Konten dari Pengguna

Bagaimana Sikap Awal Melempar ke Sasaran Diam? Ini Penjelasannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sikap Awal Melempar ke Sasaran Diam, Foto: Unsplash/Robin Jonathan Deutsch
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sikap Awal Melempar ke Sasaran Diam, Foto: Unsplash/Robin Jonathan Deutsch

Teknik sikap awal melempar ke sasaran diam merupakan posisi dasar yang harus dikuasai agar lemparan dapat dilakukan dengan tepat, seimbang, dan menghasilkan akurasi yang baik.

Mengutip situs usab.com, melempar atau shot/menembak adalah ilmu sekaligus seni. Untuk memahami dasar-dasar menembak, kita perlu memahami istilah "power line".

Istilah ini mengacu pada garis kekuatan yang membentang dari ujung jari kaki penembak hingga ujung jari-jarinya.

Bagaimana Sikap Awal Melempar ke Sasaran Diam?

Ilustrasi Sikap Awal Melempar ke Sasaran Diam, Foto: Unsplash/Markus Spiske

Sikap awal melempar ke sasaran diam sama seperti saat melempar bola basket ke ring yang diam. Dikutip dari situs mlcpebasketball.weebly.com, BEEF adalah akronim untuk konsep menembak bola dalam bola basket.

Huruf B berarti balance (keseimbangan), E berarti eyes (mata), E kedua berarti elbows (siku), dan F berarti follow-through (tindak lanjut).

Untuk menjaga keseimbangan yang baik, penting untuk merentangkan kaki selebar bahu. Mata harus selalu fokus pada target, dan siku harus sejajar. Terakhir, tindak lanjut berarti harus dilakukan melalui ujung jari dan siku.

Berikut ini adalah contoh sikap yang benar:

  1. Kaki dan kepala terkunci dalam bidikan.

  2. Sepuluh jari kaki menunjuk ke tepi.

  3. Kaki kanan sedikit ke depan.

  4. Lutut ditekuk dan dibuka selebar bahu atau lebih.

  5. Sedikit membungkuk di pinggul.

  6. Kepala di atas kaki.

  7. Punggung lurus.

Dikutip dari situs usab.com, untuk teknik melempar ini juga bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  1. Menjaga agar kaki sejajar dengan bahu dengan kaki di sisi tubuh yang akan ditembakkan.

  2. Selanjutnya, ujung kaki menyentuh tumit di depan kaki lainnya, lutut ditekuk, pinggul sejajar dengan target, dan punggung lurus.

  3. Bola dipegang dekat dada dan di bawah dagu dengan tangan penembak sedikit lebih ke belakang dan sedikit di bawah bola.

  4. Tangan lainnya diletakkan di sisi bola dan hanya digunakan sebagai pemandu. (Tangan pemandu tidak terlibat dalam tembakan).

  5. Fokuslah pada satu target, entah itu kotak di papan pantul atau bagian dalam ring yang mengkilap. Tetap fokus pada target ini. Jangan melihat bola setelah dilepaskan.

  6. Bola dilepaskan dengan ekstensi siku yang cepat dan jentikan pergelangan tangan serta jari-jari tangan penembak.

  7. Tindakan lanjutannya seperti meraih dan memasukkan tangan ke dalam toples kue.

Itulah sikap awal melempar ke sasaran diam yang baik dan benar. Bola harus memiliki putaran balik yang memungkinkan pelempar mengembangkan sentuhan yang lebih lembut. Ingatlah bahwa menembak adalah ilmu sekaligus seni. (IF)

Baca juga: Jadwal Bola Hari Ini 28 Oktober 2025 bagi Para Pencinta Sepak Bola