Konten dari Pengguna

Apakah Program Magang Gaji UMR Pemerintah Mau Dibuka? Cari Tahu Faktanya di Sini

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Magang Gaji UMR, Foto: Unsplash/Parabol | The Agile Meeting Tool
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Magang Gaji UMR, Foto: Unsplash/Parabol | The Agile Meeting Tool

Apakah program magang gaji UMR pemerintah mau dibuka? Pembahasan mengenai magang dengan gaji UMR ini terus menjadi perhatian mahasiswa dan fresh graduate yang sedang mencari pengalaman kerja.

Banyak pencari kerja mengikuti perkembangan program tersebut karena dinilai dapat menjadi peluang untuk mendapatkan pengalaman industri sekaligus penghasilan yang lebih layak selama masa transisi dari dunia pendidikan ke dunia kerja.

Selain itu, tingginya persaingan kerja membuat program magang berbayar semakin diminati, terutama oleh lulusan baru yang ingin meningkatkan keterampilan, memperluas relasi profesional, dan menambah pengalaman sebelum memasuki dunia kerja secara penuh.

Magang Gaji UMR , Peluang Kerja untuk Lulusan Baru

Ilustrasi Magang Gaji UMR, Foto: Unsplash/Vitaly Gariev

Program magang gaji UMR dari pemerintah direncanakan akan kembali dibuka pada tahun 2026.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah mengumumkan bahwa Program Magang Nasional tahun ini akan menyediakan kuota sebanyak 150 ribu peserta, meningkat 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 100 ribu peserta.

Mengutip dari Instagram resmi Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) @yassierli, program magang nasional batch 2 telah resmi berakhir pada 23 Mei 2026.

Beberapa informasi penting terkait program ini antara lain:

  1. Pembukaan gelombang pertama atau batch pertama ditargetkan berlangsung pada Juli 2026.

  2. Pada tahap awal, pemerintah menargetkan sekitar 50 ribu peserta, kemudian akan dilanjutkan dengan batch kedua dan ketiga hingga mencapai total 150 ribu peserta.

  3. Program ini ditujukan terutama bagi fresh graduate atau lulusan dalam satu tahun terakhir, meskipun detail persyaratan resminya masih akan diumumkan lebih lanjut oleh Kemnaker.

  4. Saat ini pemerintah masih menyiapkan jadwal, mekanisme pendaftaran, serta berkoordinasi resmi dengan berbagai perusahaan yang akan menjadi lokasi magang.

Terkait besaran uang saku, pemerintah memastikan skema yang digunakan masih sama seperti tahun sebelumnya. Peserta akan memperoleh uang saku setara dengan upah minimum yang berlaku di daerah tempat magang.

  • Untuk wilayah Jakarta, acuannya menggunakan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta.

  • Untuk daerah lain, besaran uang saku mengikuti Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) atau ketentuan upah minimum yang berlaku di lokasi magang.

Pemerintah juga menegaskan bahwa pada tahun 2026 biaya program, termasuk uang saku peserta, masih sepenuhnya ditanggung pemerintah. Rencana pembiayaan bersama dengan perusahaan belum diterapkan pada pelaksanaan tahun ini.

Selain memberikan pengalaman kerja, program magang gaji UMR dinilai cukup efektif membuka peluang karier.

Berdasarkan hasil evaluasi Kemnaker pada pelaksanaan sebelumnya, sekitar 35 persen peserta magang mendapatkan tawaran pekerjaan dari perusahaan tempat mereka menjalani magang.

Proses pendaftarannya nantinya akan dimulai dengan perusahaan membuka dan mengunggah lowongan magang. Setelah lowongan diverifikasi oleh Kemnaker, peserta dapat memilih posisi yang sesuai dengan minat dan kualifikasi mereka.

Program Magang Nasional bergaji setara UMR dipastikan akan kembali hadir pada 2026 dengan kuota yang lebih besar, yaitu 150 ribu peserta.

Gelombang pertama direncanakan dibuka pada Juli 2026, sehingga calon peserta dapat mulai mempersiapkan diri dan memantau informasi resmi dari Kemnaker. (Fikah)

Baca juga: Kapan Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026 Dibuka? Simak Jadwalnya di Sini