Konten dari Pengguna

Apakah Shalat Tarawih Boleh Dikerjakan Sendiri di Rumah? Ini Penjelasannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apakah Shalat Tarawih Boleh Dikerjakan Sendiri di Rumah. Foto: Unsplash/Masjid Pogung Raya
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apakah Shalat Tarawih Boleh Dikerjakan Sendiri di Rumah. Foto: Unsplash/Masjid Pogung Raya

Menjelang bulan suci Ramadan, muncul pertanyaan di berbagai kalangan umat Islam, yaitu apakah shalat tarawih boleh dikerjakan sendiri di rumah atau harus selalu dikerjakan berjamaah di masjid.

Pertanyaan ini sangat penting untuk dipahami supaya pelaksanaan ibadah tetap sesuai dengan tuntunan syariat dan kondisi masing-masing individu.

Apakah Shalat Tarawih Boleh Dikerjakan Sendiri di Rumah?

Ilustrasi Apakah Shalat Tarawih Boleh Dikerjakan Sendiri di Rumah. Foto: Unsplash/Mufid Majnun

Apakah shalat tarawih boleh dikerjakan sendiri di rumah? Mengutip dari situs rri.co.id, berikut adalah penjelasannya.

Menjelang bulan suci Ramadan, banyak umat Muslim yang bertanya apakah salat tarawih boleh dikerjakan sendiri di rumah ataukah harus dilakukan secara berjamaah di masjid.

Salat tarawih adalah salah satu ibadah sunnah yang istimewa di bulan Ramadan, dan memahami hukum serta tata caranya penting agar ibadah kita semakin sesuai dengan tuntunan.

Salat tarawih merupakan ibadah sunnah yang dianjurkan untuk dilaksanakan di malam hari selama bulan Ramadan setelah salat Isya.

Meski pelaksanaannya sering dilakukan secara berjamaah di masjid, hukum shalat tarawih sendiri di rumah tetap diperbolehkan bagi mereka yang tidak bisa hadir berjamaah.

Dalam banyak penjelasan fiqh, shalat tarawih berjamaah memiliki keutamaan tersendiri, tetapi tidak menjadikannya wajib.

Salat tarawih boleh dikerjakan sendiri di rumah apabila ada uzur seperti tidak ada masjid terdekat, tidak ada jamaah di lingkungan, atau alasan lain yang mencegah seseorang hadir berjamaah.

Bagi yang melaksanakannya sendiri di rumah, tata cara dan niat salat tarawih tidak jauh berbeda dengan yang dikerjakan berjamaah.

Setelah salat Isya, seseorang bisa meniatkan salat tarawih dengan niat yang benar secara lisan atau dalam hati. Umumnya niatnya adalah “Nawaitu salat tarawih… karena Allah Ta’ala” sebelum memulai takbiratul ihram.

Jumlah rakaat bisa disesuaikan dengan kemampuan, misalnya 8 atau 20 rakaat, kemudian diakhiri dengan shalat witir sebagai penutup sunnah.

Melaksanakan shalat tarawih sendiri di rumah juga menjadi solusi bagi keluarga yang memiliki anggota lanjut usia, anak kecil, atau anggota keluarga yang rentan jika keluar rumah di malam hari.

Meskipun berjamaah di masjid memiliki keutamaan tersendiri, yang paling utama adalah kekhusyukan dan niat yang tulus dalam menjalankan ibadah tarawih.

Shalat tarawih boleh dikerjakan sendiri di rumah dan tetap bernilai ibadah, selama dilakukan dengan niat yang benar dan sesuai tuntunan tata cara shalat tarawih serta witir. (Dista)

Baca Juga: Tata Cara Sholat Tarawih Lengkap dengan Doa untuk Umat Islam