Apa Itu Umanis Galungan? Ini Penjelasan dan Filosofinya dalam Tradisi Hindu

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa itu Umanis Galungan? Di dalam tradisi Hindu, khususnya di Bali, Umanis Galungan merupakan hari yang jatuh sehari setelah Hari Raya Galungan.
Hari ini memiliki makna khusus karena masih menjadi bagian dari rangkaian perayaan kemenangan Dharma atau kebaikan atas Adharma atau kejahatan.
Apa Itu Umanis Galungan Bagi Masyarakat Hindu di Bali?
Apa itu Umanis Galungan? Mengutip dari situs bimashindu.kemenag.go.id, berikut adalah penjelasan dan filosofinya dalam tradisi Hindu.
Hari Raya Galungan merupakan momentum penting bagi umat Hindu untuk memperingati kemenangan nilai-nilai kebenaran dan kebajikan.
Perayaan ini juga menjadi waktu untuk memperkuat hubungan spiritual dengan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dan menghormati leluhur yang diyakini turun ke dunia pada masa Galungan.
Sementara itu, Umanis Galungan adalah hari yang dirayakan setelah Galungan sebagai wujud rasa syukur dan kebahagiaan atas kemenangan Dharma tersebut.
Kata umanis sendiri memiliki arti manis atau menyenangkan. Oleh karena itu, Umanis Galungan identik dengan suasana penuh kegembiraan, kebersamaan, dan rasa syukur setelah umat Hindu melaksanakan berbagai rangkaian ibadah pada Hari Raya Galungan.
Dalam pelaksanaannya, Umanis Galungan sering dimanfaatkan untuk mempererat tali persaudaraan dengan keluarga, kerabat, maupun sahabat.
Banyak masyarakat yang melakukan kegiatan silaturahmi, berkunjung ke tempat rekreasi, atau menghabiskan waktu bersama keluarga sebagai bentuk perayaan kebahagiaan setelah menjalankan ritual keagamaan.
Secara filosofis, Umanis Galungan mengandung pesan bahwa kemenangan kebaikan tidak hanya dirayakan secara seremonial, melainkan juga harus diwujudkan di dalam kehidupan sehari-hari.
Nilai-nilai seperti kejujuran, kesabaran, ketulusan, serta pengendalian diri menjadi bagian penting yang perlu terus dijaga setelah perayaan Galungan berakhir.
Selain itu, Umanis Galungan juga mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan hubungan antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan sekitar.
Filosofi tersebut sejalan dengan ajaran Hindu yang menekankan keseimbangan hidup dan upaya terus-menerus untuk menegakkan Dharma dalam setiap tindakan.
Umanis Galungan bukan sekadar hari libur atau perayaan biasa, melainkan momen refleksi yang sarat makna spiritual.
Melalui perayaan ini, umat Hindu diajak untuk terus menumbuhkan kebajikan dan mempertahankan nilai-nilai Dharma dalam kehidupan bermasyarakat.
Demikianlah penjelasan mengenai apa itu Umanis Galungan beserta filosofi yang terkandung di dalamnya dalam tradisi Hindu. (Dista)
Baca Juga: 50 Ucapan Hari Raya Galungan yang Penuh Makna dan Doa Kebaikan
