Konten dari Pengguna
Apakah AS Keluar dari PBB? Cek Faktanya di Sini
11 Januari 2026 13:26 WIB
·
waktu baca 4 menit
Kiriman Pengguna
Apakah AS Keluar dari PBB? Cek Faktanya di Sini
Apakah AS keluar dari PBB? Berikut adalah faktanya yang perlu diketahui. Kabar Harian
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Apakah AS keluar dari PBB tengah menjadi bahan perbincangan hangat akhir-akhir ini. Banyak orang yang penasaran mengenai fakta sebenarnya, terlebih mengingat Amerika Serikat menjadi salah satu pendiri utama PBB.
ADVERTISEMENT
PBB atau Perserikatan Bangsa-Bangsa adalah organisasi internasional yang didirikan pada tahun 1945, sesuai informasi dari situs resmi PBB di un.org. Organisasi ini berfungsi untuk menjaga perdamaian dan keamanan internasional.
Apakah AS Keluar dari PBB? Ini Dia Fakta Selengkapnya
Kabar keluarnya Amerika Serikat dari PBB mencuat usai Presiden Donald Trump memerintahkan lembaga dan departemen eksekutifnya untuk menarik AS dari berbagai organisasi. Lantas, apakah AS keluar dari PBB? Berikut adalah fakta sebenarnya yang dapat diketahui.
Kabar keluarnya Amerika Serikat dari PBB tidaklah benar. Sebab, Amerika Serikat masih tercatat sebagai anggota PBB, sesuai informasi dari situs resmi un.org. Di situs resmi PBB tersebut, masih tercantum nama Amerika Serikat sebagai negara anggota PBB.
Sementara, dikutip dari situs resmi whitehouse.gov, Presiden Donald Trump telah memerintahkan penarikan diri Amerika Serikat dari 66 organisasi internasional yang tidak lagi sesuai dengan kepentingan negar. Amerika Serikat pun menghentikan partisipasi dan pendanaan.
ADVERTISEMENT
Diketahui ada 35 organisasi non-PBB dan 31 entitas PBB yang telah bertentangan dengan kepentingan nasional hingga kedaulatan Amerika Serikat. Dikutip dari situs aljazeera.com, berikut adalah daftar organisasi yang membuat Amerika Serikat menarik diri.
31 Organisasi Internasional di Bawah PBB
ADVERTISEMENT
35 Organisasi Non-PBB
ADVERTISEMENT
Itu dia fakta dari apakah AS keluar dari PBB yang dapat diketahui. Setelah mengetahui informasi tersebut, maka dapat terhindar dari berita palsu seputar status keanggotaan Amerika Serikat di PBB. (Prima)

