Apakah Madrid Lolos 16 Besar? Ini Informasi Terbarunya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apakah Madrid lolos 16 besar menjadi pertanyaan penting setelah fase grup Liga Champions berakhir dramatis pada malam terakhir pertandingan serentak.
Hasil sejumlah laga besar mengubah peta klasemen secara signifikan dan menempatkan beberapa unggulan Eropa pada posisi akhir tak terduga musim.
Situasi ini memicu analisis menyeluruh terhadap peluang klub papan atas dalam melangkah ke fase gugur kompetisi elite Eropa musim ini.
Apakah Madrid Lolos 16 Besar?
Apakah Madrid lolos 16 besar? Dikutip dari reuters.com, Real Madrid belum bisa dipastikan lolos ke babak 16 besar karena harus melewati jalur playoff terlebih dahulu.
Status tersebut muncul setelah kekalahan 4-2 dari Benfica pada laga penentuan fase grup Liga Champions. Hasil itu membuat Real Madrid kehilangan posisi delapan besar klasemen akhir, yang menjadi syarat lolos langsung ke fase gugur.
Pertandingan melawan Benfica awalnya berjalan sesuai kebutuhan Real Madrid. Gol Kylian Mbappe sempat membawa keunggulan dan membuka jalan menuju kemenangan yang diperlukan.
Situasi berubah drastis ketika Benfica mampu membalikkan keadaan lewat tekanan intens dan efektivitas serangan di babak kedua.
Kekacauan semakin terasa setelah dua kartu merah yang diterima Raul Asencio dan Rodrygo pada masa tambahan waktu, mempersempit peluang bangkit.
Kekalahan tersebut menyebabkan Real Madrid turun ke peringkat kesembilan klasemen akhir fase grup. Posisi ini berada tepat di luar batas delapan besar, sehingga tidak cukup untuk mengamankan tiket langsung ke babak 16 besar.
Format baru Liga Champions dengan 36 peserta membuat persaingan semakin ketat, karena selisih poin dan gol sangat menentukan nasib klub besar.
Keadaan semakin ironis karena Benfica sendiri hampir tersingkir. Gol keempat Benfica yang dicetak kiper Anatoliy Trubin pada menit ke-98 justru memastikan klub Portugal itu lolos ke playoff di posisi ke-24 berdasarkan selisih gol.
Hasil tersebut secara tidak langsung menggeser Real Madrid ke zona playoff, bukan zona aman. Babak playoff akan mempertemukan peringkat kesembilan hingga ke-24 dalam laga dua leg.
Real Madrid berpotensi menghadapi lawan yang tidak bisa dianggap remeh, salah satunya Bodo/Glimt dari Norwegia yang tampil mengejutkan sepanjang fase grup.
Jalur ini jelas lebih berisiko dibanding kelolosan otomatis, karena satu kesalahan dapat berujung eliminasi lebih awal. Sementara itu, beberapa klub besar lain juga mengalami nasib serupa.
Paris Saint Germain gagal menembus delapan besar setelah hanya bermain imbang, sedangkan Barcelona dan Manchester City berhasil menghindari playoff lewat kemenangan krusial.
Perbandingan ini menunjukkan betapa tipisnya margin kesuksesan pada format kompetisi terbaru.
Real Madrid tetap memiliki kualitas skuad dan pengalaman panjang di fase gugur Liga Champions. Namun, jalur playoff menuntut konsistensi, disiplin, dan efisiensi tinggi dalam dua pertandingan yang menentukan.
Faktor kelelahan, akumulasi kartu, serta tekanan mental menjadi variabel penting yang tidak bisa diabaikan.
Secara keseluruhan, apakah Madrid lolos 16 besar akan ditentukan sepenuhnya oleh performa pada babak playoff, bukan oleh reputasi masa lalu.
Dua laga tersebut menjadi ujian nyata untuk memastikan langkah ke fase gugur utama kompetisi Eropa paling prestisius. (Suci)
Baca Juga: Apakah Real Madrid Gugur di Copa del Rey? Ini Penjelasannya
