Konten dari Pengguna

Apa Itu P5 dalam Kurikulum Merdeka? Ini Penjelasan yang Perlu Diketahui

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apa Itu P5 dalam Kurikulum Merdeka. Sumber: Pexels/Roman Odintsov
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apa Itu P5 dalam Kurikulum Merdeka. Sumber: Pexels/Roman Odintsov

Apa itu P5 dalam Kurikulum Merdeka? Mungkin masih banyak orang tua maupun peserta didik yang tidak mengetahui istilah ini. P5 merupakan singkatan dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.

Program P5 dibuat oleh pemerintah. Harapannya adalah seluruh pelajar di Indonesia dapat mengimplementasikan seluruh nilai yang terdapat dalam Pancasila.

Penjelasan Apa Itu P5 dalam Kurikulum Merdeka

Ilustrasi Apa Itu P5 dalam Kurikulum Merdeka. Sumber: Unsplash/Syahrul Alamsyah Wahid

Pada Kurikulum Merdeka, terdapat istilah P5. Apa itu P5 dalam Kurikulum Merdeka? Dikutip dari situs gtk.dikdasmen.go.id, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan program yang dirancang Kemendikbudristek sebagai bagian dari Kurikulum Merdeka yang bertujuan untuk mendorong tercapainya Profil Pelajar Pancasila.

Selain untuk mengimplementasikan nilai Pancasila, P5 memiliki tujuan lainnya. Tujuannya yaitu sebagai berikut:

  • Memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk mengetahui isu-isu di sekitar.

  • Mendorong seluruh peserta didik untuk menjadi pelajar yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku sesuai dengan nilai Pancasila.

  • Menginspirasi agar dapat berkontribusi pada lingkungan di sekitar.

  • Melatih kemampuan memecahkan masalah.

  • Mengembangkaan kterampilan, sikap, dan pengetahuan.

Prinsip-Prinsip P5

Ilustrasi Apa Itu P5 dalam Kurikulum Merdeka. Sumber: Unsplash/Bayu Syaits

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dirancang bukan tanpa sebab. Para pendidik dan praktisi menyadari jika ada banyak isu di luar kelas yang dapat membantu peserta didik dalam memahami hubungan antara pembelajaran dan kehidupan sehari-hari.

Pada penerapannya, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) menggunakan empat prinsip. Adapun prinsip yang digunakan sebagai berikut.

1. Holistik

Prinsip yang pertama adalah holistik. Holistik artinya adalah memandang sesuatu dengan utuh dan menyeluruh. Prinsip holistik dalam P5 dapat mendorong murik untuk menelaah teks untuk memahami isu-isu tertentu.

2. Kontekstual

Prinsip selanjutnya yaitu kontekstual. Kontekstual maksudnya kegiatan pembelajaran berdasarkan pengalaman nyata di kehidupan sehari-hari.

Peserta didik dapat memecahkan masalah dan mendapatkan pengalaman langsung. Dengan demikian, diharapkan setiap peserta didik mendapatkan pelajaran yang lebih bermakna.

3. Ekspolaratif

Ketiga adalah eksploratif. Prinsip ini erat kaitannya dengan semangat dalam membuka ruang untuk pengembangan diri dan inkuiri peserta didik. P5 memiliki area eksplorasi yang sangat luas. Mulai dari segi alokasi, penyesuaian, waktu, dan lain-lain.

4. Berpusat pada Peserta Didik

Prinsip terakhir yaitu berpusat pada peserta didik. P5 membuat peserta didik menjadi subjek pembelajaran aktif. Oleh karena itu, dalam P5, murid diperbolehkan untuk memilih maupun mengusulkan topik yang sesuai dengan minat masing-masing.

Baca juga: Kaitan Diagram Gunung Es dengan Profil Pelajar Pancasila

Apa itu P5 dalam Kurikulum Merdeka? P5 adalah singkatan dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang dirancang oleh Kemendikbudristek. (FAR)