Bacaan Bilal Idul Adha Latin dan Terjemahannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bacaan bilal Idul Adha latin dan terjemahannya menjadi panduan penting bagi umat Islam untuk memahami susunan lafaz serta makna yang dibacakan oleh bilal selama pelaksanaan salat Iduladha.
Pemahaman terhadap bacaan tersebut membantu jamaah mengikuti setiap tahapan ibadah dengan lebih tertib dan khusyuk.
Peran bilal tidak hanya sebagai pemandu teknis pelaksanaan salat, tetapi juga sebagai sarana edukasi agar jamaah memahami nilai dan pesan yang terkandung dalam ibadah Iduladha.
Bacaan Bilal Idul Adha
Berdasarkan YouTube @GhofarZaen, "Yuk Belajar Bilal Idul Adha 2025 M /1446 H", bacaan bilal Idul Adha setelah salat Idul Adha selesai, bilal berdiri mengambil tongkat menghadap jamaah, lalu mulai membaca:
مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِينَ
وَزُمْرَةَ الْمُؤْمِنِينَ رَحِمَكُمُ اللهُ
إِعْلَمُوْا أَنَّ يَوْمَكُمْ هَذَا
يَوْمُ عِيدِ الْأَضْحَى، وَيَوْمُ الْأَكْبَرُ
وَ يَوْمُ السُّرُورِ
وَيَوْمُ الْمَغْفُوْرِ
وَيَوْمُ أَحَلَّ اللَّهُ لَكُمْ فِيْهِ الطَّعَامَ
وَحَرَّمَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامِ
إِذَا صَعِدَ الْخَطِيبُ عَلَى الْمِنْبَرِ
أَنْصِتُوا أَتَابَكُمُ اللَّهُ
وَسْمَعُوا أَجَارَكُمُ اللَّهُ
وَأَطِيعُوْا رَحِمَكُمُ اللَّهُ
Bacaan latinnya:
Ma’asyiral muslimin
wa zumratal mu’minin rahimakumullah
i’lamu anna yaumakum hadza
yaumu ‘idil adha, wa yaumul akbar
wa yaumus surur
wa yaumul maghfur
wa yaumu ahallallahu lakum fihi ath-tha’am
wa harrama ‘alaikumus shiyam
idza sha‘idal khatibu ‘alal mimbar
anshitu atabakumullah
wasma‘u ajarakumullah
wa athi‘u rahimakumullah
Terjemahannya:
“Wahai kaum Muslimin, dan umat Islam, semoga Allah merahmati kalian, ketahuilah bahwa hari ini adalah hari raya Iduladha, hari yang paling agung, hari penuh sukacita, hari pengampunan, hari di mana Allah menghalalkan makan bagi kalian, dan mengharamkan puasa bagi kalian.”
“Ketika seorang penceramah naik ke mimbar, dengarkanlah dengan saksama, semoga Allah memberi kalian pahala, dan dengarkanlah, semoga Allah melindungi kalian. Dan taatilah, semoga Allah merahmati kalian.”
Ketika khatib berjalan menuju mimbar, Bilal menyerahkan tongkat sambil melantunkan selawat. Menambahkan doa pada momen tersebut juga dianjurkan. Lafal shalawat yang dibaca sebagai berikut:
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّد
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّد
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Bacaan latinnya: Allāhumma ṣalli ‘alā Sayyidinā Muḥammad. Allāhumma ṣalli ‘alā Sayyidinā Muḥammad. Allāhumma ṣalli wa sallim ‘alā Sayyidinā Muḥammad wa ‘alā āli Sayyidinā Muḥammad.
Terjemahannya: “Ya Allah, curahkanlah shalawat kepada Nabi Muhammad sebagai junjungan kami. Ya Allah, curahkanlah shalawat kepada Nabi Muhammad sebagai junjungan kami. Ya Allah, limpahkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad beserta keluarganya.”
Ketika khatib menutup dengan salam, bilal melantunkan takbir. Selanjutnya, khatib menyampaikan khutbah pertama. Pada saat khatib duduk sejenak di antara dua khutbah, bilal membacakan shalawat.
Bacaan bilal Idul Adha menjadi bagian penting yang menata alur ibadah sekaligus memperkuat kekhusyukan jamaah dalam mengikuti setiap rangkaian sholat dan khutbah. (IF)
Baca juga: Kapan Hari Raya Idul Adha 2026? Cek Tanggalnya di Sini
