Konten dari Pengguna

8 Contoh Keahlian dalam CV yang Perlu Dicantumkan Saat Melamar Kerja

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 7 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi seseorang yang melamar kerja di sebuah perusahaan. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi seseorang yang melamar kerja di sebuah perusahaan. Foto: Pixabay

Keahlian atau skill memerankan posisi penting bagi seorang HRD untuk memilih kandidat yang kompeten dalam sebuah lowongan pekerjaan. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui apa saja keahlian dalam CV yang bisa dicantumkan.

Penulisan skill dalam CV menjadi bagian krusial. Sebab, selain melihat pengalaman kerja dan latar belakang pendidikan seseorang, pihak HRD juga akan melihat apa saja hard skill dan soft skill yang dimiliki si pelamar.

Berkat keahlian yang dicantumkan dalam CV pula, apabila seorang tersebut layak untuk posisi yang sedang dicari oleh perusahaan, otomatis kandidat tersebut akan dipanggil untuk proses interview dalam proses rekrutmen selanjutnya.

Bahkan, menurut situs JobSeeker, perkembangan teknologi membuat perubahan tren industri dari waktu ke waktu. Tak heran, tren industri yang berubah ini ikut mempengaruhi skill-set atau rangkaian keahlian yang dicari oleh perusahaan dalam diri seorang kandidat.

Lantas, apa aja keahlian yang harus dimiliki calon pelamar kerja? Agar lebih memahaminya, simak ulasan berikut ini.

Baca juga: Kepanjangan CV dan Cara Membuat CV ATS Friendly

Apa yang Dimaksud dengan Keahlian?

Ilustrasi keahlian seorang pelamar. Foto: pixabay

Menyadur dalam laman resmi milik Pustaka Indo, keahlian adalah kemampuan dalam melakukan sesuatu pada sebuah peran. Kemampuan yang dimiliki seseorang tersebut dapat dipindahkan dari satu orang ke orang yang lainnya.

Kamus Merriam Webster juga menambahkan tentang pengertian keahlian atau skill, yakni sebagai kemampuan untuk melakukan sesuatu yang berasal dari training, pengalaman, dan latihan. Pelatihan ini berguna untuk menghasilkan sesuatu yang lebih bernilai dan tentunya dalam jangka waktu yang lebih cepat.

Skill adalah istilah yang mencakup pengetahuan, kompetensi, dan kemampuan untuk melakukan tugas-tugas operasional. Skill dapat dikembangkan melalui kehidupan dan pengalaman kerja atau dipelajari melalui pelatihan.

Ada berbagai jenis skill yang dapat diakses semua orang. Beberapa keterampilan inilah yang mungkin lebih mudah diakses oleh sebagian orang dibandingkan dengan yang lain. Contohnya berdasarkan ketangkasan, kemampuan fisik, dan kecerdasan.

Skill adalah sesuatu yang dapat diukur dan dinilai melalui tes keterampilan. Oleh sebab itu, beberapa profesi membutuhkan keterampilan tertentu yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan keuntungan untuk profesi tersebut.

Apa Saja Contoh Keahlian di CV?

Ilustrasi keahlian seorang pelamar dalam CV. Foto: pixabay

Secara umum, keahlian atau skill bisa dibagi menjadi dua jenis, yakni soft skill dan hard skill. Soft skill adalah kemampuan seseorang yang berkaitan dengan karakter, kepribadian, serta atribut dan memengaruhi cara bekerja sekaligus berinteraksi dengan orang lain. Dengan kata lain, soft skill adalah kemampuan alami individu.

Sementara itu, hard skill adalah kemampuan yang dapat dimiliki, dipelajari, dan ditingkatkan melalui pendidikan, latihan, serta pengulangan.

Aresto YS dalam bukunya berjudul Sukses dapat Kerja Jalur Online memaparkan, perekrut kerja atau pihak HRD akan memilih kandidat yang memiliki soft skill dan hard skill sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh perusahaan.

Lalu, apa saja contoh soft skill di CV?

1. Communication Skills

Ketika masuk ke dalam dunia kerja, keterampilan komunikasi menjadi soft skill yang wajib dimiliki oleh setiap karyawan. Dengan skill ini, seseorang akan mengetahui cara berkomunikasi yang tepat di berbagai situasi. Berikut ini beberapa contoh keterampilan komunikasi:

  • Kemampuan presentasi (presentation skills);

  • Kemampuan bernegosiasi (negotiation skills);

  • Komunikasi lisan (verbal communication);

  • Komunikasi nonverbal (nonverbal communication), seperti ekspresi wajah, postur tubuh, dan sebagainya;

  • Komunikasi tertulis (written communication).

2. Interpersonal Skills

Keterampilan interpersonal mengacu pada kemampuan individu dalam menjalin hubungan, berkomunikasi, berinteraksi, dan meninggalkan kesan positif pada orang lain.

Interpersonal skill sangat penting dalam dunia kerja, terutama bagi mereka yang ingin melamar kerja di bidang customer service. Berikut contoh interpersonal skills yang penting untuk dimiliki:

  • Empati (empathy);

  • Kesabaran (patience);

  • Toleransi (tolerance);

  • Fleksibilitas (flexibility);

  • Mentoring.

3. Problem Solving Skills

Problem solving skills adalah kemampuan yang melibatkan pemikiran analitis dan kreatif untuk menemukan solusi. Keterampilan untuk menyelesaikan masalah sangatlah dibutuhkan di setiap perusahaan karena setiap pekerjaan tidak terlepas dari masalah yang perlu ditangani.

Apalagi jika melamar pekerjaan yang berkaitan dengan penegakan hukum, bidang medis, dan lain sebagainya. Contoh problem solving skills ialah sebagai berikut:

  • Analisis (analysis);

  • Penalaran logis (logical reasoning);

  • Kegigihan (persistence);

  • Pengamatan (observation);

  • Brainstorming.

4. Leadership Skills

Memiliki keterampilan kepemimpinan mengindikasikan bahwa seorang kandidat mempunyai kemampuan untuk melatih, memotivasi, dan membimbing karyawan lain ataupun tim. Berikut adalah contoh leadership skills yang dibutuhkan perekrut:

  • Kemampuan untuk mengajar dan membimbing (ability to teach and mentor);

  • Kemampuan untuk mengelola proyek (project management);

  • Rendah hati (generosity);

  • Kemampuan untuk membangun tim (team building);

  • Kemampuan untuk manajemen waktu dengan baik (time management).

Ilustrasi CV yang mencantumkan keahlian atau skill di CV. Foto: Pixabay

Sementara itu, apa saja contoh hard skill di CV?

5. Computer Skills

Kemampuan menggunakan teknologi komputer sangat penting dalam menyelesaikan pekerjaan. Kebanyakan perusahaan mengharuskan karyawannya memiliki computer skill basic seperti Microsoft Office. Berikut ini daftar keterampilan komputer yang bisa dicantumkan dalam CV:

  • Microsoft Word;

  • Microsoft Excel;

  • Microsoft Powerpoint;

  • Microsoft Outlook;

  • Microsoft OneNote.

6. Writing Skills

Kemampuan menulis adalah hard skill yang tidak boleh dianggap sepele. Pemahaman kuat mengenai teknik menulis akan meningkatkan karier seseorang pada pekerjaan apapun yang membutuhkan penulisan (laporan triwulanan, presentasi untuk klien, promosi penjualan, dan sebagainya).

Berikut beberapa writing skills yang umumnya dibutuhkan perusahaan:

  • Email writing;

  • Storytelling;

  • Copywriting;

  • Presentation writing;

  • Business writing reports.

7. Marketing Skills

Salah satu hard skill yang banyak diminati oleh perusahaan adalah marketing skills. Keterampilan satu ini mencakup pengetahuan tentang penjualan, periklanan, riset konsumen, dan pemasaran baik online maupun offline. Berikut ini beberapa marketing skills yang bisa ditulis dalam CV:

  • Search Engine Optimization (SEO);

  • Search Engine Marketing (SEM);

  • Social media marketing;

  • Campaign management;

  • Content creation and storytelling.

8. Design Skills

Jika ingin melamar kerja sebagai desainer, penting untuk mencantumkan skill yang berkaitan dengan desain. Kemampuan satu ini juga menjadi aset penting dalam perusahaan. Berikut ini beberapa design skill yang umumnya dibutuhkan perusahaan:

  • Photoshop;

  • Illustrator;

  • UX/UI design;

  • InDesign;

  • Corel Draw.

Bagaimana Cara Menulis Keahlian di CV?

Ilustrasi orang membuat CV. Foto: pixabay

Ada berbagai macam cara untuk menuliskan keahilan di dalam CV. Pastikan untuk memilih format yang paling tepat untuk mendeskripsikan kualifikasi yang sedang dilamar. Merangkum dalam buku Complete Career Guide oleh Arif Rahman, berikut format-formatnya:

1. Menulis Satu Per Satu Menggunakan Bullet Points

Cara ini merupakan cara termudah untuk menuliskan keahlian pada CV. Dengan menggunakan format ini, CV yang ditulis dapat menangkap perhatian rekruter secara cepat.

Namun, cara ini memiliki kekurangan, yakni rekruter tidak dapat mengetahui seberapa dalam kemampuan yang dimiliki. Contoh formatnya sebagai berikut:

Skills:

  • Kreativitas;

  • Mendengarkan secara aktif;

  • Komunikasi.

2. Penulisan dengan Penjelasan Lanjutan

Format yang kedua sebenarnya mirip-mirip dengan format pertama, tetapi ditambah dengan kalimat yang menjelaskan keahlian yang dimiliki si pelamar.

Penjelasan lanjutan berguna untuk memberi kredibilitas pada keterampilan yang dimiliki dan menunjukkan kepada rekruter, bagaimana keterampilan yang dimiliki dapat menguntungkan bagi perusahaan. Contoh kalimatnya sebagai berikut:

  • Skill Account Management:

  1. Sukses mengembangkan strategi untuk meningkatkan customer.

  2. Mengelola dan mengembangkan hubungan dengan 50+ customer utama.

  • Skill Data Analis:

  1. Memiliki 3 tahun pengalaman menggunakan Phyton untuk mengelola data.

  2. Memberi insight kepada tim yang berbeda dalam perusahaan.

3. Mengintegrasikan dengan Pengalaman Kerja

Format penulisan satu ini menggabungkan pengalaman kerja dengan skill yang dimiliki. Di setiap bullet point akan dituliskan pengalaman kerja serta skill yang menunjukkan kompetensi dan kualifikasi profesional yang mudah untuk diukur. Contohnya ialah sebagai berikut:

  • Human Resources and Talent Acquisition (PT. XYZ 2018–Sekarang):

  1. Mengadakan acara orientasi dan perkenalan untuk 500 karyawan baru PT. XYZ dan melatih mereka menggunakan software tools seperti Salesforce;

  2. Mencari, merekrut, dan mewawancarai kandidat untuk masuk ke PT. XYZ.

  3. Berkolaborasi dengan media partner untuk mengadakan acara team bonding PT. XYZ.

Contoh Hard Skill dalam CV

Ilustrasi membuat CV. Foto: Thinkstock

Hard skill adalah kemampuan seseorang dalam suatu bidang yang lebih mengarah pada keterampilan teknis. Mengutip buku Start Young susunan Dedy Dahlan, hard skill bisa disebut juga dengan istilah kemampuan berbasis kompetensi.

Saat membuat CV, Anda bisa mencantumkan beberapa hard skill yang dimiliki. Berikut referensinya yang bisa Anda simak:

1. Computer Skills

Sebagian besar perusahaan membutuhkan computer skill yang baik dari pegawainya. Ini mencakup penguasaan Microsoft Word, Microsoft Excell, dan Microsoft Power Point. Anda juga bisa menguasai pemrograman dasar lain yang berhubungan dengan pekerjaan.

2. Writing Skills

Jika Anda melamar di posisi content writer atau jurnalis, maka writing skills ini bisa menjadi hard skill yang cocok dimasukkan ke dalam CV. Sebagai nilai tambah, Anda juga bisa menambahkan portofolio dari hasil tulisan yang sudah dibuat.

3. Design Skills

Design skills mencakup kemampuan mendesain di berbagai perangkat lunak editor seperti Adobe Photoshop, Corel Draw, dan lain-lain. Anda bisa mencantumkan portofolionya juga untuk menambah nilai dari rekruter.

Baca juga: 2 Contoh Resume Materi dan Cara Membuatnya dengan Benar

(VIO)

Frequently Asked Question Section

Apa kepanjangan dari CV?
chevron-down

Curriculum Vitae.

Apa itu CV?
chevron-down

CV adalah sebuah dokumen yang berisikan tentang riwayat hidup pelamar seperti data diri, pengalaman profesional, dan lain-lain.

Apa saja hard skill dalam CV?
chevron-down

Computer skill, design skill, dan writing skill.