, dan cabai di atasnya. Rasanya lembut dan kaya tekstur.
Srikayo Nangka
Hidangan penutup khas Palembang ini adalah variasi kue srikayo dengan tambahan potongan nangka yang memberikan rasa manis alami dan aroma harum.
Pindang Daging Palembang
Selain ikan, Palembang juga memiliki pindang daging, yaitu daging sapi yang dimasak dengan kuah asam pedas khas, kaya rempah, dan segar.
Kue Sagon
Kue sagon adalah camilan tradisional berbahan dasar kelapa parut yang dipanggang hingga renyah. Rasanya manis gurih dengan aroma khas kelapa bakar.
Belido Goreng
Ikan belido, salah satu ikan khas sungai Musi, sering digoreng hingga renyah. Dagingnya lembut dan memiliki rasa gurih yang khas.
Sayur Labu Siam Santan
Sayur labu siam dimasak dengan kuah santan yang gurih dan sedikit pedas. Biasanya menjadi pelengkap nasi bersama lauk khas Palembang lainnya.
Kue Putu Mayang
Kue ini terbuat dari tepung beras yang dibentuk seperti mi, disajikan dengan kuah gula merah dan santan. Rasanya manis, kenyal, dan gurih.
Mencicipi makanan khas Palembang tentu akan memanjakan lidah, dan mengenalkan masyarakat pada warisan budaya yang kaya dengan cita rasa. Sehingga Palembang akan membuat siapapun semakin terkesan bekat aroma kulinernya. (Zen)
Baca juga: 40 Ide Usaha Sampingan dengan Potensi Keuntungan Melimpah
