Konten dari Pengguna

Apakah Puasa NU dan Muhammadiyah Sama 2026? Ketahui Informasinya di Sini

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apakah puasa NU dan Muhammadiyah sama 2026, foto hanya ilustrasi: Pexels/Thirdman
zoom-in-whitePerbesar
Apakah puasa NU dan Muhammadiyah sama 2026, foto hanya ilustrasi: Pexels/Thirdman

Apakah puasa NU dan Muhammadiyah sama 2026 tengah menjadi sorotan di kalangan masyarakat muslim di Indonesia. Pasalnya, kedua organisasi Islam tersebut kerap memulai ibadah puasa Ramadan pada waktu yang berbeda.

Puasa Ramadan merupakan ibadah wajib yang dijalankan oleh umat Islam. Puasa dilakukan dengan menahan diri untuk tidak melakukan berbagai hal yang dapat membatalkan, termasuk makan dan minum dan biasanya berlangsung selama kurang lebih 30 hari.

Apakah Puasa NU dan Muhammadiyah Sama 2026?

Ilustrasi apakah puasa NU dan Muhammadiyah sama 2026, foto: Pexels/Thirdman

Meski ada cara untuk menentukan dimulainya puasa Ramadan, tidak jarang ada perbedaan waktu awal puasa dari organisasi Islam di Indonesia, yakni NU dan Muhammadiyah. Lantas, apakah puasa NU dan Muhammadiyah sama 2026?

Dikutip dari situs resmi muhammadiyah.or.id, Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan 147 Hijriah jatuh pada hari Rabu, 18 Februari 2026. Sementara NU atau Nahdlatul Ulama menetapkan dimulainya puasa Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.

Berdasarkan informasi tersebut, maka terdapat perbedaan awal puasa Ramadan pada tahun ini antara Muhammadiyah dengan NU. Muhammadiyah melaksanakan puasa lebih dulu dibandingkan NU yang baru memulai puasa pada esok hari.

Perbedaan awal puasa ini kerap terjadi karena adannya metode perhitungan yang berbeda. Muhammadiyah yang berpuasa lebih awal menghitung awal Ramadan berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

KHGT adalah sistem penanggalan secara internasional dengan kriteria satu hari satu tanggal yang berlaku di seluruh dunia. Cara ini telah digunakan oleh Muhammadiyah sejak lama dalam menentukan awal bulan baru, termasuk bulan Ramadan.

Sedangkan NU menetapkan awal bulan Ramadan melalui sidang isbat yang dilakukan dalam beberapa tahapan. Melalui metode hisab tersebut, dilakukan pemantauan hilal di sejumlah lokasi di berbagai wilayah Indonesia.

Dari hasil pemantauan tersebut akan diketahui posisi hilal apakah terlihat atau tidak dan menjadi penentu dari awal bulan baru. Jika hilal terlihat, maka puasa Ramadan dapat mulai dilakukan, tetapi jika hilal tidak terlihat maka puasa belum dapat dijalankan.

Perbedaan awal puasa bukanlah hal yang baru. Tercatat, ada beberapa kali puasa Ramadan memiliki awal yang berbeda antara Muhammadiyah dan NU karena metode penentuan awal bulan yang digunakan berbeda, sesuai informasi dari situs fis.uii.ac.id.

Itu dia informasi mengenai apakah puasa NU dan Muhammadiyah sama 2026 yang dapat diketahui oleh masyarakat. Meski berbeda, tetapi tidak mengubah esensi berpuasa sebagai salah satu ibadah wajib yang dijalankan pada bulan Ramadan setiap tahun. (Prima)

Baca juga: Mulai Puasa 2026 Tanggal Berapa? Cari Tahu Tanggalnya di Sini