Arti Gerhana Bulan di Bulan Ramadhan sebagai Pengingat Diri

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gerhana bulan baru terjadi pada beberapa hari yang lalu. Di balik fenomena alam ini, terdapat arti gerhana bulan di bulan Ramadhan yang menarik untuk diketahui, terutama bagi umat Islam sebagai pengingat diri.
Gerhana bulan merupakan fenomena astronomi yang terjadi saat matahari, bumi, dan bulan terletak di satu garis lurus, sehingga membuat bumi sepenuhnya menghalangi cahaya matahari menuju bulan. Biasanya gerhana hanya terjadi pada waktu tertentu.
Arti Gerhana Bulan di Bulan Ramadhan
Gerhana bulan total telah terjadi pada 3 Maret 2026 lalu dan jatuh pada bulan Ramadan. Hal ini membuat banyak orang penasaran dengan arti gerhana bulan di bulan Ramadhan.
Terjadinya gerhana kerap dikaitkan dengan tanda kiamat, terutama kedatangan Imam Mahdi, dikutip dari situs news.ums.ac.id. Sebab, dalam beberapa riwayat disebutkan salah satu tanda munculnya Imam Mahdi adalah saat terjadi 2 gerhana dalam bulan Ramadan.
Namun, nyatanya fenomena 2 kali gerhana pada bulan Ramadan pernah terjadi pada tahun 2003. Mengutip dari situs news.ums.ac.id, berdasarkan catatan astronomi, fenomena tersebut telah terjadi sebanyak 22 kali dalam 60 kali Ramadan sesuai sejarah dunia.
Dengan begitu, jika asumsi 2 gerhana pada bulan Ramadan menjadi tanda datangnya Imam Mahdi, maka seharusnya kiamat telah terjadi sejak dahulu kala. Oleh karena itu, fenomena 2 kali gerhana menjadi tanda kedatangan Imam Mahdi hanyalah mitos semata.
Sebab, hanya Allah Swt. yang mengetahui kapan datangnya Imam Mahdi serta kapan kiamat akan terjadi. Ada baiknya masyarakat, khususnya umat muslim untuk lebih berfokus pada dampak ilmiah dari terjadinya gerhana tersebut.
Terlebih, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memperingatkan bahwa sejumlah wilayah di Indonesia masih akan dilanda hujan ekstrem selama beberapa hari. Hal ini dikarenakan saat gerhana, posisi matahari, bumi, dan bulan ada dalam satu garis yang menyebabkan gaya tarik gravitasi meningkat.
Akibatnya, pasang air laut juga dapat meningkat. Ditambah dengan curah hujan yang masih tinggi akan memperparah kondisi, sehingga masyarakat di daerah pesisir harus lebih berhati-hati.
Jadi terjadinya gerhana sebanyak 2 kali dalam bulan Ramadan tidak memiliki arti apapun. Namun, dapat menjadi pengingat diri bahwa gerhana terjadi karena kebesaran Allah Swt. dalam menciptakan bumi dan seisinya, sehingga bisa lebih mendekatkan diri kepada-Nya.
Itu dia arti gerhana bulan di bulan Ramadhan yang dapat menjadi pengingat diri akan kebesaran Allah. Dengan begitu umat muslim bisa lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta pada bulan Ramadan ini. (Prima)
Baca juga: Khutbah Sholat Gerhana Bulan dan Pesan yang Menyentuh Jamaah
