Konten dari Pengguna

6 Urutan Tes BUMN yang Patut Diketahui Para Pelamar

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Urutan Tes BUMN. Pexels/Lex Photography
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Urutan Tes BUMN. Pexels/Lex Photography

Urutan tes BUMN merupakan langkah-langkah penting yang harus dipahami oleh setiap calon peserta agar dapat mempersiapkan diri dengan baik dan meningkatkan peluang lolos seleksi.

Rekrutmen BUMN (Badan Usaha Milik Negara) merupakan salah satu jalur karier yang diminati oleh banyak pencari kerja di Indonesia. BUMN menyediakan peluang kerja yang menjanjikan dengan berbagai fasilitas dan pengembangan karier yang baik.

Tetapi untuk bisa lolos seleksi dan bergabung di perusahaan-perusahaan BUMN, para pelamar harus melalui serangkaian tes yang cukup ketat dan terstruktur.

Daftar isi

Urutan Tes BUMN

Ilustrasi Urutan Tes BUMN. Pexels/Christina Morillo

Urutan tes BUMN menjadi panduan utama bagi para pelamar kerja untuk mengetahui tahapan seleksi yang harus dilalui sehingga persiapan dapat dilakukan secara efektif dan tepat.

Dikutip dari situs fahum.umsu.ac.id, berikut adalah urutan dari tes BUMN yang patut diketahui.

1. Registrasi dan Pendaftaran Online

Tahap pertama dalam proses rekrutmen BUMN adalah registrasi online. Calon peserta diminta untuk membuat akun di portal resmi rekrutmen BUMN.

Pada tahap ini, pelamar harus mengisi data diri secara lengkap dan mengunggah dokumen persyaratan yang diminta, seperti ijazah, KTP, pas foto, CV, dan dokumen pendukung lain sesuai ketentuan.

Registrasi yang lengkap dan akurat sangat penting agar proses seleksi administrasi berjalan lancar. Pastikan semua data diisi dengan benar dan dokumen yang diunggah sesuai dengan persyaratan.

Kesalahan pada tahap ini dapat berakibat peserta gagal lanjut ke tahap berikutnya.

2. Seleksi Administrasi

Setelah pendaftaran, panitia seleksi akan melakukan verifikasi dokumen peserta.

Tahap seleksi administrasi bertujuan memastikan bahwa semua pelamar memenuhi syarat minimum yang ditentukan, seperti latar belakang pendidikan, usia, dan dokumen pendukung lainnya.

Dokumen yang tidak lengkap atau tidak memenuhi syarat akan menyebabkan pelamar didiskualifikasi.

Seleksi administrasi merupakan tahap filter awal yang mempersingkat jumlah peserta yang akan mengikuti tes berikutnya. Hanya pelamar yang lolos seleksi administrasi yang akan mendapat akses mengikuti tes online tahap pertama.

3. Tes Online Tahap 1: Tes Kompetensi Dasar (TKD), Tes AKHLAK, dan Wawasan Kebangsaan

Tes online tahap pertama merupakan ujian yang wajib diikuti seluruh peserta yang lolos seleksi administrasi. Pada tahap ini terdapat beberapa jenis tes yang diujikan sekaligus dalam satu sesi:

  • Tes Kompetensi Dasar (TKD)

    Tes Kompetensi Dasar (TKD) terdiri dari tiga subtes utama yang dirancang untuk mengukur kemampuan dan pengetahuan dasar para peserta seleksi secara menyeluruh, yakni:

    1. Tes wawasan kebangsaan (TWK)

      Mengukur pemahaman peserta tentang nilai-nilai Pancasila, sejarah Indonesia, nasionalisme, dan prinsip-prinsip kebangsaan.

      Materi TWK biasanya mencakup pertanyaan tentang UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan peristiwa penting dalam sejarah bangsa.

    2. Tes intelegensia umum (TIU)

      Bertujuan menilai kemampuan logika dan analisis peserta. Subtes ini mencakup soal numerik (angka), verbal (bahasa), dan penalaran logis.

      TIU mengukur kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah yang penting di lingkungan kerja profesional.

    3. Tes karakteristik pribadi (TKP)

      Mengukur kepribadian, sikap kerja, dan motivasi peserta. Soal TKP dirancang untuk menilai karakteristik seperti kedisiplinan, kerja sama, orientasi pelayanan, integritas, dan kemampuan beradaptasi.

  • Tes AKHLAK

    Tes ini menilai sejauh mana karakter dan sikap peserta sesuai dengan nilai-nilai tersebut. Tes AKHLAK biasanya berupa pertanyaan situasional dan pilihan ganda yang mencerminkan budaya kerja dan integritas.

    AKHLAK adalah nilai budaya kerja inti BUMN yang harus dimiliki setiap calon karyawan. Akronim AKHLAK terdiri dari:

    1. Amanah

    2. Kompeten

    3. Harmonis

    4. Loyal

    5. Adaptif

    6. Kolaboratif

  • Tes Wawasan Kebangsaan

    Selain dalam TKD, wawasan kebangsaan diuji secara lebih mendalam untuk memastikan bahwa peserta memahami sejarah bangsa, nilai Pancasila, dan semangat nasionalisme yang tinggi.

    Hal ini penting karena karyawan BUMN diharapkan menjadi bagian dari agen pembangunan bangsa.

4. Tes Online Tahap 2: Tes Bahasa Inggris dan Learning Agility

Setelah lolos tahap pertama, peserta akan mengikuti tes tahap kedua yang lebih spesifik, yakni:

  • Tes Bahasa Inggris

    Tes ini bertujuan mengukur kemampuan peserta dalam menggunakan bahasa Inggris, terutama dalam aspek membaca, menulis, berbicara, dan mendengarkan.

    Tetapi tes bahasa Inggris biasanya hanya diwajibkan bagi pelamar dengan jenjang pendidikan diploma atau sarjana, dan tidak wajib bagi lulusan SMA atau sederajat.

    Soal bahasa Inggris dapat berupa reading comprehension, grammar, vocabulary, dan listening.

  • Tes Learning Agility

    Learning agility adalah kemampuan untuk belajar cepat, beradaptasi dengan situasi baru, dan menerapkan pengalaman pembelajaran di tempat kerja.

    Tes ini penting karena BUMN sangat memperhatikan kemampuan adaptasi karyawannya terhadap perubahan lingkungan kerja yang dinamis dan tuntutan bisnis yang berkembang pesat.

5. Tes Kemampuan Bidang (TKB)

Setelah lolos dari tes online, peserta akan memasuki tahap tes kemampuan bidang atau TKB yang menjadi urutan tes BUMN selanjutnya.

Tes ini lebih teknis sesuai dengan posisi yang dilamar. Bentuk tes TKB ini bervariasi tergantung kebutuhan masing-masing BUMN dan jabatan yang dilamar. Berikut adalah beberapa bentuk tes yang mungkin dilakukan pada tahap TKB:

  • Psikotes Lanjutan

    Tes kepribadian, kemampuan berpikir analitis, dan psikologi kerja yang lebih mendalam.

  • Wawancara HR dan User

    Wawancara HR biasanya berfokus pada soft skill, motivasi kerja, dan nilai-nilai personal. Wawancara user menilai kemampuan teknis, pengalaman, dan kesiapan kerja di bidang yang dilamar.

  • Tes Lesehatan

    Pemeriksaan fisik dan medis untuk memastikan peserta dalam kondisi sehat secara fisik dan mental untuk bekerja.

  • Tes Praktek atau Studi Kasus

    Beberapa posisi memerlukan ujian praktek terkait tugas pekerjaan, seperti tes komputer, simulasi kerja, atau studi kasus bisnis.

6. Pengumuman Hasil Akhir

Setelah melewati seluruh tahap seleksi, peserta yang berhasil akan diumumkan secara resmi melalui situs resmi rekrutmen BUMN. Peserta yang lolos akan mendapatkan surat penawaran kerja dan proses onboarding sesuai kebijakan masing-masing perusahaan.

Penempatan kerja biasanya disesuaikan dengan kebutuhan BUMN dan lokasi yang telah ditentukan.

Tips Sukses Menghadapi Tes Rekrutmen BUMN

Ilustrasi Urutan Tes BUMN. Pexels/Yan Krukau

Berikut adalah beberapa tips sukses menghadapi tes rekrutmen BUMN agar peluang lolos semakin besar:

1. Persiapkan Dokumen dengan Teliti

Pastikan semua dokumen pendaftaran lengkap, valid, dan sesuai persyaratan agar lolos seleksi administrasi tanpa hambatan.

2. Pelajari Materi Tes Kompetensi Dasar (TKD)

Fokuslah pada latihan soal Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) untuk meningkatkan kemampuan dan kecepatan menjawab.

3. Pahami Nilai-Nilai AKHLAK

Kenali dan pahami nilai-nilai Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif (AKHLAK) karena tes ini mengukur kesesuaian karakter dengan budaya kerja BUMN.

4. Asah Kemampuan Bahasa Inggris

Penting untuk rajin berlatih berbagai aspek bahasa, terutama reading, listening, dan grammar.

Membiasakan diri dengan soal-soal latihan akan membantu meningkatkan pemahaman kosakata, struktur kalimat, serta kemampuan menangkap informasi secara cepat dan akurat.

5. Latih Learning Agility

Tingkatkan kemampuan beradaptasi dan belajar cepat melalui simulasi situasi dan studi kasus agar siap menghadapi tes learning agility.

6. Persiapkan Tes Kemampuan Bidang (TKB)

Pelajari materi teknis secara mendalam sesuai dengan posisi yang dilamar, karena setiap jabatan di BUMN memiliki keahlian dan pengetahuan khusus yang harus dikuasai.

Selain itu, penting juga untuk rutin melakukan latihan psikotes guna meningkatkan kemampuan analisis, logika, dan kepribadian yang sesuai dengan standar perusahaan.

Tak kalah penting, lakukan simulasi wawancara untuk membiasakan diri menjawab pertanyaan dengan percaya diri, jelas, dan meyakinkan.

7. Jaga Kondisi Fisik dan Mental

Pastikan tubuh dalam kondisi sehat dengan menjaga pola makan bergizi, cukup istirahat, dan rutin berolahraga ringan menjelang hari tes.

Kondisi fisik dan mental yang prima sangat penting untuk mendukung fokus serta ketahanan selama menjalani seluruh rangkaian tes, sehingga performa terbaik dapat ditampilkan dengan optimal.

8. Berlatih Wawancara dengan Percaya Diri

Persiapkan jawaban yang jujur dan relevan dengan baik untuk setiap pertanyaan yang biasanya muncul dalam wawancara.

Jawaban yang autentik akan menunjukkan integritas dan kepercayaan diri, sementara relevansi jawaban akan meyakinkan pewawancara bahwa kamu benar-benar memahami kebutuhan posisi dan mampu memberikan kontribusi positif bagi perusahaan.

Selain itu, usahakan untuk memberikan contoh konkret dari pengalaman nyata agar jawaban terasa lebih meyakinkan dan mudah diingat.

Proses rekrutmen BUMN sangat terstruktur dan komprehensif, menguji tidak hanya kemampuan akademis tetapi juga karakter, budaya kerja, dan kemampuan adaptasi calon karyawan.

Memahami urutan tes BUMN dan mempersiapkan diri dengan baik akan meningkatkan peluang untuk berhasil lolos seleksi dan bergabung di lingkungan BUMN. (Mey)

Baca juga: Tata Cara Perhitungan Pesangon PHK dan Contohnya