Apa Itu Standalone Market? Ketahui Pengertiannya di Sini

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa itu standalone market? Istilah tersebut berkaitan dengan pengelompokan pasar saham dalam sistem klasifikasi MSCI.
Status ini dapat diberikan kepada suatu negara ketika kondisi pasar tidak lagi memenuhi karakteristik yang diperlukan untuk masuk dalam kelompok developed, emerging, atau frontier market.
Perubahan klasifikasi tersebut dapat memengaruhi cara pasar saham suatu negara ditempatkan dalam indeks global dan dinilai oleh investor institusional internasional.
Apa Itu Standalone Market dalam Klasifikasi MSCI?
Apa itu standalone market? Dikutip dari msci.com, tandalone market adalah kategori pasar saham yang berdiri sendiri di luar kelompok developed market, emerging market, dan frontier market dalam klasifikasi MSCI.
Kategori ini digunakan untuk pasar yang memiliki kondisi tertentu sehingga tidak sesuai ditempatkan dalam tiga kelompok utama tersebut, termasuk ketika aksesibilitas, likuiditas, ukuran pasar, atau kondisi investasinya mengalami persoalan yang cukup serius.
MSCI mengevaluasi pasar saham secara berkala melalui beberapa kriteria. Salah satunya adalah economic development yang menilai keberlanjutan perkembangan ekonomi, meskipun kriteria ini terutama digunakan untuk menentukan status developed market.
Ukuran dan likuiditas juga diperhitungkan untuk melihat apakah sekuritas memenuhi persyaratan minimum investability dalam indeks MSCI Global Standard.
Faktor lain yang penting adalah market accessibility. Penilaian ini melihat pengalaman investor institusional internasional ketika mengakses dan melakukan transaksi di suatu pasar.
Aspek yang diperhatikan mencakup keterbukaan informasi, stabilitas kerangka kelembagaan, kemudahan arus modal, efisiensi sistem operasional, serta kemampuan investor menjalankan aktivitas pasar secara wajar.
MSCI membagi standalone market secara luas ke dalam dua kelompok. Kelompok pertama mencakup pasar yang baru memenuhi syarat untuk masuk dalam cakupan MSCI, termasuk pasar yang sebelumnya belum tercakup atau pernah tertutup bagi kelompok investor tertentu.
Kelompok kedua mencakup pasar yang sebelumnya berstatus developed, emerging, atau frontier, tetapi kemudian mengalami penurunan serius dalam aksesibilitas pasar maupun ukuran dan likuiditas.
Status standalone bukan sekadar label administratif. Klasifikasi pasar menjadi salah satu komponen dalam penyusunan indeks MSCI sehingga perubahan status dapat memengaruhi cara suatu pasar dibandingkan dengan negara lain dalam indeks global.
Investor juga menggunakan klasifikasi tersebut untuk memahami karakteristik pasar serta mengukur akses dan kondisi investasi lintas negara.
Dalam kasus Indonesia, MSCI pada 15 Oktober 2026 mengumumkan konsultasi mengenai usulan perubahan MSCI Indonesia Indexes dari Emerging Market menjadi Standalone Market.
Konsultasi berlangsung hingga 30 April 2027, sedangkan keputusan final dijadwalkan diumumkan paling lambat 30 Juni 2027.
MSCI menyebut adanya kekhawatiran terkait transparansi struktur kepemilikan saham dan dugaan pola perdagangan terkoordinasi di pasar Indonesia.
Sejumlah reformasi telah diumumkan, termasuk peningkatan keterbukaan pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1 persen, klasifikasi investor yang lebih terperinci, pelaporan High Shareholding Concentration, serta rencana menuju minimum free float 15 persen.
Perubahan status belum otomatis terjadi karena MSCI masih membuka konsultasi dan menunggu masukan dari pelaku pasar.
Jika evaluasi tidak menemukan perbaikan material yang cukup dalam tata kelola dan fungsi pasar, proses reklasifikasi menuju standalone market dapat dilanjutkan.
Apa itu standalone market? Jawabannya merujuk pada kategori khusus dalam kerangka klasifikasi pasar MSCI untuk kondisi yang tidak lagi sesuai dengan kelompok utama lainnya.
Status tersebut menunjukkan perlunya melihat aspek aksesibilitas, likuiditas, tata kelola, dan kondisi perdagangan secara lebih menyeluruh. (Shofia)
Baca Juga: Platform Micro Credential pada Market, Inilah Jawabannya
