8 Manfaat Bermain di Luar Ruangan Bagi Anak

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Manfaat bermain di luar ruangan bagi anak dapat mendukung perkembangan fisik, kesejahteraan emosional, hingga perkembangan dan pencapaian kognitif.
Bermain di luar ruangan menawarkan kesempatan bagi anak untuk terhubung langsung dengan alam dan dunia luar. Aktivitasnya dapat berupa menghirup udara segar, bermain dengan tanah, terpapar sinar matahari yang sehat, hingga mengenal tumbuhan dan hewan.
Secara rinci, berikut penjelasan manfaat bermain di luar bagi anak yang bisa disimak.
Manfaat Bermain di Luar Ruangan bagi Anak
Orang tua tentu menginginkan anak tumbuh menjadi individu yang sehat dan berpengetahuan luas. Salah satu cara terbaik mengajarkan kualitas tersebut, yakni mengajak anak bermain di luar ruangan.
Menghabiskan waktu untuk bermain di luar ruangan memberikan manfaat yang luas bagi perkembangan fisik anak, khususnya untuk usia pra sekolah dan sekolah dasar.
Bermain di luar ruangan juga mengurangi risiko ketergantungan anak pada gawai. Berikut berbagai manfaat bermain di luar ruangan bagi anak yang perlu dipahami oleh orang tua.
1. Meningkatkan Keterampilan Motorik Tingkat Lanjut
Menyadur laman Miracle Recreation, bermain di luar ruangan memungkinkan anak untuk mengembangkan keterampilan motorik lebih banyak. Di lingkungan yang terbuka, anak-anak bisa bergerak bebas, sehingga dapat melatih otot, tulang, hingga daya tahan fisik.
Aktivitas fisik juga melatih anak untuk melakukan berbagai keterampilan gerak dasar, seperti menendang, menangkap, memukul, atau gerakan dasar lainnya.
2. Memiliki Indeks Massa Tubuh yang Normal
Anak-anak yang bermain di luar ruangan akan lebih berenergi daripada anak-anak yang sering bermain di dalam ruangan. Mereka dapat terhindar dari risiko obesitas karena aktivitas di luar ruangan menuntut anak untuk tetap aktif sehingga dapat membakar kalori.
Dalam sebuah penelitian, indeks masa tubuh anak-anak usia pra sekolah memiliki korelasi langsung dengan waktu yang dihabiskan anak di luar rumah.
Anak-anak yang bermain di luar ruangan lebih lama, umumnya memiliki BMI normal daripada anak-anak yang kerap menghabiskan waktu di dalam ruangan.
3. Memiliki Fisik yang Lebih Sehat
Anak-anak yang memilih bermain di luar ruangan dinilai memiliki kondisi fisik yang lebih sehat. Bermain di luar ruangan membantu memastikan anak-anak mendapatkan sinar matahari yang bagus untuk perkembangan otak dan tumbuh kembang anak.
Menurut laman Parenting Science, otak mengidentifikasi jam siang dan malam dengan menggunakan isyarat cahaya. Jadi, mengajak anak bermain di lingkungan sekitar dapat membantu mempertahankan irama tidur yang sehat.
Lebih lanjut, paparan sinar matahari di pagi hari dapat membantu anak memiliki fisik yang kuat karena mendapat vitamin D yang cukup, melatih fungsi otot, meningkatkan fungsi kognitif otak, mengatur suasana hati, hingga meningkatkan sistem imun tubuh.
4. Memberikan Kesempatan Anak untuk Belajar Hal Baru
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa eksplorasi langsung di alam membantu anak-anak belajar kata-kata baru, terutama untuk hal-hal yang dialami secara fisik. Mulai dari gerakan, tekstur, hingga berbagai objek yang dapat disentuh.
Memutuskan untuk mengajak anak bermain di luar ruangan dapat meningkatkan pengalaman sensorik hingga meningkatkan pemahaman intuitif sejak dini.
5. Memiliki Konsentrasi dan Daya Kreatif yang lebih Tinggi
Aktivitas di luar ruangan memberikan kesempatan anak untuk meningkatkan daya konsentrasi anak agar lebih fokus dan memiliki daya imajinasi yang tinggi.
Bermain di luar ruangan memungkinkan anak untuk membuat permainan sendiri dan menemukan cara memanfaatkan objek yang ditemukan.
Pada jurnal berjudul Penerapan Permainan Outdoor untuk Meningkatkan Kemampuan Jati Diri Anak karya Asmaul Husna, dkk., aktivitas di luar ruangan dapat memperkuat sifat spontan dan kreativitas pada anak.
Anak yang sering bermain di luar ruangan lebih memiliki keterampilan koordinasi yang baik. Ini dapat mempengaruhi cara beinteraksi dengan lingkungan sekitar.
Baca Juga: Cara Ajak Anak Main di Luar Rumah Tanpa Terpaksa
6. Memberi Kesempatan Anak untuk Belajar Keterampilan Sosial
Sering mengajak anak mencoba aktivitas di luar ruangan dapat membantu mereka untuk belajar keterampilan sosial. Anak-anak yang menghabiskan sebagian besar waktu di luar rumah, rata-rata memiliki sifat yang lebih kooperatif.
Anak-anak bisa lebih ekspresif secara sosial, memiliki kemampuan untuk mengungkapkan keinginan dengan baik, dan mudah membentuk interaksi dengan teman sebaya.
7. Meningkatkan Rasa Percaya Diri
Dalam jurnal penelitian yang dipublikasikan oleh National Institute of Health, anak-anak dengan aktivitas luar ruangan lebih banyak memiliki rasa percaya diri yang lebih tinggi daripada anak yang sering bermain di dalam ruangan.
Mereka lebih berani untuk mengambil risiko dan lebih menyukai tantangan. Penelitian tersebut juga menjelaskan bahwa membawa anak bermain di luar ruangan dapat berfungsi sebagai terapi anti-fobia, karena dapat belajar untuk mengatasi situasi yang menakutkan.
8. Menjaga Kesehatan Mental Anak
Bermain di luar ruangan dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati anak. Paparan sinar matahari, udara segar, dan lingkungan alami dapat memberikan efek yang menenangkan dan meningkatkan kesehatan emosional.
Ada banyak jenis permainan yang cocok untuk dilakukan di luar rumah. Misalnya, saat membawa mereka di taman bermain, anak-anak dapat mencoba bermain ayunan, menggunakan perosotan, mencoba bermain media panjat, hingga bermain dengan pasir.
Adapun saat bermain dan berjalan-jalan di alam seperti taman dan hutan, anak-anak dapat menjelajahi lingkungan dan menemukan berbagai keajaiban tumbuhan dan hewan.
Perlu diingat, setiap orang tua tetap perlu memantau aktivitas yang dilakukan dan memastikan bahwa lingkungan tersebut aman dan sesuai. Dengan begitu, anak-anak tetap bisa bermain dengan gembira tanpa harus khawatir dalam keadaan bahaya.
Dari penjelasan di atas, penting bagi orang tua untuk mengenalkan anak-anak pada kegiatan luar ruangan sejak dini guna mendukung perkembangan fisik, mental, dan sosial mereka.
Nah, di acara kumparanMOM Festival Hari Anak 2024, terdapat berbagai aktivitas luar ruangan yang edukatif dan menyenangkan! Acara ini GRATIS dan akan diselenggarakan pada 27-28 Juli 2024 di Taman Anggrek GBK Jakarta Pusat.
Dengan bergabung di acara ini, anak akan diajak untuk bermain dan belajar di alam terbuka, sambil mengenal ragam budaya Nusantara. Informasi lengkap dan tiket dapat diakses di: kum.pr/infofha24.
(IPT)
