Apa Itu Muhsin dalam Islam? Ini Pengertian dan Ciri-cirinya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Umat Islam dianjurkan untuk melakukan kebaikan dan menjadi seorang muhsin agar dicintai Allah. Muhsin adalah istilah yang erat kaitannya dengan keimanan.
Mengutip buku Tafsir Fi Zhilalil Quran Edisi Istimewa Jilid 6 oleh Sayyid Quthb, muhsin merupakan sebutan untuk seorang Muslim dengan tingkat keimanan yang tinggi.
Muhsin berasal dari kata ahsanu-muhsinu yang berarti membaguskan atau memperbaiki. Secara istilah, muhsin adalah orang yang berbuat kebaikan (ihsan). Dari pengertian di atas, muhsin dapat dimaknai sebagai orang yang selalu memperbaiki diri dan senantiasa melakukan kebaikan agar mendapat rahmat Allah.
Tingkatan Muhsin
Sejatinya, muhsin tidak dapat dipisahkan dengan ihsan. Keduanya merupakan satu kesatuan yang saling berkaitan. Ihsan itu sendiri memiliki arti perbuatan baik.
Rasulullah menjelaskan ihsan sebagai perbuatan baik yang dilakukan sebagai bentuk rasa taat kepada Allah. Dalam hadits riwayat Muslim, malaikat Jibril bertanya kepada Nabi Muhammad tentang pengertian muhsin.
Rasulullah menjawab, “Ihsan adalah menyembah Allah seakan-akan kalian melihat-Nya. Kalaupun tidak bisa melihat-Nya ketahuilah sesungguhnya Allah maha melihat apa yang kalian kerjakan”.
Muhsin sendiri dapat dibedakan menjadi tiga tingkatan. Dalam buku RIPAIL (Rangkuman Ilmu Pengetahuan Agama Islam Lengkap) Untuk SD, SMP, SMA dan UMUM, Raras Huraerah menjelaskan ketiga tingkat muhsin sebagai berikut:
Tingkatan muhsin paling rendah: orang yang beribadah untuk mencari pahala. Orang seperti ini diibaratkan sebagai seorang pedagang yang mencari keuntungan.
Tingkatan Muraqabah: orang yang melakukan ibadah karena merasa seluruh gerak-geriknya selalu diawasi oleh Allah SWT.
Tingkatan Musyahadah: orang yang melakukan ibadah karena selalu menyaksikan dan merasakan kehadiran Allah. Mereka melakukan ibadah dengan khusyu dan penuh keikhlasan untuk mendapatkan rahmatnya.
Baca Juga: Pengertian Ihsan dan Tingkatannya
Ciri-Ciri Muhsin
Seorang Muslim perlu mengetahui ciri-ciri muhsin agar bisa meneladaninya dalam kehidupan sehari-hari. Karakteristik seorang muhsin telah dijelaskan di dalam Al-Quran, salah satunya surat Ali Imran ayat 134, Allah SWT berfirman:
ٱلَّذِینَ یُنفِقُونَ فِی ٱلسَّرَّاۤءِ وَٱلضَّرَّاۤءِ وَٱلۡكَـٰظِمِینَ ٱلۡغَیۡظَ وَٱلۡعَافِینَ عَنِ ٱلنَّاسِۗ وَٱللَّهُ یُحِبُّ ٱلۡمُحۡسِنِینَ
Artinya: "Yaitu orang-orang yang menafkahkan hartanya, baik di waktu lapang maupun sempit dan orang-orang yang menahan amarahnya maupun memaafkan kesalahan orang. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik."
Selain beberapa ciri di atas, seorang muhsin juga senantiasa melakukan perbuatan baik dalam hidup. Berikut ini perilaku ihsan yang selalu diterapkan oleh seorang muhsin:
Melakukan ibadah dengan khusyu dan penuh keikhlasan.
Bersikap hormat kepada orang tua dan memenuhi segala haknya.
Menjalin silaturahmi kepada orang Muslim maupun non-Muslim.
Mengasihi dan menyantuni anak yatim dan fakir miskin.
Bersabar terhadap ujia dan membalas kejahatan dengan kebaikan.
Berbuat baik kepada semua makhluk Allah, baik hewan maupun tumbuhan.
(GLW)
Frequently Asked Question Section
Apa arti ihsan?

Apa arti ihsan?
Ihsan memiliki arti perbuatan baik.
Ada berapa tingkatan muhsin?

Ada berapa tingkatan muhsin?
Muhsin memiliki tiga tingkatan, yakni muhsin paling rendah, muraqabah, dan musyahadah.
Apa arti kata ahsanu-muhsinu?

Apa arti kata ahsanu-muhsinu?
Ahsanu-muhsinu memiliki arti membaguskan atau memperbaiki.
