Konten dari Pengguna

80 Makanan Inisial H dari Berbagai Negara yang Menarik untuk Dicoba

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 10 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Makanan Inisial H. Foto: Unsplash/Farhad Ibrahimzade
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Makanan Inisial H. Foto: Unsplash/Farhad Ibrahimzade

Makanan inisial h mungkin terdengar unik di telinga pecinta kuliner, namun di balik kesederhanaan penyebutannya, terdapat ragam hidangan yang menggugah selera dari berbagai belahan dunia, termasuk dari beberapa wilayah Indonesia.

Dikutip dari jurnal “Sistem Penamaan dan Makna pada Makanan Tradisional di Kota Padangsidimpuan” (h. 608) karya Lubis et.al., nama makanan biasanya dibuat dengan ciri khas yang membedakan makanan satu dengan makanan lainnya.

Penamaan ini juga disesuaikan dengan daerah tempat asal makanan tersebut. Karenanya, setiap jenis makanan dari berbagai wilayah berbeda memiliki keunikan nama, bentuk, dan cita rasa yang tentunya menarik untuk dicoba.

Daftar isi

Makanan Inisial H dari Berbagai Negara

Ilustrasi Makanan Inisial H. Foto: Unsplash/Bezghy Nur

Bagi para pecinta kuliner, mengeksplorasi makanan dengan berbagai inisial bisa menjadi pengalaman menarik untuk memahami lebih dalam warisan kuliner global. Salah satu di antaranya adalah deretan makanan inisial H dari berbagai negara, berikut ini:

1. Makanan Indonesia

  • Hunkwe: Kue tradisional dari tepung kacang hijau dengan tekstur lembut dan rasa manis. Sering disajikan dalam bentuk persegi kecil, dan merupakan camilan populer di acara keluarga.

  • Hampap: Ikan bakar khas Kalimantan Selatan, biasanya menggunakan ikan gabus atau patin, disajikan dengan sambal Banjar yang pedas dan gurih.

  • Halua Kenari: Camilan khas Maluku yang terbuat dari kacang kenari yang dilapisi gula merah, memberikan rasa manis yang berpadu dengan kerenyahan kacang.

  • Halua Pala: Manisan dari buah pala yang direndam dalam gula, khas Aceh dan Ternate, dengan rasa manis dan sedikit pedas yang unik.

  • Hekeng: Makanan khas Pontianak dari daging babi atau udang yang dibungkus kulit tahu dan digoreng, memiliki cita rasa gurih dan renyah.

  • Holat: Makanan tradisional suku Batak, berupa ikan bakar yang disajikan dengan saus asam dari kulit kayu pohon Holat, biasanya dimakan saat acara adat.

  • Hati Ayam: Bagian organ dari ayam yang sering dimasak dalam berbagai cara, seperti ditumis, digoreng, atau dijadikan sate.

  • Haruan Masak Paliat: Hidangan ikan haruan (gabus) khas Kalimantan Selatan yang dimasak dengan santan dan rempah-rempah, memiliki cita rasa gurih dan pedas.

  • Halua Labu: Camilan manis khas Sumatra Barat yang terbuat dari labu kuning yang dimasak dengan gula merah hingga menjadi tekstur kental dan lembut.

  • Horok horok: kudapan khas Jawa atau tepatnya Jepara. Terbuat dari tepung yang berasal dari pohon aren. Rasanya asin dan bertekstur seperti terdapat butiran kecil.

2. Makanan Korea Selatan

  • Hoddeok: Kue pancake manis yang diisi dengan campuran gula, kacang, dan kayu manis. Biasanya digoreng dan disajikan hangat sebagai camilan.

  • Hangwa: Kue tradisional Korea yang terbuat dari bahan-bahan seperti beras ketan, gula, dan berbagai jenis kacang; sering disajikan pada acara khusus atau perayaan.

  • Haejang-guk: Sup kaya rasa, yang biasanya dimakan setelah pesta untuk mengatasi mabuk, terbuat dari kaldu daging, sayuran, dan bahan lain seperti tahu dan telur.

  • Hobakjuk: Bubur labu yang terbuat dari labu kunir yang dimasak dengan beras ketan, sering disajikan sebagai makanan penutup atau hidangan penyejuk.

  • Heotjesabap: Nasi campur yang disajikan dengan berbagai lauk dan sayuran, biasanya merupakan makanan yang dimakan saat perayaan atau acara keluarga.

  • Hanjeongsik: Makanan tradisional Korea yang terdiri dari berbagai hidangan kecil yang disajikan dalam satu meja, biasanya mencakup berbagai sayuran, daging, dan sup.

  • Heuk-dwaeji: Daging babi hitam, yakni jenis babi lokal Korea yang terkenal dengan rasa dan kualitas dagingnya yang unik; sering dibakar atau dipanggang.

  • Hwangtae: Ikan cod kering yang dikeringkan dengan cara khusus. Sering digunakan dalam sup atau hidangan rebus untuk memberikan rasa yang kaya.

  • Hwajeon: Kue beras ketan yang dicampur dengan bunga, biasanya disajikan saat perayaan dan memiliki rasa manis.

  • Haemul Pajeon: Pancake gurih yang terbuat dari adonan tepung dengan tambahan makanan laut dan daun bawang, sering dinikmati sebagai camilan atau hidangan pendamping.

3. Makanan Jepang

  • Hiyashi Chūka: Mi dingin yang disajikan dengan irisan daging, telur, dan sayuran, dilengkapi saus asam manis. Hidangan ini biasanya dinikmati saat musim panas sebagai cara menyegarkan diri.

  • Hijiki: Rumput laut yang dimasak dengan kecap, gula, dan sake, serta sering dicampur dengan sayuran dan kacang-kacangan. Hijiki kaya akan serat dan nutrisi, sehingga menjadi lauk sehat.

  • Hōtō: Mie lebar yang dimasak dalam kuah miso dengan sayuran seperti labu dan jamur. Hidangan ini khas dari Yamanashi dan sangat populer di musim dingin.

  • Hamachi: Ikan kunir yang sering disajikan sebagai sashimi atau sushi. Dengan rasa lembut dan sedikit berminyak, hamachi sangat dihargai dalam masakan Jepang.

  • Hassun: Hidangan dalam kaiseki yang menampilkan berbagai makanan kecil dari bahan musiman, dirancang untuk memanjakan mata dan lidah.

  • Hōtō Udon: Mie udon tebal yang dimasak dengan kuah miso dan sayuran, sering kali menjadi hidangan hangat yang menyegarkan.

  • Hiyashi-udon: Mi udon dingin yang disajikan dengan saus, sering ditambahkan sayuran segar dan telur rebus sebagai pelengkap.

  • Hōryūji Nabe: Hidangan sup yang terbuat dari bahan-bahan lokal, sering kali menggunakan daging dan sayuran segar.

  • Hōbō: Makanan yang terbuat dari beras ketan yang diisi dengan daging dan sayuran, biasanya dibungkus daun.

  • Hiyashi Ramen: Ramen dingin yang disajikan dengan berbagai topping, termasuk sayuran, daging, dan saus.

4. Makanan Timur Tengah

  • Hummus: Pasta kacang Arab yang dihaluskan, dicampur dengan tahini, minyak zaitun, bawang putih, dan lemon. Hidangan ini sering dinikmati dengan roti pita atau sayuran segar sebagai camilan sehat.

  • Halva: Kue manis yang terbuat dari tahini atau semolina yang dicampur dengan gula atau madu dan tepung. Halva biasanya padat dan memiliki tekstur yang lembut, sering kali ditambahkan dengan kacang-kacangan atau buah kering.

  • Harissa: Pasta cabai pedas yang digunakan sebagai bumbu dalam berbagai masakan Timur Tengah, untuk menambah rasa dan kehangatan pada hidangan.

  • Hushwee: Daging cincang yang dibumbui dengan rempah-rempah dan dimasak hingga matang; sering disajikan dengan nasi atau dalam sajian lain.

  • Hummus Bi Tahini: Versi hummus yang lebih kaya dengan tambahan tahini, memberikan rasa yang lebih dalam dan creamy. Sangat populer sebagai pelengkap hidangan pembuka.

  • Harira: Sup tradisional Maroko yang kaya akan rempah dan bahan seperti tomat, lentil, serta daging, biasanya dimakan saat berbuka puasa.

  • Hawaij: Campuran rempah khas Yaman yang sering digunakan dalam masakan daging atau sup, memberikan aroma dan rasa yang unik.

  • Hummus B'lahme: Versi hummus yang ditambah daging cincang, menjadikannya lebih kaya rasa dan tekstur.

  • Halwa Makhloot: Manisan yang terbuat dari campuran berbagai bahan. Umumnya disajikan pada acara-acara tertentu.

  • Harees: Hidangan dari biji-bijian dan daging yang dimasak hingga menjadi bubur dan umumnya disajikan pada acara-acara khusus.

5. Makanan India

  • Halwa: Makanan manis yang terbuat dari tepung semolina, ghee, dan gula, kerap disajikan dalam acara-acara keagamaan atau perayaan. Halwa memiliki rasa yang manis dan tekstur lembut.

  • Hakka Noodles: Mi goreng yang terinspirasi oleh masakan Tiongkok, dimasak dengan sayuran dan bumbu India, menjadi hidangan yang populer di banyak restoran.

  • Hariyali Chicken: Hidangan ayam yang dimasak dengan bumbu hijau dari ketumbar, daun mint, dan rempah, memberikan cita rasa yang segar dan lezat.

  • Hara Bhara Kabab: Bola-bola sayuran yang digoreng, terbuat dari sayuran hijau dan rempah, biasanya disajikan sebagai camilan atau lauk.

  • Hyderabadi Biryani: Nasi berbumbu dengan daging dan rempah khas dari Hyderabad, dikenal dengan rasanya yang kaya dan aroma yang menggugah selera.

  • Haleem: Bubur daging yang dimasak lama dengan lentil dan rempah, sering disajikan selama bulan Ramadan, sangat mengenyangkan.

  • Khichdi: Hidangan sehat dari nasi dan lentil yang dimasak bersama rempah-rempah; acap kali dianggap sebagai comfort food.

  • Hakka Manchurian: Bola daging atau sayuran yang digoreng, dilapisi dengan saus manis-pedas, menjadi hidangan yang menggugah selera.

  • Hing Daal: Lentil yang dimasak dengan bumbu hing (sup kacang-kacangan khas India yang dimasak dengan saus), memberikan rasa yang khas dan aroma yang menggoda.

  • Hindu Platter: Sajian beragam makanan khas India, biasanya terdiri dari nasi, roti, daging, dan sayuran, menggambarkan keberagaman kuliner India.

6. Makanan Meksiko

  • Huevos Rancheros: Sarapan telur mata sapi di atas tortilla jagung yang disiram saus tomat pedas, menjadi pilihan populer di berbagai daerah di Meksiko.

  • Huaraches: Tortilla jagung tebal yang diberi topping daging, sayuran, dan saus, memiliki bentuk yang menyerupai sandal, menjadi makanan jalanan yang terkenal.

  • Hot Tamale: Makanan berbahan dasar masa (adonan jagung) yang diisi daging, dibungkus daun jagung, dan dikukus, merupakan makanan tradisional Meksiko.

  • Huitlacoche: Jamur jagung yang dianggap sebagai delicacy, sering digunakan dalam taco dan quesadilla, memberikan rasa unik yang earthy.

  • Habanero Salsa: Saus pedas yang terbuat dari cabai habanero, tomat, dan bawang, memberikan rasa yang kuat dan menggugah selera pada setiap hidangan.

  • Huevos a la Mexicana: Telur orak-arik yang dimasak dengan tomat, bawang, dan cabai hijau. Umumnya disantap ketika sarapan.

  • Helados: Es krim dengan berbagai rasa buah dan rempah, sering dijual di pinggir jalan.

  • Higo: Buah fig yang sering digunakan dalam hidangan penutup atau sebagai camilan, dengan rasa manis alami.

  • Huarache de Nopal: Hidangan tortilla dari kaktus yang diberi topping daging dan sayuran, menggabungkan bahan lokal dengan cita rasa yang menggugah selera.

  • Huachinango: Ikan merah yang dimasak dengan bumbu pedas, sering disajikan dalam hidangan khas pesisir Meksiko.

7. Makanan Tiongkok

  • Hot Pot: Hidangan di mana berbagai bahan, seperti daging, sayur, dan lainnya, dimasak dalam kuah mendidih di meja.

  • Hoisin Sauce: Saus manis dan gurih yang digunakan dalam berbagai masakan, terutama untuk daging panggang dan sebagai bahan celupan.

  • Huang Gua: Timun yang disajikan dengan saus, sering menjadi lauk dalam hidangan, memberikan kesegaran dan crunch.

  • Hangzhou Duck: Bebek yang dimasak dengan bumbu khas, terkenal dari daerah Huangzhou, memiliki rasa yang lezat dan tekstur yang empuk.

  • Hong Shao Rou: Daging babi yang dimasak dengan gula dan kecap, memberikan rasa manis dan gurih, serta kerap disajikan sebagai hidangan utama.

  • Hua Jiao: Merica Sichuan yang digunakan untuk memberi rasa pedas dan aroma khas; umum digunakan dalam masakan pedas.

  • Huang Bai: Sayuran berwarna kuning yang sering digunakan dalam hidangan tumis, memberikan rasa dan warna yang menarik.

  • Huo Guo: Varian hot pot yang lebih kaya dengan berbagai bumbu dan bahan segar.

  • Hainanese Chicken Rice: Hidangan ayam rebus yang disajikan dengan nasi yang dimasak dalam kaldu ayam, acap disertai dengan saus sambal dan kecap.

  • Hua Juan: Roti kukus yang terbuat dari adonan tepung terigu, digulung, dan dilipat, serta biasanya disajikan sebagai lauk pendamping dalam hidangan Tiongkok.

8. Makanan Amerika Serikat

  • Hash Browns: Kentang parut yang digoreng hingga renyah, dan sering disajikan sebagai sarapan.

  • Hushpuppy: Gorengan kecil dari adonan jagung yang memiliki tekstur renyah di luar dan lembut di dalam; biasanya disajikan dengan hidangan laut.

  • Hot Dog: Sosis yang disajikan dalam roti, biasanya diberi saus tomat, mustard, dan acar; menjadi makanan jalanan yang sangat populer.

  • Hamburger: Daging sapi yang dipanggang, disajikan dalam roti dengan berbagai topping, sering dianggap sebagai ikon kuliner Amerika.

  • Hominy: Jagung yang diolah dengan larutan alkali, sering digunakan dalam hidangan tradisional, dan memiliki rasa unik yang khas.

  • Hoppin' John: Hidangan nasi yang dimasak dengan kacang hitam dan bumbu, populer di Selatan, menjadi simbol keberuntungan di tahun baru.

  • Honey Baked Ham: Daging ham yang dipanggang dengan lapisan madu dan rempah-rempah, sebagai hidangan istimewa pada perayaan tertentu.

  • Hearty Stew: Sup daging yang kaya dan mengenyangkan, biasanya dimasak dengan sayuran, sangat cocok untuk cuaca dingin.

  • Hickory Smoked Ribs: Iga yang diasap dengan kayu hickory, memberikan rasa smokey yang khas, dan sering disajikan dengan saus barbekyu.

  • Honey Mustard Chicken: Ayam yang dimarinasi dengan campuran madu dan mustard, dipanggang hingga matang sempurna.

Itulah deretan makanan inisial h dari berbagai negara yang menarik untuk dicoba. Selain jenis-jenis makanan di atas, masih terdapat banyak sekali makanan dengan inisial serupa di belahan dunia lainnya yang bisa dicari dari sumber terpercaya. (nf)

Baca juga: 16 Ide Jualan Makanan Ringan, Langsung Jadi Jutawan