Konten dari Pengguna

Arti Chat Rata Kanan yang Viral di Media Sosial

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Arti chat rata kanan . Foto: Unsplash/Jonas Leupe
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Arti chat rata kanan . Foto: Unsplash/Jonas Leupe

Arti chat rata kanan belakangan ini menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial, terutama di kalangan anak muda. Istilah ini merujuk pada tampilan pesan yang posisinya berada di sisi kanan layar dalam aplikasi percakapan, seperti WhatsApp atau Telegram, yang biasanya menandakan pesan tersebut dikirim oleh diri sendiri.

Fenomena ini viral karena sering dikaitkan dengan situasi tertentu, misalnya ketika seseorang hanya mengirim pesan tanpa mendapat balasan, sehingga tampilan chat didominasi gelembung di sebelah kanan saja.

Kondisi tersebut kemudian dijadikan bahan candaan, sindiran halus, hingga konten humor tentang hubungan pertemanan maupun percintaan yang terasa “sepi” atau tidak seimbang.

Arti Chat Rata Kanan

Ilustrasi Arti chat rata kanan . Foto: Unsplash/Jonas Leupe

Arti chat rata kanan semakin populer setelah banyak kreator konten di TikTok membahasnya melalui video pendek yang relatable dengan kehidupan sehari-hari.

Dikutip dari berbagai unggahan di platform laman www.tiktok.com, istilah ini digunakan untuk menggambarkan kondisi percakapan yang tidak berjalan dua arah.

Chat yang hanya berisi gelembung di kanan menunjukkan bahwa seseorang terus berusaha menghubungi, tetapi tidak mendapatkan respons dari lawan bicara. Dalam konteks pergaulan, hal ini sering diartikan sebagai tanda diabaikan, di-ghosting, atau hubungan yang mulai renggang.

Tak sedikit pula yang memakainya sebagai simbol perjuangan satu pihak dalam mempertahankan komunikasi. Selain itu, chat rata kanan juga kerap dijadikan meme karena dianggap mewakili perasaan canggung, malu, atau menyesal setelah mengirim pesan panjang tanpa balasan.

Beberapa pengguna bahkan membandingkannya dengan chat “rata kiri dan kanan” yang menandakan komunikasi lancar dan seimbang. Fenomena viral ini menunjukkan bagaimana tampilan sederhana dalam aplikasi pesan bisa memiliki makna emosional yang luas di kalangan pengguna media sosial.

Istilah tersebut akhirnya berkembang menjadi bahasa gaul baru yang dipakai untuk menyindir situasi komunikasi yang tidak sehat, baik dalam hubungan pertemanan, keluarga, maupun percintaan, sehingga mudah dipahami oleh banyak orang.

Arti chat rata kanan pada akhirnya bukan sekadar posisi pesan di layar, melainkan simbol komunikasi yang timpang di era digital. Istilah ini mengingatkan pentingnya interaksi dua arah agar hubungan tetap hangat dan tidak terasa sepihak. (Yolan)

Baca juga: Nissa Sabyan Ungkap Arti Kata Gelay yang Sempat Viral