Arti CC di Motor dan Istilah Lain dalam Dunia Otomotif

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Arti cc di motor berkaitan erat dengan performa, kecepatan, dan karakteristik mesinnya. Secara bahasa, cc brasal dari kata “cubic centimeters” atau centimeter kubik yang merujuk pada volume kapasitas pembakaran mesin.
Mengutip laman Engineerine, cc mengukur seberapa banyak ruang yang dapat diisi oleh campuran bahan bakar dan udara dalam silinder mesin kendaraan. Tiap jenis motor memiliki ukuran cc yang berbeda-beda.
Motor sport biasanya memiliki kapasitas mesin 250-1000 cc, sedangkan motor matic dan manual transmission (gigi) memiliki kapasitas mesin 110-160 cc. Perbedaan kapasitas tersebut disesuaikan dengan peruntukannya masing-masing.
Biasanya, motor dengan ukuran cc lebih besar cenderung memiliki tenaga yang lebih kuat. Agar lebih memahaminya, simaklah penjelasan tentang arti cc di motor dalam artikel berikut ini.
Arti CC di Motor
Dalam dunia otomotif, istilah cc merujuk pada ukuran mesin kendaraan, baik motor ataupun mobil. Istilah tersebut digunakan untuk menyatakan seberapa besar ruang pembakaran yang ada di dalam silinder mesinnya.
Misalnya, ketika bicara soal motor sport 250 cc, artinya motor tersebut memiliki kapasitas 250 centimeter kubik untuk semua silinder mesinnya. Sehingga, performanya cenderung maksimal dan memiliki tenaga yang lebih besar dibandingkan dengan motor 110 cc.
Pemilihan motor berdasarkan kapasitas mesin (CC) tergantung pada preferensi pengendara. Mengutip laman JD Power, motor dengan kapasitas lebih kecil, seperti 110-160 cc, biasanya lebih cocok digunakan di daerah perkotaan dengan jarak tempuh yang pendek.
Motor tersebut lebih efisien dalam konsumsi bahan bakarnya. Apabila digunakan pada lalu lintas padat pun, motor dengan kapasitas mesin 110-160 cc jauh lebih mudah dikendalikan.
Lain halnya dengan motor berkapasitas 400-1000 cc yang memiliki performa lebih optimal dan tenaga lebih besar. Biasanya, motor tersebut dicari oleh pengendara yang menyukai motor dengan kecepatan maksimal. Motor dengan kapasitas ini cocok digunakan untuk perjalanan jarak jauh atau penggunaan di lintasan balap.
Baca juga: Apa Itu Overhaul Mesin? Ini Waktu Ideal dan Biaya Ceknya
Istilah dalam Dunia Otomotif
Selain cc, ada juga istilah lainnya yang berkaitan dengan sepeda motor. Berikut beberapa di antaranya:
Torsi: Gaya putaran yang dihasilkan oleh sepeda motor. Biasanya berperan dalam memberikan akselerasi dan daya tarik saat mengemudi.
Transmisi: Mekanisme yang mengubah rasio gigi untuk mengatur kecepatan dan torsi yang diteruskan dari mesin ke roda. Transmisi bisa berupa manual atau otomatis.
Sistem suspensi: Suspensi berperan penting dalam kenyamanan berkendara dan penanganan motor. Ada berbagai jenis suspensi, termasuk suspensi depan (fork) dan suspensi belakang (shock absorber) yang bekerja untuk menyerap guncangan jalan.
Rem ABS (Anti-lock Braking System): Sistem pengereman canggih yang mencegah roda terkunci saat mengerem keras. Sehingga pengendara tetap bisa mengendalikan motornya saat mengerem di permukaan licin.
Chassis: Kerangka kendaraan atau chassis merupakan struktur yang mendukung komponen-komponen utama motor.
Baca juga: Istilah Anak Motor: Sunmori, Kopdar, hingga Rolling
(MSD)
