Bacaan Takbir Idul Fitri Arab, Latin, dan Artinya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengumandangkan takbir merupakan salah satu amalan sunnah yang dapat dikerjakan umat muslim dalam menyambut Lebaran 2022. Umumnya, bacaan takbir Idul Fitri dilantunkan sejak malam terakhir bulan Ramadhan hingga mulai pelaksanaan salat Id di pagi harinya.
Perihal mengamalkan bacaan takbir untuk menyambut hari raya Idul Fitri, Rasulullah SAW telah menerangkannya dalam sebuah hadis yang berbunyi:
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar rumah menuju lapangan kemudian beliau bertakbir hingga tiba di lapangan. Beliau tetap bertakbir sampai sholat selesai. Setelah menyelesaikan shalat, beliau menghentikan takbir.” (HR. Ibn Abi Syaibah).
Lantas, seperti apakah bacaan takbir Idul Fitri? Bagi umat muslim yang ingin mengamalkannya, di bawah ini akan dijabarkan bacaan takbir Idul Fitri lengkap dengan bahasa Arab, Latin, dan terjemahannya.
Bacaan Takbir Idul Fitri dan Artinya
Syaikh Said bin Muhammad Ba Ali Ba Isyan dalam bukunya yang bertajuk Syarh al-Muqaddimah al-Hadramiyah yang dinamai Busyra al-Karim bi syarh Masail al-Ta'lim mengulas terkait hukum takbir serta bacaan takbir yang dilantunkan pada saat takbiran.
Menurutnya, takbiran idul fitri sangat disunnahkan bagi siapa pun, baik laki-laki ataupun perempuan. Hanya saja, untuk perempuan tidak diperbolehkan menyaringkan suaranya sebagaimana laki.
Bacaan takbir Idul Fitri juga bisa dilakukan di mana-mana, jadi tidak hanya di masjid saja. Waktunya dimulai semenjak terbenamnya matahari malam Idul Fitri hingga menjelang salat Idul Fitri saat pagi hari.
Adapun bacaan takbir Idul Fitri yang disunnahkan dibaca menurut Syaikh Said bin Muhammad Ba Ali Ba Isyan, yakni sebagai berikut:
اللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ، لا إِلهَ إِلاَّ اللهُ واللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ وَِللهِ الحَمْدُ
Allaahu akbar Allaahu akbar Allaahu akbar, laa illaa haillallahuwaallaahuakbar. Allaahu akbar walillaahil hamd.
Artinya: "Allah maha besar Allah maha besar Allah maha besar. Tiada Tuhan selain Allah, Allah maha besar Allah maha besar dan segala puji bagi Allah."
Selanjutnya, takbir dapat diikuti dengan zikir, yaitu:
اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ الِلّٰهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الكَافِرُوْنَ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الاَحْزَابَ وَحْدَهُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ
Allāhu akbar kabīrā, walhamdu lillāhi katsīrā, wa subhānallāhi bukratan wa ashīlā, lā ilāha illallāhu wa lā na‘budu illā iyyāhu mukhlishīna lahud dīna wa law karihal kāfirūn, lā ilāha illallāhu wahdah, shadaqa wa‘dah, wa nashara ‘abdah, wa hazamal ahzāba wahdah, lā ilāha illallāhu wallāhu akbar.
Artinya: “Allah Maha besar. Segala puji yang banyak bagi Allah. Maha suci Allah pagi dan sore. Tiada tuhan selain Allah. Kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya, memurnikan bagi-Nya sebuah agama meski orang kafir tidak menyukainya. Tiada tuhan selain Allah yang esa, yang menepati janji-Nya, membela hamba-Nya, dan sendiri memorak-porandakan pasukan musuh. Tiada tuhan selain Allah. Allah Maha Besar.”
Berapa Kali Takbir di Hari Raya?
Merujuk buku Panduan Lengkap Ibadah: Menurut Al-Quran, Al-Sunnah, dan Pendapat Para Ulama oleh Muhammad Al-Baqi, bacaan takbir diulang sebanyak tiga kali oleh seluruh jamaah, setelah itu boleh juga ditambahkan oleh imam atau seorang yang bersuara lantang dan merdu.
Kemudian, bacaan takbir tersebut disunnahkan digaungkan sejak matahari terbenam di akhir bulan Ramadhan sampai saat dimulainya salat Idul Fitri, terutama seusai salat fardu, di rumah ataupun di masjid. Demikian pula ketika menunggu saat dimulainya salat 'Id, di lapangan atau di masjid.
Apa Perbedaan Takbir Mursal dan Takbir Muqayyad?
Takbir dalam salat Id terbagi menjadi dua macam, yakni takbir mursal dan muqayyad. Meski keduanya sama-sama disunnahkan untuk diamalkan oleh umat muslim, namun kedua takbir ini tetap memiliki perbedaan.
Apa perbedaan takbir mursal dan takbir muqayyad? Menghimpun buku Syarah Fathal Qarib Diskursus Ubudiyah Jilid Satu oleh Tim Pembukuan Mahad Al-Jamiah Al-Aly UIN Malang, berikut penjelasan lengkap mengenai takbir mursal dan muqayyad:
1. Takbir Mursal
Takbir mursal adalah takbir yang waktunya tidak mengacu pada waktu salat, atau tidak harus dibaca oleh seseorang setiap usai menjalankan ibadah salat, baik fardu maupun sunah. Takbir mursal ini sunah dilakukan setiap waktu, di mana pun dan dalam keadaan apa pun.
Baik lelaki maupun perempuan sama-sama dianjurkan melantunkan takbir, baik saat di rumah, bepergian, di jalan, masjid, pasar, dan lain sebagainya.
Waktu melakukan takbir mursal dimulai dari terbenamnya matahari malam Id hingga imam melakukan takbiratul ihram salat Id, baik Idul Fitri maupun Idul Adha.
2. Takbir Muqayyad
Takbir muqayyad merupakan takbir yang disyariatkan pada hari Idul Adha. Pelaksanaannya memiliki waktu khusus, yaitu mengiringi salat (dibaca setelah melaksanakan salat baik fardu maupun sunah).
Waktu pembacaannya adalah setelah salat Subuh hari Arafah (9 Zulhijah) hingga ashar akhir hari Tasyrik (13) Zulhijah). Apakah takbir muqayyad disyariatkan pada hari Idul Fitri? Ada dua pendapat yang sama-sama masyhur, tapi yang ashab menurut jumhur ulama adalah tidak disyariatkan.
Kapan Malam Takbiran?
Beberapa hari lagi, umat Islam di seluruh dunia akan menyambut hari raya Idul Fitri. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa Rasulullah SAW menganjurkan kepada umatnya untuk membaca takbir dalam menyambut hari raya Idul Fitri.
Lantas, kapan malam takbiran 2022? Diketahui, organisasi Islam Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadhan 1443 H jatuh pada 2 April 2022. Muhammadiyah pun juga sudah menetapkan bahwa hari raya Idul Fitri 2022 atau 1 Syawal 1443 H jatuh pada 2 Mei 2022.
Ketentuan hari raya Idul Fitri tersebut berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal yang termuat dalam Surat Maklumat Nomor 01/MLM/I.0/E/2022. Apabila mengikuti Muhammadiyah, maka malam takbiran 2022 jatuh pada Minggu, 1 Mei 2022.
Sementara organisasi Islam NU dan pemerintah, saat ini belum menetapkan secara resmi kapan 1 Syawal 1443 H. Biasanya, pemerintah bersama NU akan menetapkan 1 Syawal 1443 H setelah menggelar sidang isbat di hari terakhir Ramadhan.
Terkait sidang isbat, pemerintah sudah menetapkan bahwa acara ini nantinya akan diselenggarakan pada 1 Mei 2022. Rencananya, sebelum melaksanakan sidang, akan ada 99 titik lokasi pemantauan hilal di seluruh daerah di Indonesia.
(NDA)
Frequently Asked Question Section
Bagaimana bacaan takbir?

Bagaimana bacaan takbir?
Allāhu akbar. Artinya, “Allah Maha Besar."
Bagaimanakah lafal takbir yang biasa dikumandangkan di hari raya?

Bagaimanakah lafal takbir yang biasa dikumandangkan di hari raya?
Bacaan takbir Idul Fitri yang disunnahkan dibaca menurut Syaikh Said bin Muhammad Ba Ali Ba Isyan, "Allaahu akbar Allaahu akbar Allaahu akbar, laa illaa haillallahuwaallaahuakbar. Allaahu akbar walillaahil hamd."
Kapankah kalimat takbir diucapkan?

Kapankah kalimat takbir diucapkan?
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar rumah menuju lapangan kemudian beliau bertakbir hingga tiba di lapangan. Beliau tetap bertakbir sampai sholat selesai. Setelah menyelesaikan shalat, beliau menghentikan takbir.” (HR. Ibn Abi Syaibah).
