Konten dari Pengguna

90 Contoh Kalimat Simpleks dan Kompleks beserta Pengertian dan Ciri-cirinya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 8 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Kalimat Simpleks dan Kompleks. Foto: Unsplash/Finn Mund
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Kalimat Simpleks dan Kompleks. Foto: Unsplash/Finn Mund

Dalam bahasa Indonesia, terdapat banyak kalimat yang harus dipelajari sejak duduk di bangku sekolah, salah satunya adalah kalimat simpleks dan kompleks. Agar lebih memahaminya, latihan dengan membuat contoh kalimat simpleks dan kompleks bisa dilakukan.

Pengertian dari kalimat simpleks atau biasa disebut kalimat tunggal adalah kalimat yang terdiri dari satu klausa atau satu struktur predikat. Sedangkan kalimat kompleks atau majemuk merupakan kalimat atas klausa utama dan klausa subordinatif.

Daftar isi

Pengertian, Ciri-ciri Kalimat Simpleks dan Kompleks

Ilustrasi Contoh Kalimat Simpleks dan Kompleks. Foto: Unsplash/Noémi Macavei-Katócz

Dikutip dari buku Bahasa Indonesia Kelas X, Suherli, dkk, (2017:39), kalimat dalam teks dapat dibentuk hanya oleh satu klausa, yaitu bagian kalimat yang memiliki subjek dan predikat (predikatif).

1. Kalimat Simpleks

Pengertian kalimat simpleks atau biasa disebut dengan kalimat tunggal adalah kalimat yang hanya memiliki satu klausa. Hal ini menunjukkan bahwa setiap bagian kalimat seperti subjek dan predikat merupakan satu kesatuan.

Kalimat simpleks unsur wajibnya adalah subjek dan predikat. Namun, bukan berarti tidak boleh ada unsur lain, seperti keterangan, subjek, atau pelengkap. Sasangka (2014) menyatakan kalimat simpleks dapat berstruktur:

  • Subjek dan predikat

  • Subjek, predikat, dan objek

  • Subjek, predikat, dan pelengkap

  • Subjek, predikat, objek, dan pelengkap

  • Subjek, predikat, dan keterangan, dan

  • Predikat.

Dengan demikian, kalimat simpleks tidak mesti kalimat pendek. Berikut ini contoh kalimat simpleks.

  1. Kakak itu dosen kami. (S-P)

  2. Kakak sedang membaca buku. (S-P-O)

  3. Kehebatan kakak diakui banyak dosen. (S-P-Pel)

  4. Kakak mengajari adiknya menulis (S-P-O-Pel)

  5. Kakak berangkat pukul 19.30 WIB. (S-P-K)

  6. Pergi! (P)

Kalimat (1-6) secara berurutan merupakan kalimat simpleks yang berstruktur S-P, S-P-O, S-P-Pel, S-P-O-Pel, S-P-K, dan P.

  • Kalimat (1) berstruktur subjek dan predikat. Subjek dalam kalimat tersebut adalah kakak itu, sedangkan predikat dalam kalimat tersebut adalah dosen kami.

  • Kalimat (2) berstruktur subjek, predikat, dan objek. Subjek dalam kalimat tersebut adalah kakak, predikatnya sedang membaca, sedangkan objeknya adalah buku.

  • Kalimat (3) berstruktur subjek, predikat, dan pelengkap. Subjek dalam kalimat tersebut adalah kehebatan kakak, predikatnya diakui, sedangkan pelengkapnya adalah banyak dosen

  • alimat (4) berstruktur subjek, predikat, objek, dan pelengkap. Subjek dalam kalimat tersebut adalah kakak, predikatnya mengajari, objeknya adiknya, sedangkan pelengkapnya adalah menulis.

  • Kalimat (5) berstruktur subjek, predikat, dan keterangan. Subjek dalam kalimat tersebut adalah kakak, predikatnya berangkat, sedangkan keterangannya adalah pukul 19.30 WIB.

  • Kalimat (6) berstruktur predikat, yakni pergi!

Adapun ciri-ciri dari kalimat simpleks adalah sebagai berikut:

  • Kalimat simpleks memuat satu klausa lengkap, yang bisa berbentuk subjek–predikat, subjek–predikat–objek, subjek–predikat–objek–keterangan, atau subjek–predikat–objek–keterangan–pelengkap.

  • Kalimatnya bersifat sederhana karena terdiri atas satu klausa saja.

  • Umumnya, kalimat simpleks hanya terdapat satu kejadian atau peristiwa saja.

  • Kalimat simpleks tidak menggunakan konjungsi atau kata penghubung.

  • Kalimat ini juga tidak menggunakan tanda baca koma.

2. Kalimat Kompleks

Kalimat kompleks atau biasa disebut dengan kalimat majemuk bertingkat adalah kalimat yang terdiri dari dua klausa dan salah satu klausa tersebut menjadi bagian klausa yang lain. Kumalasari et al. (2017) menyatakan kalimat kompleks adalah kalimat yang memiliki dua klausa atau lebih.

Klausa yang menjadi bagian klausa lain biasa disebut dengan klausa subordinat sedangkan klausa lainnya disebut sebagai klausa utama. Klausa subordinat ini adalah klausa yang tidak dapat berdiri sendiri karena tergantung pada klausa utama. Berikut ini dipaparkan contoh kalimat kompleks.

  • Siska datang ketika pembahasan selesai.

  • Ulfa berkata bahwa Uswatun akan kembali lagi Senin.

Kalimat tersebut merupakan contoh kalimat kompleks. Hal ini dapat ditandai dengan adanya dua klausa, yakni klausa utama dan klausa subordinat.

Klausa utama dalam kalimat tersebut adalah Siska datang dan Ulfa berkata. Adapun klausa subordinatif dalam kalimat tersebut adalah ketika pembahasan selesai dan bahwa Uswatun akan kembali lagi Senin yang berfungsi sebagai perluasan dari klausa utama.

Kalimat kompleks memiliki enam bentuk. Menurut Kumalasari et al. (2017) keenam bentuk kalimat komplek tersebut meliputi:

  1. Kalimat kompleks yang terdiri dari dua klausa

  2. Kalimat kompleks yang terdiri dari tiga klausa

  3. Kalimat kompleks yang terdiri dari empat klausa

  4. Kalimat kompleks yang terdiri dari lima klausa

  5. Kalimat kompleks yang terdiri dari enam klausa, dan

  6. Kalimat kompleks yang terdiri dari tujuh klausa. Bentuk-bentuk kalimat kompleks di atas didasarkan pada jumlah klausa dalam suatu kalimat.

Kalimat kompleks memiliki ciri-ciri antara lain:

  • Terdapat dua peristiwa atau kejadian di dalam kalimat kompleks.

  • Struktur di dalam kalimat kompleks dipisahkan menggunakan tanda koma maupun konjungsi (kata penghubung).

  • Mempunyai dua subjek dan predikat di dalam kalimat kompleks.

Contoh Kalimat Simpleks dan Kompleks

Ilustrasi Contoh Kalimat Simpleks dan Kompleks. Foto: Unsplash/Jonas Jacobsson

Berikut adalah contoh kalimat simpleks dan kompleks dalam bahasa Indonesia:

1. Contoh Kalimat Simpleks

  1. Kakek menyapu di halaman.

  2. Nina membeli sayur di pasar.

  3. Adik mengantuk.

  4. Ibu Nia mengajar Bahasa Inggris di SMAN 1 Balikpapan.

  5. Nara membersihkan sampah di belakang rumahnya.

  6. Binatang itu menerkam mangsanya dengan ganas.

  7. Risa memakai seragam baru di hari pertama masuk sekolah.

  8. Mbak Dina sedang membuat kue.

  9. Paman sedang membaca koran.

  10. Bibi sedang menonton televisi.

  11. Elvino sedang mengerjakan PR Matematika.

  12. Ibu menanam bunga mawar di taman.

  13. Ayah memancing ikan di sungai.

  14. Adik terjatuh dari sepeda.

  15. Hani memakai kerudung ke sekolah.

  16. Polisi itu menangkap segerombolan pencuri.

  17. Aku membuang sampah pada tempatnya.

  18. Ica menangis tersedu-sedu.

  19. Tedy bermain bola di lapangan.

  20. Bu Tin menjual buah-buahan di pasar.

  21. Bu guru mengajar di kelas.

  22. Anak-anak sedang bermain di taman.

  23. Bunga-bunga bermekaran di halaman belakang rumah.

  24. Ayah sedang membaca koran di ruang tamu.

  25. Mobil itu parkir di depan toko.

  26. Ibu sedang memasak di dapur.

  27. Anank-anak itu sedang berlari di lapangan.

  28. Suhu udara hari ini terasa lebih sejuk.

  29. Pesawat terbang melintas di langit biru.

  30. Daun pohon-pohon di jalan sudah mulai berguguran.

  31. Tikus-tikus kecil berlarian di halaman belakang.

  32. Teman-temanku sedang berbicara di ruang kelas.

  33. Sekolah itu memiliki fasilitas olahraga yang lengkap.

  34. Buku-buku pelajaran tersusun rapi di rak.

  35. Ikan-ikan kecil berenang di dalam akuarium.

  36. Mobil polisi sedang melintas dengan kecepatan tinggi.

  37. Kucingku sedang berjemur di teras rumah.

  38. Kakiku terasa lelah.

  39. Pelajaran matematika akan diajarkan oleh Bu Ani.

  40. Jam dinding menunjukkan pukul sepuluh malam.

  41. Bola basket itu meluncur masuk ke dalam keranjang.

  42. Ibu sedang menyapu halaman.

  43. Aku sedang mendengarkan musik favoritku.

  44. Anak-anak bermain di taman.

  45. Bulan bersinar terang di langit malam.

2. Contoh Kalimat Kompleks

  1. Aku membeli sepatu baru, tetapi ukurannya kebesaran.

  2. Wati pergi ke pasar, sedangkan Andi berangkat ke bengkel.

  3. Egi merupakan anak yang cerdas, tetapi sifat angkuhnya membuat dia tidak disukai banyak orang.

  4. Anda bisa menikmatinya secara gratis atau memilih langganan berbayar.

  5. Tania ingin sekali menjadi dokter, tetapi dia kurang menyukai biologi.

  6. Vira kuliah di perguruan tinggi negeri, sedangkan Elita kuliah di perguruan tinggi swasta.

  7. Rina anak yang rajin, tetapi adiknya pemalas.

  8. Chef Arnold memasak ayam goreng dan merebus daging di dapur.

  9. Nana selalu bangun pagi, sementara Wanwan selalu bangun terlambat.

  10. Dia bukan penyair, melainkan seorang penyiar.

  11. Ibu memasak ayam goreng dan merebus singkong di dapur.

  12. Ayahku bekerja sebagai dosen, sedangkan ibuku bekerja sebagai guru SMA.

  13. Bibi baru saja membeli daging sapi dan daging kambing di pasar lama.

  14. Adik berangkat ke sekolah pagi ini, tetapi tidak diantar ayah.

  15. Aku sudah berusaha mengerjakan PR Matematika, sedangkan temanku ingin menconteknya.

  16. Dia pergi ke toko bahan makanan dan membeli beberapa barang.

  17. Kamu bisa memilih untuk pergi ke bioskop atau menonton film di rumah.

  18. Dia terlambat bangun pagi ini, tetapi masih berhasil sampai ke kantor tepat waktu.

  19. Dia menyukai olahraga sepak bola dan basket.

  20. Dia senang bermain musik, sedangkan saudaranya lebih suka melukis.

  21. Bu guru memberinya nilai rendah, padahal dia sudah mengerjakan tugasnya dengan baik.

  22. Ayah pergi ke supermarket, sementara ibu memasak makan malam di rumah.

  23. Kakak sedang menonton televisi, ketika ibu sedang memasak.

  24. Anya sedang tidur, ketika ayah sedang menyelesaikan pekerjaannya.

  25. Ketika Kakak pulang, aku sedang membaca buku.

  26. Bunda akan memberikan hadiah kepadaku, jika aku menjadi juara umum di sekolah ini.

  27. Saskia tidak berada di rumah, ketika gempa itu sedang berlangsung.

  28. Ibu Gusti sedang sibuk di toko, sehingga Gusti pergi membantu ibunya.

  29. Aku ingin membeli HP baru, jika tabunganku sudah cukup.

  30. Rere menonton film horor di bioskop bersama temannya malam ini, sehingga ia tidak mengerjakan tugas sekolahnya.

  31. Aku ingin pergi ke Amerika, jika mempunyai cukup uang.

  32. Rayhan tetap berangkat sekolah, walaupun hujan deras.

  33. Makan dan minumlah yang banyak agar sehat dan tetap kuat.

  34. Ibu rajin menyirami tanaman mawar di taman, sehingga bunganya tumbuh subur.

  35. Pasien itu diizinkan pulang, apabila kondisinya sudah membaik.

  36. Bibi menyalakan lampu, ketika hari mulai gelap.

  37. Fahri bisa mendapatkan nilai bagus dalam ulangan Matematika, meskipun ia tidak belajar semalam.

  38. Dia belajar dengan giat agar bisa mendapat nilai tinggi dalam ujian.

  39. Walaupun hujan deras, mereka tetap melanjutkan perjalanan ke pantai.

  40. Meskipun terlambat, mereka masih bisa menyaksikan pertunjukan seni yang menarik.Dia mengerjakan tugasnya dengan tekun, sehingga mendapatkan pujian dari guru.

  41. Siswa belajar dengan tekun, maka mereka berhasil meraih prestasi yang gemilang.

  42. Tanpa bantuan dari teman-temannya, dia tidak akan selesai tepat waktu.

  43. Dia berkata bahwa dia akan datang ke pesta ulang tahunmu jika tidak ada halangan.

  44. Meskipun sulit, dia tetap berusaha mencapai tujuannya.

  45. Ketika hujan turun, mereka mencari tempat berteduh di bawah pohon.

Baca Juga: 40 Contoh Kalimat Konjungsi Informatika sesuai Format Bakunya

Dengan mengetahui contoh kalimat simpleks dan kompleks beserta pengertian dan ciri-cirinya, maka akan lebih mudah menyusun kalimat sesuai dengan kaidah tata bahasa.(Adm)