Konten dari Pengguna

Apa Itu Dry Cleaning? Ini Penjelasan beserta Cara Kerjanya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi dry cleaning adalah alternatif cara mencuci pakaian. Sumber: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi dry cleaning adalah alternatif cara mencuci pakaian. Sumber: Pexels

Dry cleaning adalah salah satu alternatif cara mencuci pakaian. Metode dry cleaning ini ditemukan pada tahun 1820 oleh Thomas Jennings, seorang penjahit di New York, Amerika Serikat.

Saat itu, Thomas Jennings sedang mencari cara untuk membersihkan pakaian pelanggan tanpa merusak tekstur halus dari kainnya. Setahun kemudian, ia mengajukan paten untuk teknologi cuci baju yang dinamakan dry scouring sebelum hancur terbakar pada 1836.

Apa Itu Dry Cleaning

Ilustrasi dry cleaning adalah alternatif cara mencuci baju. Sumber: Pexels

Dry cleaning menggunakan teknik mencuci baju yang berbeda dengan laundry tradisional yang menggunakan air serta detergen. Mengutip laman Good Housekeeping, dry cleaning adalah proses pembersihan pakaian tanpa menggunakan air.

Meski terdengar tidak mungkin, teknologi dry cleaning benar-benar mampu membersihkan pakaian layaknya dicuci dengan air. Alih-alih menggunakan larutan air dan detergen, dry cleaning memanfaatkan pelarut organik.

Baca Juga: Teknik Mencuci Dry Cleaning Telah Dikenal Sejak Tahun 79

Pelarut organik tersebut berfungsi untuk mengangkat noda tanpa merusak kain halus. Itu mengapa proses dry cleaning ini sangat cocok untuk diaplikasikan pada kain sutera, wol, dan beludru.

Dry cleaning bukanlah proses pencucian baju yang dapat dilakukan tanpa pelatihan dan peralatan yang tepat. Sebagian besar praktik dry cleaning dilakukan oleh perusahaan laundry profesional.

Cara Kerja Dry Cleaning

Berikut ini langkah-langkah dry cleaning yang umumnya dilakukan oleh petugas laundry terlatih.

1. Penandaan pakaian

Saat pertama kali diserahkan ke jasa dry cleaning, pakaian akan diberi nomor unik untuk mengidentifikasi jenis dan sifat kain dari setiap item. Proses ini membantu petugas untuk memastikan kebutuhan pembersihan pakaian pelanggan dan menghindari kesalahan dalam prosesnya.

2. Inspeksi pakaian

Semua pakaian akan diperiksa untuk diberi tanda jika ditemukan noda. Lalu, pakaian akan masuk ke tahap pra-perawatan dengan menggunakan bahan kimia khusus untuk menghilangkan noda.

Pada proses ini, ornamen hiasan dan kancing ditutup dengan kain lembut atau dilepas sementara untuk melindunginya dari kerusakan.

3. Pakaian masuk ke mesin

Selanjutnya adalah memasukkan pakaian kotor ke dalam mesin dry cleaning. Pelarut organik pilihan dipompa ke dalam mesin selagi pakaian dicuci secara otomatis.

Mesin dry cleaning jauh lebih besar dibandingkan mesin cuci baju biasa di rumah. Namun, cara kerja kedua mesin ini hampir sama karena proses dry cleaning juga diatur oleh tombol pengatur kecepatan pemutaran dan kontrol suhu.

Baca Juga: Mengetahui Bahaya dari Teknik Pencucian 'Dry Cleaning'

4. Inspeksi kedua

Setelah proses dry cleaning selesai, pakaian akan diperiksa kembali untuk memastikan semua noda telah hilang. Semua kancing, hiasan, dan jahitan akan dicek untuk memastikannya tetap utuh. Jika ada hiasan atau kancing yang dilepas, maka akan dipasangkan kembali.

5. Sentuhan akhir

Petugas laundry umumnya akan menyetrika setiap pakaian untuk menghilangkan kerutan. Penyempurnaan bentuk pakaian juga dapat dilakukan menggunakan mesin setrika uap.

Proses ini memungkinkan hasil akhir pakaian yang lebih halus dan tertata. Semua pakaian wajib dilakukan pemeriksaan akhir sebelum ditutup dengan plastik dan dikembalikan ke pemiliknya.

Frequently Asked Question Section

Siapa penemu teknologi dry cleaning?
chevron-down

Metode dry cleaning ini ditemukan pada tahun 1820 oleh Thomas Jennings, seorang penjahit di New York, Amerika Serikat.

Apakah dry cleaning menggunakan detergen?
chevron-down

Alih-alih menggunakan larutan air dan detergen, dry cleaning memanfaatkan pelarut organik untuk membersihkan pakaian.

Apa fungsi larutan organik dalam proses dry cleaning?
chevron-down

Pelarut organik dalam dry cleaning berfungsi untuk mengangkat noda tanpa merusak kain halus.

(ALS)