Konten dari Pengguna

75 Contoh Majas Asosiasi beserta Penjelasannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh Majas Asosiasi. Foto: Pexels/Suzy Hazelwood
zoom-in-whitePerbesar
Contoh Majas Asosiasi. Foto: Pexels/Suzy Hazelwood

Salah satu cara memperindah bahasa adalah melalui penggunaan majas. Di antara berbagai jenis majas, contoh majas asosiasi menjadi salah satu yang paling sering kita temui dalam karya sastra, iklan, percakapan sehari-hari, hingga pidato.

Mengutip dari Jurnal Metamorfosa, Hendra Kasmi, (2020:210), majas asosiasi adalah gaya bahasa yang membandingkan dua hal berbeda namun dianggap memiliki kesamaan, biasanya menggunakan kata penghubung seperti bagai, bak, laksana.

Daftar isi

Contoh Majas Asosiasi beserta Penjelasannya

Contoh Majas Asosiasi. Foto: Pexels/Thought Catalog

Berikut adalah kumpulan contoh majas asosiasi beserta penjelasannya.

  1. Wajahnya bersinar seperti rembulan di malam hari. Penjelasan: Perbandingan wajah dengan rembulan menekankan kecantikan dan kelembutan seseorang.

  2. Semangatnya membara bagai api yang tak pernah padam. Penjelasan: Mengasosiasikan semangat dengan api memberi kesan kuat, berenergi, dan pantang menyerah.

  3. Ia menangis seperti langit yang sedang mencurahkan hujan. Penjelasan: Tangisan diibaratkan seperti hujan deras menunjukkan kesedihan yang mendalam.

  4. Langkahnya ringan bagaikan kapas tertiup angin. Penjelasan: Langkah yang sangat ringan diibaratkan seperti kapas agar terasa lembut dan tenang.

  5. Senyumnya merekah seperti bunga di pagi hari. Penjelasan: Mengasosiasikan senyum dengan bunga memberi nuansa keindahan dan kebahagiaan.

  6. Pikirannya kusut seperti benang yang terlilit. Penjelasan: Pikiran yang tidak teratur disamakan dengan benang kusut, menunjukkan kebingungan.

  7. Dia tidur nyenyak seperti bayi dalam pelukan ibunya. Penjelasan: Tidur yang tenang digambarkan seperti bayi, yang dikenal polos dan damai.

  8. Matanya tajam seperti elang yang mencari mangsa. Penjelasan: Mengasosiasikan ketajaman mata dengan elang menggambarkan ketelitian dan kewaspadaan.

  9. Kehidupannya rumit seperti labirin tanpa pintu keluar. Penjelasan: Menggambarkan kompleksitas hidup dengan labirin agar terasa membingungkan dan sulit.

  10. Tubuhnya kurus kering seperti batang lidi. Penjelasan: Kurus yang sangat ekstrem disamakan dengan lidi yang tipis dan kaku.

  11. Dia licik seperti musang berbulu domba. Penjelasan: Menekankan kelicikan dengan asosiasi terhadap hewan yang dikenal cerdik.

  12. Suaranya lantang seperti petir di siang bolong. Penjelasan: Suara keras disamakan dengan petir untuk memberi kesan mengejutkan.

  13. Pikirannya jernih seperti air pegunungan. Penjelasan: Jernihnya pikiran digambarkan seperti air pegunungan yang bersih dan murni.

  14. Perasaannya rapuh seperti kaca bening yang mudah pecah. Penjelasan: Kerentanan emosional digambarkan dengan kaca, menekankan kerapuhan hati.

  15. Dia teguh seperti batu karang di tengah ombak. Penjelasan: Keteguhan hati diibaratkan dengan batu karang yang tak tergoyahkan.

  16. Dia bagai bayangan yang selalu mengikutiku. Penjelasan: Menggambarkan seseorang yang selalu ada atau mengikuti, seperti bayangan.

  17. Senyumnya manis seperti madu hutan. Penjelasan: Manis dalam senyuman disamakan dengan madu untuk menambah kesan manis alami.

  18. Perjuangannya seperti mendaki gunung yang terjal. Penjelasan: Perjuangan sulit diibaratkan dengan mendaki gunung untuk menunjukkan rintangan.

  19. Matanya bersinar seperti bintang kejora. Penjelasan: Mata yang bersinar indah disamakan dengan bintang kejora yang terang.

  20. Dia keras kepala seperti batu. Penjelasan: Kekerasan hati disamakan dengan batu yang sulit diubah atau dibentuk.

  21. Hatinya seputih kapas. Penjelasan: Kemurnian hati digambarkan dengan putihnya kapas.

  22. Dia secepat kilat saat berlari. Penjelasan: Kecepatan digambarkan dengan kilat, yang sangat cepat dan tiba-tiba.

  23. Mulutnya manis seperti gula. Penjelasan: Kata-kata yang menyenangkan atau menyanjung diibaratkan dengan gula.

  24. Tingkah lakunya seperti kera kehausan. Penjelasan: Kelakuan aneh atau tak terkendali disamakan dengan hewan agar lebih ekspresif.

  25. Kehidupan mereka seperti roda yang terus berputar. Penjelasan: Menggambarkan kehidupan yang berubah-ubah, kadang di atas kadang di bawah.

  26. Dia sekuat baja dalam menghadapi cobaan. Penjelasan: Kekuatan mental diibaratkan dengan baja untuk menunjukkan kekokohan.

  27. Ia seanggun burung merak di tengah keramaian. Penjelasan: Keanggunan seseorang digambarkan seperti burung merak yang indah.

  28. Tatapannya seperti pisau yang menusuk hati. Penjelasan: Tatapan tajam dan menyakitkan diibaratkan seperti pisau.

  29. Dia bak bintang jatuh di malam kelam. Penjelasan: Kehadirannya membawa harapan seperti bintang jatuh yang indah dan langka.

  30. Dia seperti pelangi setelah badai. Penjelasan: Menggambarkan sosok yang membawa kebahagiaan setelah masa sulit.

  31. Ketulusannya seperti mata air yang mengalir tanpa henti. Penjelasan: Ketulusan yang murni dan terus menerus digambarkan dengan mata air.

  32. Ucapannya selembut sutra. Penjelasan: Kata-kata yang lembut dan menenangkan diibaratkan seperti sutra.

  33. Dia seperti bayangan malam yang sunyi. Penjelasan: Menggambarkan kehadiran yang tenang dan misterius.

  34. Kemarahannya meledak seperti gunung berapi. Penjelasan: Amarah yang sangat besar disamakan dengan letusan gunung berapi.

  35. Dia seperti lilin yang terus menyala di tengah gelap. Penjelasan: Menggambarkan sosok yang penuh pengorbanan dan memberi harapan.

  36. Kesabarannya sebesar samudra. Penjelasan: Sabar yang sangat luas disamakan dengan samudra yang tak bertepi.

  37. Ia seperti serigala yang mengincar mangsa. Penjelasan: Perilaku waspada dan agresif disamakan dengan serigala.

  38. Langkahnya seperti bayangan yang tak bersuara. Penjelasan: Langkah yang tenang dan diam diibaratkan bayangan.

  39. Dia seperti embun pagi yang menyejukkan. Penjelasan: Kehadirannya memberi kedamaian seperti embun pagi.

  40. Suaranya seindah nyanyian burung pagi. Penjelasan: Suaranya yang merdu disamakan dengan kicauan burung.

  41. Kata-katanya seperti pedang bermata dua. Penjelasan: Ucapan yang bisa menyakiti dan menyelamatkan diibaratkan dengan pedang.

  42. Dia seperti badai yang datang tiba-tiba. Penjelasan: Menggambarkan seseorang yang kehadirannya membawa perubahan besar secara mendadak.

  43. Dia bagai api yang membakar amarah. Penjelasan: Mengasosiasikan seseorang dengan pemicu konflik atau pertengkaran.

  44. Hatinya dingin seperti es di kutub. Penjelasan: Seseorang yang tidak menunjukkan emosi disamakan dengan es.

  45. Kebaikannya seperti sinar mentari pagi. Penjelasan: Kebaikan yang memberi kehangatan dan semangat.

  46. Dia seperti daun yang terombang-ambing oleh angin. Penjelasan: Seseorang yang mudah terpengaruh digambarkan seperti daun.

  47. Dia seperti boneka yang tak punya perasaan. Penjelasan: Menggambarkan seseorang yang dingin atau kaku dalam pergaulan.

  48. Dia bak bayangan masa lalu yang menghantui. Penjelasan: Perumpamaan tentang kenangan yang tak mudah dilupakan.

  49. Kepalanya keras seperti batu. Penjelasan: Keras kepala atau sulit menerima masukan.

  50. Dia seperti senja yang indah tapi cepat berlalu. Penjelasan: Menggambarkan keindahan yang hanya sesaat.

  51. Tawanya seperti lonceng yang berdenting merdu. Penjelasan: Tawa yang riang dan menyenangkan.

  52. Sifatnya seperti pasir di tangan, sulit digenggam. Penjelasan: Seseorang yang sulit dipahami atau dikendalikan.

  53. Dia seperti kucing dalam keranjang penuh anjing. Penjelasan: Menggambarkan posisi tertekan atau tidak sesuai lingkungan.

  54. Perasaannya seperti ombak yang pasang surut. Penjelasan: Emosi yang berubah-ubah digambarkan dengan ombak.

  55. Dia seperti pelita dalam kegelapan. Penjelasan: Menggambarkan sosok yang memberi harapan dan penerangan di saat sulit.

  56. Wajahnya pucat seperti kertas tanpa tinta. Penjelasan: Wajah yang sangat pucat digambarkan seperti kertas kosong, menunjukkan tidak ada warna atau kehidupan.

  57. Dia setia seperti anjing pada tuannya. Penjelasan: Kesetiaan tanpa syarat digambarkan seperti hewan yang terkenal akan loyalitasnya.

  58. Kata-katanya menusuk seperti jarum halus. Penjelasan: Perkataan yang menyakitkan tetapi terkesan halus diibaratkan seperti jarum.

  59. Ia seperti hantu yang muncul tiba-tiba tanpa suara. Penjelasan: Menggambarkan kehadiran seseorang yang mengejutkan dan misterius.

  60. Pikirannya mengalir seperti sungai yang tenang. Penjelasan: Pemikiran yang lancar dan teratur disamakan dengan aliran sungai.

  61. Sikapnya kaku seperti robot. Penjelasan: Perilaku yang tidak fleksibel dan kaku diibaratkan seperti mesin.

  62. Tangannya lentur seperti tali. Penjelasan: Menggambarkan keluwesan atau kelincahan gerakan seseorang.

  63. Dia seperti jam dinding yang terus berdetak. Penjelasan: Seseorang yang konsisten atau tak pernah berhenti berusaha.

  64. Suaranya serak seperti radio rusak. Penjelasan: Menggambarkan suara yang tidak jernih dan mengganggu.

  65. Kebaikannya seperti pohon rindang di tengah terik. Penjelasan: Memberi kenyamanan dan perlindungan di saat sulit.

  66. Dia seperti cermin, memantulkan segala yang terlihat. Penjelasan: Seseorang yang objektif atau mudah membaca perasaan orang lain.

  67. Sifatnya halus seperti sutra Tiongkok. Penjelasan: Perilaku lembut, elegan, dan menenangkan.

  68. Dia seperti kembang api di malam tahun baru. Penjelasan: Menggambarkan sosok yang mencuri perhatian dan memukau dalam waktu singkat.

  69. Kesalahannya seperti duri dalam daging. Penjelasan: Masalah yang tampak kecil tapi terus mengganggu atau menyakitkan.

  70. Dia seperti matahari di musim dingin. Penjelasan: Menggambarkan seseorang yang hadir membawa kehangatan dalam kesepian.

  71. Langkahnya berat seperti memikul beban dunia. Penjelasan: Menggambarkan suasana hati yang penuh tekanan atau sedih.

  72. Kecantikannya seperti lukisan yang hidup. Penjelasan: Menunjukkan kecantikan yang memukau dan tampak nyata.

  73. Sikapnya meledak-ledak seperti kembang api rusak. Penjelasan: Perilaku yang mudah marah dan tidak terduga.

  74. Dia seperti detik jam yang terus bergerak. Penjelasan: Menggambarkan konsistensi dan ketekunan dalam menjalani hidup.

  75. Kebahagiaannya seperti taman bunga yang bermekaran. Penjelasan: Kebahagiaan yang melimpah dan menyenangkan banyak orang.

Penggunaan contoh majas asosiasi tidak hanya memperkaya gaya bahasa, tetapi juga menjadikan komunikasi terasa lebih hidup dan menyentuh.

Dengan memahami dan menguasai majas ini, kita bisa lebih kreatif dalam menulis dan berbicara, baik dalam konteks sastra, akademik, maupun kehidupan sehari-hari. (Dista)

Baca Juga: 50 Contoh Kalimat Langsung dan Tidak Langsung dalam Bahasa Indonesia