Akibat Hidup Tidak Rukun dalam Kehidupan Bermasyarakat

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hidup rukun merupakan salah satu kunci untuk mencapai kehidupan yang damai. Sebagai makhluk sosial, manusia berinteraksi dengan manusia lainnya. Untuk dapat menjalin interaksi yang baik, menciptakan hidup rukun merupakan cara yang paling tepat.
Menurut Mulyanto dalam jurnal Kajian Teoritis Hidup Rukun di Rumah, hidup rukun adalah sikap menjaga hubungan baik dengan sesama. Hubungan baik dapat tercapai jika individu memahami etika dalam pergaulan di rumah, sekolah, atau masyarakat.
Memiliki musuh seribu itu mudah, tetapi untuk memiliki satu sahabat itu sangat sulit. Inilah fungsi dari hidup rukun, yaitu agar seseorang tidak memiliki musuh baik di lingkungan keluarga, sekolah, atau masyarakat.
Lantas, apa saja akibat yang ditimbulkan jika manusia tidak hidup rukun? Simak uraian lengkapnya berikut ini.
Akibat Hidup Tidak Rukun
Hidup tidak rukun sudah pasti akan memberikan dampak negatif. Merangkum buku Pendidikan dan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Kelas 2 oleh M. Masan dan Rachmat (2017: 05), berikut akibat yang ditimbulkan hidup tidak rukun.
Terputusnya tali silaturahmi antarsesama.
Lingkungan menjadi tidak harmonis, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan.
Apabila seseorang mempunyai masalah, ia tidak memiliki kawan untuk meminta pertolongan.
Tidak dapat secara maksimal ikut serta dalam melaksanakan program pembangunan ke arah yang lebih baik.
Semakin banyak kemungkinan munculnya tindakan kejahatan yang meresahkan, seperti perselisihan, pertikaian, hingga pembunuhan.
Membuat seseorang lebih canggung apabila ingin beraktivitas. Apalagi harus bertemu dengan orang yang sedang memiliki konflik.
Melonggarkan rasa persatuan dan kesatuan yang ada di masyarakat, sehingga berdampak negatif. Hal ini akan memudahkan pihak asing untuk memecah belah, karena individu tidak lagi lagi peduli terhadap persatuan dan kesatuan bangsanya.
Hidup tidak rukun dapat terjadi bahkan dalam lingkup terkecil, yaitu keluarga. Sebab, setiap orang diciptakan dengan memiliki karakter yang berbeda-beda.
Oleh karena itu, penting untuk membiasakan sikap saling mengerti, menghormati, menghargai, toleransi, mengasihi dan menyayangi serta menahan ego diri di lingkungan keluarga.
Agar ketika terjun langsung dalam kehidupan bermasyarakat, seseorang lebih mudah menciptakan kehidupan yang rukun.
Manfaat Hidup Rukun
Setelah mengetahui dampak negatif dari hidup tidak rukun yang banyak menimbulkan kerugian bagi manusia. Manusia harusnya mulai sadar untuk memahami pentingnya hidup rukun agar kehidupannya berjalan dengan damai dan lancar.
Tanpa disadari, sebenarnya hidup rukun juga memiliki banyak manfaat. Banyak manusia yang masih menyepelekan manfaat menciptakan hidup rukun dalam kegiatan sehari-hari. Manfaat hidup rukun, yaitu:
Memiliki banyak teman
Tidak akan terjadi pertengkaran dan perselisihan
Menciptakan rasa persatuan dan kesatuan bangsa
Menciptakan rasa aman dan damai
Tali persaudaraan terjalin dengan baik
Jika mengalami kesulitan, banyak orang yang ingin membantu
(VIO)
