Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
Bacaan Doa Fatima Katolik dan Sejarahnya yang Perlu Dimaknai Umat
30 Agustus 2023 17:00 WIB
·
waktu baca 3 menitTulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Doa Fatima Katolik merupakan doa yang muncul setelah Bunda Maria menampakkan diri di Cova da Iria, Fatima, Portugal pada 1917. Saat itu, Bunda Maria memerintahkan para umat untuk mengucapkan Doa Fatima pada akhir setiap dekade Rosario.
ADVERTISEMENT
Mengutip laman Catholic Sun, meski tergolong singkat, Doa Fatima Katolik menjadi salah satu doa penting dalam kehidupan umat karena mencakup tema-tema utama Injil, yakni dosa dan pengampunan, surga dan neraka, dan kekayaan rahmat Tuhan.
Selain maknanya, Doa Fatima Katolik juga punya sejarah yang penting diketahui umat. Bagaimana sejarah dan bacaan doanya?
Bacaan Doa Fatima Katolik
Dalam rangkaian Doa Rosario, Doa Fatima Katolik biasanya didaraskan setelah Terpujilah sebelum pembacaan peristiwa. Doa ini dapat dibaca dalam tiga versi bahasa, yakni bahasa Portugis, bahasa Inggris, dan Indonesia. Berikut bacaan lengkapnya:
Doa Fatima Katolik dalam Bahasa Inggris
O my Jesus, forgive us our sins,
save us from the fires of hell,
lead all souls to Heaven,
especially those who have most need (of your mercy)
ADVERTISEMENT
Doa Fatima Katolik dalam Bahasa Portugis
O meu Jesus perdoai-nos,
livrai-nos do fogo do inferno;
levai todas as almas para o ceu,
especialmente as que mais precisarem.
Doa Fatima Katolik dalam Bahasa Indonesia
Ya Yesus yang baik, ampunilah dosa kami.
Selamatkanlah kami dari api neraka,
dan hantarlah jiwa-jiwa ke dalam surga,
terutama mereka yang sangat membutuhkan (kerahiman-Mu).
Baca juga: Tata Cara Doa Rosario untuk Umat Katolik
Sejarah Doa Fatima Katolik
Mengutip buku The Brother: Teka-teki Kiamat Dunia di Balik Injil Hitam tulisan Georgius Hanil, penampakan Bunda Maria di Portugal terjadi ketika Perang Dunia I sedang berkecamuk di Eropa.
Pada tanggal 13 Mei 1917, tiga anak bernama Lucia dos Santos, Francisco, dan Jacinta sedang menggembalakan domba mereka di Cova ketika tiba-tiba dikejutkan oleh sinar yang sangat terang.
ADVERTISEMENT
Mengira itu adalah kilat tanda hujan deras akan turun, mereka pun berlari untuk mencari perlindungan. Namun, jalan mereka tiba-tiba dihalangi oleh sebuah bola yang bercahaya.
Di tengah cahaya itu berdiri sosok perempuan berbaju putih berkilauan sambil menggenggam rosario di tangan kanannya. Dia mengatakan pada anak-anak itu supaya jangan takut karena dia datang dari surga dan tidak akan menyakiti mereka.
Perempuan itu kemudian meminta mereka datang ke tempat tersebut di hari ke-13 pada waktu yang sama selama enam bulan berturut-turut. Dia juga memberi tahu anak-anak itu bahwa mereka akan mengalami banyak penderitaan, tetapi kemuliaan Tuhan akan menjadi penghiburan.
Seperti yang dijanjikan, Bunda Maria menampakkan diri kepada anak-anak tersebut pada hari ke-13 setiap bulannya dari bulan Mei 1917 sampai Oktober 1917. Dia memerintahkan anak-anak itu untuk meminta orang-orang berdoa, bertobat, dan menghargai penampakannya.
ADVERTISEMENT
Mengutip laman Learn Religions, Pada akhir penampakannya di bulan Oktober 1917, Bunda Maria memerintahkan mereka untuk berdoa Rosario agar Perang Dunia I segera berakhir. Sejak itu, orang-orang beriman yang taat mulai mengunjungi Fatima untuk memberi penghormatan terhadap mukjizat tersebut.
Pada bulan Oktober 1930, uskup menyetujui laporan penampakan tersebut sebagai mukjizat sejati. Sejak saat itu pula Doa Fatima dimasukkan dalam rangkaian Doa Rosario bagi umat Katolik.
(ADS)
Donald Trump mengumumkan tarif impor baru ke banyak negara yang menjadi dimulainya genderangan perang dagang Trump, Rabu (2/4) malam waktu AS. Indonesia termasuk negara yang terdampak kebijakan baru ini. Tarif Impor Baru Trump, Indonesia Kena 32%