Bagaimana Materi Terkoneksi dengan Topik Lain? Ini Penjelasannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Belajar adalah proses yang dilalui. Bahkan setelah menjadi guru, kita tetap belajar. Dalam materi ini, kita belajar menciptakan lingkungan sekolah yang positif. Bagaimana materi ini terkoneksi dengan topik lain yang sudah anda pelajari?
Membuat sekolah menjadi lingkungan yang positif tidak bisa lepas dari penerapan Pembelajaran Sosial Emosional (PSE). Konsep ini merupakan akar dari school well-being yang meletakkan manajemen emosi, empati, kesadaran diri, serta keterampilan membangun relasi menjadi landasan penting.
Bagaimana Materi Terkoneksi dengan Topik Lain yang Sudah Dipelajari?
Belajar adalah proses yang dilalui. Bahkan setelah menjadi guru, kita tetap belajar. Dalam materi ini kita belajar menciptakan lingkungan sekolah yang positif. Bagaimana materi ini terkoneksi dengan topik lain yang sudah anda pelajari? Materi ini selaras dalam Program Pendidikan Guru Penggerak di bagian Pembelajaran 7 dengan topik koneksi antarmateri.
Dalam Modul 2.2 Pembelajaran Sosial dan Emosional, Program Pendidikan Guru Penggerak, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, halaman 42, terdapat sebuah kutipan pemikiran yang berbunyi:
"Kreativitas adalah tentang membuat hubungan antara satu hal dengan hal lainnya. Ketika Anda bertanya pada orang-orang kreatif bagaimana mereka melakukan sesuatu, mereka merasa sedikit bersalah karena mereka tidak benar-benar melakukannya. Mereka hanya menemukan sesuatu yang kemudian menjadi jelas bagi mereka. Yang mereka lakukan adalah melihat hubungan antara berbagai pengalaman dan merumuskan hal baru." – Steve Jobs
Dari kutipan tersebut jelas tergambarkan bahwa guru dilatih untuk dapat melihat hubungan antara satu pengalaman dengan pengalaman lain agar dapat tercipta rumusan baru.
Dalam modul Guru Penggerak, guru diminta untuk dapat menunjukkan keterkaitan antara materi pembelajaran sosial dan emosional yang berbasis kesadaran penuh dengan modul-modul sebelumnya yang masih relevan.
Selain kutipan di atas, ada sebuah pertanyaan juga yang dijadikan stimulus untuk para guru: Apakah hubungan antara apa yang telah saya pelajari dengan modul-modul sebelumnya dalam memenuhi pembelajaran yang berpihak pada murid?
Agar bisa mengetahui adanya koneksi satu materi dengan topik lain, guru harus melakukan praktik dengan membuat sintesis berbagai materi. Kemudian dari berbagai sintesis tersebut guru hendaknya membuat bagan yang berupa peta konsep, mind map, spider web, dan sebagainya.
Dalam bagan tersebut, guru dapat membuat sebuah artikel pendukung atau infografis untuk menggambarkan apa saja kaitannya antara beberapa materi dalam modul yang pernah dipelajari. Selain itu, guru juga boleh menggunakan sumber daya yang dimiliki dan tak boleh ragu untuk menggali referensi sebanyak mungkin agar bisa lebih berkreasi.
Bagaimana materi terkoneksi dengan topik lain bisa dipahami oleh seorang guru dengan cara membuat sintesis materi di sekolah sebanyak mungkin dan digambarkan dalam sebuah bagan. Kemudian dari situ guru dapat berkreasi untuk mengungkapkannya dalam sebuah artikel atau infografis baru. (win)
Baca juga: Bagaimana Membuat Lingkungan Sekolah Menjadi Lebih Sejahtera
