Arti Tinggi Hati dan Contoh Idiom Populer Lainnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tinggi hati artinya menggambarkan sifat manusia yang menganggap dirinya lebih baik dibandingkan orang lain. Orang yang tinggi hati umumnya tidak disukai dan dijauhi oleh orang lain.
Tinggi hati termasuk dalam kelompok ungkapan atau idiom dalam tata bahasa Indonesia. Dalam buku Mencerahkan Bakat Menulis, Sutanto Leo menyebutkan bahwa idiom merupakan gabungan dua kata atau lebih yang maknanya sudah menyatu. Idiom tidak bisa ditafsirkan dengan makna kata yang membentuknya.
Kata yang membentuk idiom tinggi hati adalah “tinggi” dan “hati”. Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, “tinggi berarti” sesuatu yang jauh jaraknya dari bawah. Sedangkan “hati” berarti organ badan yang berwarna kemerah-merahan di bagian kanan atas rongga perut.
Apa Arti Tinggi Hati?
Idiom tinggi hati memiliki arti sombong dan angkuh. Tinggi hati digunakan untuk mendeskripsikan seseorang yang merasa lebih baik dari orang lain dan suka memamerkan kepemilikannya seperti harta.
Orang yang tinggi hati umumnya membanggakan dirinya atau apa yang ia punyai secara berlebihan. Mereka juga menyukai pujian dan selalu ingin terlihat sempurna di hadapan orang lain.
Pada laman Long Island Psychology dikatakan bahwa orang-orang yang sombong sering menganggap diri mereka hanya percaya diri. Padahal, dua hal tersebut sangatlah berbeda karena kepercayaan diri bermakna positif.
Baca Juga: Memahami Arti Rendah Hati dan Contoh Perilakunya
Kepercayaan diri dibuktikan dengan kemampuan seseorang dalam menyelesaikan sesuatu dan keterbukaannya pada saran dan kritik dari orang lain. Sedangkan tinggi hati adalah bentuk kepercayaan diri yang berlebihan sehingga merasa orang lain lebih rendah darinya.
Tinggi hati memang membuat seseorang merasa kuat dan memiliki kendali penuh akan sesuatu. Namun, sifat tinggi hati yang tertanam pada seseorang hingga jangka panjang dapat berdampak buruk bagi kesehatan mental.
Orang yang tinggi hati dapat merasakan kesepian karena tidak memiliki teman dan depresi karena tidak pernah merasa cukup. Mereka juga akan merasa tidak memiliki arah hidup karena semua yang dilakukan hanya demi dipamerkan ke orang lain.
Sifat tinggi hati kadang mendorong seseorang untuk mengambil tindakan yang beresiko hanya demi menarik perhatian orang lain. Sifat sombong dan angkuh ini dapat diatasi dengan menyadari bahwa setiap orang memiliki kemampuan masing-masing. Selain itu, belajar bersyukur dengan apa yang dimiliki tanpa harus dilebih-lebihkan juga bisa menjadi cara agar orang tidak lagi tinggi hati.
Contoh Idiom Lain dalam Bahasa Indonesia
Selain tinggi hati, berikut ini beberapa contoh idiom atau ungkapan lainnya dalam bahasa Indonesia beserta artinya yang dapat digunakan untuk komunikasi sehari-hari.
Banyak akal: Pandai
Mata duitan: Suka dengan uang
Gelap mata: Marah yang tidak terkendali
Campur tangan: Suka mengurusi urusan orang lain
Besar mulut: Bohong
Kepala batu: Tidak mau menurut
Keras kepala: Tidak mau diperintah
Lintah darat: Pemeras
Mendua hati: Ragu-ragu
Ringan mulut: Ramah, suka bercakap-cakap.
Baca Juga: Arti Buah Tangan dalam Bahasa Indonesia dan Contoh Kalimatnya
(ALS)
Frequently Asked Question Section
Apa itu idiom?

Apa itu idiom?
Idiom merupakan gabungan dua kata atau lebih yang maknanya sudah menyatu.
Apa dampak kesombongan bagi kesehatan mental seseorang?

Apa dampak kesombongan bagi kesehatan mental seseorang?
Orang yang tinggi hati dapat merasakan kesepian karena tidak memiliki teman dan depresi karena tidak pernah merasa cukup.
Apa arti kepala batu?

Apa arti kepala batu?
Kepala batu berarti tidak mau menurut.
