Konten dari Pengguna

Apa yang Menjadi Alasan Utama Perpindahan STI ke Yogyakarta?

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi. Apa yang menjadi laasan utama perpindahan STI ke Yogyakarta. Sumber: Pexels / Charles Parker
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi. Apa yang menjadi laasan utama perpindahan STI ke Yogyakarta. Sumber: Pexels / Charles Parker

80 tahun kemerdekaan Indonesia bukan menjadi waktu yang sebentar. Sepanjang 80 tahun kemerdekaan, terdapat berbagai hal yang telah dilewati sebagai cerita sejarah seperti perpindahan ibu kota negara seusai proklamasi. Hal ini menjadikan timbul pertanyaan mengenai apa yang menjadi alasan utama perpindahan STI ke Yogyakarta.

Setiap perpindahan pusat pemerintahan tentunya menjadi pertanyaan bagi masyarakat. Perpindahan ibu kota negara tentunya lebih banyak diakibatkan oleh persoalan politik dalam negeri yang cukup sulit diprediksi sejak dini.

Apa yang Menjadi Alasan Utama Perpindahan STI Ke Yogyakarta dan Bukan Kota Lain?

Ilustrasi. Apa yang menjadi alasan utama perpindahan STI ke Yogyakarta. Sumber: Pexels / Charles Parker

Dikutip dari buku Dasar Hukum & Analisis Tata Kelola Ibu Kota Negara Dari Berbagai Bidang, Orinton Purba, Mas’ud Muhammadiah & Ahmad Syamil, (2023), ibu kota negara merupakan pusat pemerintahan yang penting bagi suatu negara. Sebagai pusat pemerintahan, ibu kota negara memiliki peran yang sangat strategis dalam menjalankan tugas-tugas negara dan mempengaruhi perkembangan nasional.

Ibu kota negara merupakan pusat pemerintahan yang cukup sentral dan memiliki fungsi yang begitu besar dalam menjalankan roda pemerintahan. Di Indonesia sendiri, pemindahan pusat pemerintahan telah terjadi beberapa kali salah satunya ke Yogyakarta.

Hal tersebut menjadikan muncul pertanyaan mengenai apa yang menjadi alasan utama perpindahan STI ke Yogyakarta? Alasan utama perpindahan pusat pemerintahan dari Jakarta ke Yogyakarta diakibatkan oleh situasi keamanan yang memburuk di Jakarta.

Hal ini diakibatkan oleh adanya keberadaan pasukan sekutu dan NICA (Belanda) yang melakukan razia dan ancaman terhadap para pejabat negara. Kondisi ini membuat Sri Sultan hamengkubuwono IX dan Sri Pakualam VIII menawarkan kota Yogyakarta sebagai pusat pemerintahan sementara.

Perpindahan ibu kota dilaksanakan pada 3 Januari 1946 pada tengah malam untuk mencegah dikenali dan cegah oleh tentara NICA. Pada 4 Januari 1946 pagi, Soekarno dan rombongan tiba di Yogyakarta dan langsung dijemput oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Pakualam VIII, Panglima TKR Jenderal Soedirman dan pejabat negara lainnya.

Perpindahan ibu kota sementara ini terjadi sampai tahun 1948. Hal ini diakibatkan oleh pasukan Belanda yang melancarkan Agresi Militer II pada 19 Desember 1948. Kondisi tersebut, membuat pemerintah Indonesia membentuk Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Sumatera Barat di bawah pimpinan Syafruddin Prawiranegara.

Demikian informasi mengenai apa yang menjadi alasan utama perpindahan STI ke Yogyakarta. Perpindahan ini diakibatkan oleh kondisi keamanan yang memburuk di Jakarta. (RFL)

Baca juga: 5 Ciri Khas Kota Jakarta sebagai Ibu Kota Negara