80 Pantun Nasehat yang Penuh Makna dan Menyentuh Hati

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 8 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pantun nasehat adalah cara bijak untuk menyampaikan pesan kehidupan dengan kata-kata yang indah dan berirama.
Pantun nasihat merupakan puisi lama yang berisi imbauan atau anjuran, disampaikan sebagai petuah atau pelajaran hidup yang positif yang berisi pesan atau nasihat moral untuk lebih baik dalam berbagai nilai kebaikan dan budi pekerti di kehidupan sehari-hari.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Pantun Nasehat
Pantun nasehat adalah untaian kata penuh makna yang mengajarkan kebijaksanaan dengan cara yang ringan dan menyenangkan.
Dikutip dari buku Seribu Pantun, Kelas Menulis SMPN 1 Palibelo, (10-), 40+7 Pantun Nasihat Untuk Pelajar, Mahasiswa, Santri, Atlet dan Pemuda, Akhmad Nur Wakhid, S.Pd., (2022:45-47), Kumpulan Pantun untuk SD-SMP, Inur Hidayati, (52-60), Kumpulan Pantun Cinta, Kasih Sayang, Persahabatan, Nasihat, Agama, Teka-teki, Jenaka (Lucu), dan Sedih, Prito Windiarto, dan Pantun Ceria Pelipur Lara, Muhajir S. Pd. I., (11-23), serta Kumpulan Pantun Kearifan dan Pesan Tradisi, Junaidah. S. S. Pd., M. Pd., (2025:36-37), berikut adalah berbagai pantun nasihat yang dapat dijadikan referensi.
Ke pasar membeli buah naga
Pulang nabrak pohon mahoni
Ayo kawan rajin berolahraga
Agar tubuh sehat dan berani
Berlari cepat ke arah barat
Sambil makan buah bidara
Belajarlah dengan semangat
Agar dapat meraih juara
Di sore hari makan bubur
Malamnya makan bakwan
Jika kamu bersikap jujur
Insya Allah banyak teman
Ke pasar membeli jamu
Di jalan lihat katak melompat
Hormati selalu orang tuamu
Agar selamat dunia akhirat
Ke Bolly Tente membeli agar
Saat pulang bawa mawar putih
Jika kamu semangat belajar
Cita-cita pun mudah diraih
Seekor rusa sedang berkaca
Seekor katak melompat memutar
Seringlah belajar dan membaca
Agar dirimu bertambah pintar
Ke toko kue tapi belum buka
Saat pulang lihat tukang jamu
Jika tak ingin jadi anak durhaka
Janganlah melawan orang tuamu
Asi Mbojo tempat bersejarah
Berisi patung memakai kebaya
Mari kawan bersifat amanah
Agar hidup dapat dipercaya
Lihat pemandangan sambil cerita
Di Bima ada puncak Jatiwangi
Percuma jadi orang berharta
Jika hidup tidak berbagi
Pagi-pagi main bersama adik
Siang-siang beli mainan
Selalulah berbuat baik
Agar kamu banyak teman
Waktu siang bikin agar-agar
Disimpan di dalam laci
Sama teman jangan bertengkar
Apalagi saling membenci
Ke taman petik bunga mawar
Sehabis petik tangan di sabun
Hormati ada budaya sekitar
Agar terjalin hidup rukun
Hari Minggu mandi di kolam
Mandi sama teman sebaya
Budaya Indonesia sangat beragam
Marilah kawan kita menjaganya
Di pagi hari duduk berdua
Cuacanya sangat cerah
Selalu berbakti pada orang tua
Itulah tanda anak salihah
Pak RT kedatangan tamu
Tamunya membawa buah sukun
Berdamailah dengan tetanggamu
Agar tercipta hidup yang rukun
Belajar tentang hewan mamalia
Kulihat ayah membaca koran
Boleh saja ikut kemajuan dunia
Budaya bangsa jangan dilupakan
Kulihat besi yang berkarat
Tetangga sebelah punya rusa
Walau beribu budaya dan adat
Tetaplah pegang semboyan bangsa
Berangkat ke Malang jam tiga
Di Malang udara sejuk dan segar
Rajinlah kamu berolahraga
Agar badanmu tetap bugar
Ke Muntilan membeli mangga
Mangga manis enak dimakan
Kamu membuat orang tua bangga
Meski pandemi kuliah tetap jalan
Ke sekolah naik mobil mewah
Mobil klasik rajin merawat
Penuhi harimu dengan sedekah
Keberkahan selalu kamu dapat
Berburu ke padang datang
Mendapat rusa belang kaki
Berguru kepalang ajang
Bagai bunga kembang tak jadi
Lalu berempat orang kubung
Ke baruh membawa petai
Jika tak tahu kata berhubung
Tiada sah menjadi pegawai
Kayu cendana di atas batu
Sudah diikat dibawa pulang
Adat dunia memang begitu
Benda yang buruk memang terbuang
Baik-baik berlayar malam
Arus deras karangnya tajam
Cari-cari mualim yang paham
Di situ banyak kapal tenggelam
Baik dirahat benang kereta
Benang setukal perbuat kain
Baik dilihat dengan mata
Jangan menyesal hari yang lain
Parang ditetak kebatang sena
Belah buluh taruhlah temu
Barang dikerja takkan sempurna
Bila tak pernah menaruh ilmu
Terbang elang ke seberang
Lalu hinggap di kayu ara
Kelak tidak dipandang orang
Supaya jangan jadi cedera
Buah berangan dari Jawa
Kain terjemur di sampaian
Jangan diri dapat kecewa
Lihat contoh kiri dan kanan
Tegak-tegak cocokkan pancang
Pasang bendera bunyikan tabuh
Agak-agak mengatai orang
Supaya cedera jangan tumbuh
Pergi mendaki Gunung Daik
Hendak menjerat kancil dan rusa
Bergotong-royong amalan yang baik
Elok diamalkan setiap masa
Kapal Anjiman dari Cina
Singga bermuat papan jati
Amal dan iman biar sempurna
Tidaklah jadi sesal di hati
Raja gagah lagi sakti
Laksamana pergi berperang
Supaya tidak sesal di hati
Janganlah kena perdaya orang
Muka-muka jalan berkelok
Berlubuk air batang Antokan
Kalau suka pada yang elok
Yang buruk hendak peliharakan
Pantun nasehat lainnya adalah pinang muda dibelah dua
Manik-manik mati dirembah
Dari muda sampai ke tua
Pengajaran baik jangan diubah
Batang ketumbar berdahan-dahan
Kelapa jatuh ke tepi bangsal
Biarlah sabar dengan perlahan
Siapa gopoh nanti menyesal
Kayu bakar dibuat arang
Arang dibakar memanaskan diri
Jangan mudah menyalahkan orang
Cermin muka lihat sendiri
Menanam kelapa di pulau Bukum
Tinggi sedepa sudah berbuah
Adat bermula dengan hukum
Hukum bersandar di Kitabullah
Lebat daun bunga tanjung
Berbau harum bunga cempaka
Adat dijaga pusaka dijunjung
Baru terpelihara adat pusaka
Lapun-melapun ke Inderagiri
Singgah sebentar ke Betipuh
Ampun hamba tegak berdiri
Ujudnya duduk dengan bersimpuh
Nenek Perpatih nan Sebatang
Pandai melukis cupak dan gantang
Ulaslah tenun yang terentang
Penolok buatan datang
Ikan berenang di dalam lubuk
Ikan belida dadanya panjang
Adat pinang pulang ke tampuk
Adat sirih pulang ke gagang
Mencampak sambil ke hulu
Kenalah udang di seberang
Apalah cupak oleh penghulu
Mempermainkan undang-undang
Kilang tebu kilang tanak
Kilang sama diapikan
Dari nenek turun ke mamak
Pusaka jadi digantikan
Di hilir sarang penyengat
Di mudik sarang bentilau
Kami lupa-lupa ingat
Siapa gerangan gelar beliau
Buah apel buah stroberi
Dibawa ke pasar pakai keranjang
Perbaiki dulu diri sendiri
Jangan malah menghujat orang
Beli bensin satu tangki
Bensin dibeli oleh Mak Rosa
Bersihkan hati dari dengki
Sucikan raga dari dosa
Ada cambuk ada cemeti
Terasa sakit kalau dipukulkan
Jaga akhlak budi pekerti
Tabiat buruk ayo hilangkan
Kartun lucu pasti terkesan
Banggakan diri lewat bualan
Pantun ini mengandung pesan
Semoga jadi penunjuk jalan
Indah aduhai selalu dimanja
Tuntun Si Panda saat purnama
Dengarlah wahai anak remaja
Pantun indah nasehat agama
Semai padi dalam tumpukan
Katak melompat ke pelukan
Tunaikan segenap kebaikan
Apapun yang dapat dilakukan
Minyak ditimbang pakai neraca
Buah markisa dibuat jamu
Banyak-banyak engkau membaca
Karena membaca kuncinya ilmu
Empat irisan saat menjamu
Roti dicoba terasa mangga
Saat insan mencari ilmu
Semakin dekat jalan ke surga
Amin kau ucap saat berdo’a
Meminta apa yang engkau mau
Main game itu ada waktunya
Dahulukan PR serta tugasmu
Kelapa peras diminum panda
Diburu sembunyi ke dalam goa
Siapa yang malas di masa muda
Perlu bekerja keras di waktu tua
Nyenyak tidur di rumah bangsal
Daun kering kipas-kipasan
Banyak orang yang menyesal
Karena sering bermalas-malasan
Anak hutan panjat gaharu
Jatuh terguling di atas dipan
Dengarkanlah nasehat guru
Amalkan dalam kehidupan
Buah blewah dimakan tupai
Peti dibuat dari pohon pinang
Jika siswa menjadi pandai
Hati guru pun pasti senang
Galau hatiku melihat Rosi
Kalah ketika menabrak tiang
Kalau kita banyak prestasi
Ayah ibu semakin sayang
Karang permata hidup berjajar
Pepaya jatuh di depan altar
Sekarang kita mulai belajar
Supaya jadi anak yang pintar
Burung jelantik bulunya licin
Jika dikejar tak bisa terbang
Anak cantik pastilah rajin
Jika belajar hatinya riang
Buang onak pakai gergaji
Angka dua diberi dukun
Kalau anak rajin mengaji
Ketika tua tidaklah pikun
Gelap malam berlampu pijar
Galau pergi ke Kalimantan
Siapa yang malas belajar
Kalau tua mirip orang utan
Menyimpan nasi di daun talas
Gagak sedih hidup sekarat
Anak yang suka ribut di kelas
Kelak hidupnya pasti melarat
Hutan dibabat tanpa penghuni
Tempatnya jin di pohon sukun
Sungguh hebat anakku ini
Orangnya rajin dan juga tekun
Akibat flu suaranya parau
Tanjakan tinggi tebingnya curam
Saat belajar jangan bergurau
Kenaikan kelas tidaklah muram
Minta jamu dari Kanada
Peti bobol diterjang rusa
Jika kamu banyak bercanda
Nanti tolol sepanjang masa
Ada virus kian beredar
Apa daya tangan tak sampai
Ayo serius saat belajar
Ilmu didapat cita-cita tercapai
Hentakkan kaki saat berburu
Buaya didapat ternyata mati
Perhatikan penjelasan guru
Niscaya kamu mudah mengerti
Piala didapat meskipun tertatih
Upaya diramu tak pernah gentar
Setelah mengerti coba berlatih
Supaya kamu bertambah pintar
Lampu harus tetap berpijar
Fajar lurus seperti belati
Ilmu didapat dengan belajar
Belajar harus sepenuh hati
Bawa rombong berwarna biru
Pagar taman besi berduri
Jangan sombong pada guru
Agar Tuhan tak hinakan diri
Tanah luas tempatnya badak
Permukaan tanah tempat berpijak
Berpikirlah sebelum bertindak
Itulah tanda insan yang bijak
Cari bonsai pergi ke Maluku
Buat bingkai penghias diri
Jangan bosan membaca buku
Tidak menyesal kemudian hari
Pergi ke Malang mampir ke Batu
Ke Kota Blitar membawa belati
Jadilah orang suka membantu
Biar selamat di akherat nanti
Nonton TV lihat berita
Acara komedi banyak lucunya
Apa gunanya punya harta
Jika ilmu kau tidak punya
Minum jamu makannya roti
Ambil degan dibelah-belah
Dengan ilmu bisa mengerti
Bisa tahu mana yang salah
Anak Bu Ani bernama Kak Tipa
Kak Tipa itu hobinya makan quini
Jika bertemu di jalan saling tegur sapa
Agar silaturahmi tidak sampai di sini
Makan gurami di pulau Tebias
Gurami dimasak oleh Mak Pala
Menjadi guru itu hatinya harus luas dan ikhlas
Supaya berkah dan mendapat pahala
Tanjung batu terkenal dengan ikan tenggiri
Ikan tenggiri dimasak oleh adek ipar
Mari kembangkan kemampuan diri
Dengan mengakses platform Merdeka Mengajar
Kata lain Tanjung Batu adalah Pulau Kundur
Masyarakatnya ramah dan menjunjung budaya
Tingkatkan literasi dan numerasi jangan kendur
Supaya hidup terus berjaya
Dengan pantun nasehat, banyak hal tentang kehidupan dapat dipelajari dengan cara yang menyenangkan. (Mey)
Baca juga: 65 Pantun Pembuka Ceramah Lucu untuk Mencairkan Suasana
