7 Tokoh Musik Daerah di Indonesia

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Di balik beragamnya musik daerah di Indonesia, lahir pula maestro di dalamnya. Tokoh-tokoh musik daerah di Indonesia tersebar dari penjuru dari Sabang hingga Merauke.
Tak dapat dimungkiri bahwa eksistensi musik daerah hingga saat ini tak lepas dari keterlibatan tokoh-tokoh di dalamnya. Dengan mengetahui siapa saja yang berperan di balik keberagaman musik daerah, hal itu menjadi salah satu upaya mengapresiasi kerja mereka.
Musik daerah erat kaitannya dengan keberadaan musik tradisional. Dalam buku Seni Budaya untuk SMA/SMK/MA/MAK Kelas XII oleh Agus Budiman, dkk., musik tradisional adalah musik yang dipengaruhi oleh adat, tradisi, dan budaya yang berkembang pada masyarakat tertentu.
Umumnya, unsur dalam musik tradisional, seperti vokal maupun instrumen menjadi milik bersama. Musik tradisional yang dikenal dengan kesederhanannya memiliki nilai luhur bagi kehidupan. Selain itu, musik tradisional mampu mengadaptasi lingkungan tempat musik tersebut berkembang.
Inilah mengapa, musik tradisional atau musik daerah memiliki karakteristik dan ciri khas masing-masing. Tentunya dengan tetap mengistimewakan perbedaan antara satu daerah dengan lainnya. Salah satu ciri khas yang dapat ditemukan pada musik daerah, yakni penggunaan lirik lagu daerah masing-masing.
Lalu, siapa saja tokoh-tokoh musik daerah di Indonesia? Berikut uraian selengkapnya.
Tokoh-tokoh Musik Daerah di Indonesia
Menurut Buku Siswa Seni Budaya SMA/MA Kelas 10 yang disusun oleh Jelly Eko Purnomo dan Zefri Yendra, berikut daftar tokoh musik daerah di Indonesia:
Benyamin Sueb, seniman musik daerah Jakarta, beliau memopulerkan musik gambang kromong dan musik keroncong tugu. Karya legendarisnya, yakni ‘Hujan Gerimis Aje’.
I lotring dan Gede Manik, seniman asal Bali yang berjasa mempertahankan eksistensi dan keaslian musik tradisi. Selain itu, ada pula I Made Senen yang berjasa menemukan gaya musik Bali dengan versi kreasi baru.
Ki Narto Sabdo, R.M.T Wreksodiningrat, K.R.T Wasitodiningrat, seniman asal Jawa Tengah yang berjasa dalam mengembangkan musik gamelan. Selain itu, tokoh musik daerah dari Jawa Tengah lainnya ialah Waljinah. Ia mempopulerkan lagu berbahasa Jawa ‘Kutut Manggung’ dan ‘Walang Kekek’.
Nyi Tjondrolukito, seniman asal Yogyakarta yang memopulerkan musik gamelan Jawa khas Yogyakarta. Selain beliau, tokoh musik daerah lainnya dari Yogyakarta ialah Manthous. Ia berjasa dalam memopulerkan musik karawitan kontemporer.
Nyong Franco, seniman musik daerah Nusa Tenggara Timur. Ia memopulerkan lagu ‘Goyang Maumere’.
Aerie Sapulete dan Melky Goeslaw, seniman daerah Maluku yang memopulerkan lagu ‘Sio Mama’ dan lagu legendaris ‘Poco-poco’.
Nahum Situmorang, seniman musik daerah Tapanuli yang berkontribusi dalam menciptakan lagu ‘Dago Inang Sarge’ dan ‘Alu Siau’.
Itulah tokoh-tokoh musik daerah di Indonesia yang memiliki jasa luar biasa terhadap eksistensi dan perkembangan musik di Tanah Air.
(ANM)
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan musik tradisional?

Apa yang dimaksud dengan musik tradisional?
Musik yang dipengaruhi oleh adat, tradisi, dan budaya yang berkembang pada masyarakat tertentu.
Sebutkan tokoh-tokoh musik daerah di Indonesia!

Sebutkan tokoh-tokoh musik daerah di Indonesia!
Benyamin Sueb, I lotring dan Gede Manik, Ki Narto Sabdo, R.M.T Wreksodiningrat, K.R.T Wasitodiningrat, dan lainnya.
Siapakah seniman Nusa Tenggara Timur yang memopulerkan lagu Goyang Maumere?

Siapakah seniman Nusa Tenggara Timur yang memopulerkan lagu Goyang Maumere?
Nyong Franco.
