Konten dari Pengguna

Apa yang Dimaksud Saling Ketergantungan dalam Membangun Kehidupan Kebangsaan?

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi saling ketergantungan. Foto: iStock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi saling ketergantungan. Foto: iStock

Manusia diciptakan sebagai makhluk sosial, yang berarti manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain. Dengan kata lain, setiap masyarakat saling ketergantungan antara satu sama lain untuk menjalani kehidupan dengan baik.

Saling ketergantungan maksudnya adalah sikap saling membutuhkan antarsesama, karena setiap manusia tidak bisa hidup jika tidak berhubungan dengan orang lain.

Sikap saling ketergantungan tersebut tidak hanya berlaku pada individu saja, tetapi juga pada antar instansi maupun pemerintahan, seperti antarkota, antarprovinsi, hingga antarnegara.

Sejak dulu, masyarakat Indonesia dikenal dengan sikap gotong royongnya. Sikap ini merupakan wujud saling ketergantungan dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara.

Apa yang dimaksud dengan saling ketergantungan dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara? Simak penjelasannya berikut.

Baca juga: 6 Upaya Mengembangkan Kehidupan Kebangsaan Menuju Masyarakat Sejahtera

Apa yang Dimaksud dengan Saling Ketergantungan dalam Membangun Kehidupan Kebangsaan?

Ilustrasi saling ketergantungan. Foto: iStock

Saling ketergantungan dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara maksudnya adalah masyarakat harus saling mendukung dan membantu satu sama lain untuk memajukan bangsa dan negara.

Sikap ini bisa dimulai dari lingkup kecil, mulai dari keluarga hingga lingkungan masyarakat secara umum. Misalnya, gotong royong membersihkan lingkungan RT, mengantarkan tetangga yang sedang sakit ke rumah sakit, dan sebagainya.

Ada berbagai bidang yang mencerminkan perwujudan sikap tersebut, misalnya dalam membangun perekonomian. Mengutip buku Tematik Kelas 6 SD Tema 5 terbitan Kemendikbud, banyak jenis wirausaha tradisional yang menyebar secara lintas budaya di berbagai wilayah.

Ada kalanya satu jenis wirausaha membutuhkan dukungan dari wirausaha lain yang ada di pulau yang berbeda. Satu sama lain saling mendukung untuk menghasilkan produk berkualitas demi meningkatkan perekonomian bangsa.

Sikap saling ketergantungan ini juga mampu menumbuhkan sikap persatuan dan kesatuan antarsesama masyarakat yang bisa berujung pada integrasi nasional.

Mengutip buku Pendidikan Kewarganegaraan oleh Dr. I Nengah Suastika, M.Pd. dan Prof. Dr. Sukadi M.Pd., M.Ed., integrasi nasional adalah proses penyatuan berbagai kelompok budaya dan sosial ke dalam satu kesatuan wilayah dan pada pembentukan identitas yang mampu membangun rasa kebangsaan.

Indonesia dengan beragam suku dan budayanya membutuhkan masyarakat yang hidup saling ketergantungan sehingga bisa menjadikan bangsa Indonesia lebih satu, utuh, dan tidak terpecah belah.

Contoh Sikap Saling Ketergantungan

Ilustrasi sikap saling ketergantungan. Foto: iStock

Sikap saling ketergantungan dalam membangun kehidupan kebangsaan dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut beberapa contohnya.

  • Menggunakan transportasi umum ketimbang kendaraan pribadi ketika bepergian.

  • Membeli bahan-bahan makanan di pasar. Para pedagang akan mendapat bayaran untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, sementara bahan-bahan makanan yang dijual dapat diolah menjadi berbagai macam makanan.

  • Membeli jajanan di kantin sekolah. Siswa mendapat makanan untuk mengisi perut, sementara penjual di kantin mendapat upah untuk memenuhi kebutuhannya.

  • Menulis di buku. Buku yang digunakan ternyata berasal dari bubur kayu yang diperoleh dari daerah lain. Buku dapat digunakan sesuai kebutuhan, sementara daerah lain kayunya dapat terjual.

(ADS)