Konten dari Pengguna

Bagaimanakah Perubahan Energi Terjadi? Begini Penjelasannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perubahan energi. Foto: iStock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perubahan energi. Foto: iStock

Semua makhluk hidup memerlukan energi untuk bergerak. Manusia, hewan, dan tumbuhan juga memerlukan energi untuk dapat tumbuh dan berkembang. Sumber energi tersebut bisa diperoleh dari makanan yang dikonsumsi setiap hari.

Mengutip buku Cerdas Belajar Kimia oleh Nana Sutresna, secara sederhana, energi didefinisikan sebagai kemampuan untuk melakukan kerja. Energi yang dimiliki benda dapat berupa energi otot, energi kimia, energi angin, energi kalor, dan bentuk-bentuk energi lainnya.

Energi tidak memiliki massa, tidak dapat diamati, dan tidak dapat diukur secara langsung. Namun, manusia dan makhluk hidup lainnya dapat merasakan perubahannya.

Suatu bentuk energi dapat diubah menjadi bentuk energi yang lain. Dengan begitu, energi dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Lantas, bagaimanakah perubahan energi terjadi? Simak penjelasannya dalam ulasan berikut.

Bagaimanakah Perubahan Energi Terjadi?

Ilustrasi perubahan energi. Foto: iStock

Menurut hukum kekekalan energi, energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan. Akan tetapi, energi dapat berubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain.

Peristiwa perubahan energi disertai dengan perpindahan energi. Oleh sebab itu, jumlah keseluruhan energi setelah terjadi perubahan sama dengan jumlah energi keseluruhan energi sebelum terjadi perubahan.

Energi dapat menyebabkan perubahan pada benda atau lingkungan. Perubahan energi yang dimaksud dapat terjadi dengan berbagai cara, di antaranya sebagai berikut.

1. Perubahan energi listrik menjadi energi gerak

Energi listrik dapat diubah menjadi energi gerak. Mengutip buku Seri Sains: Energi oleh Taufiq Hidayat, S.T., alat yang mengubah energi listrik menjadi energi gerak umumnya menggunakan motor listrik.

Jika dihubungkan dengan sumber listrik, motor listrik tersebut dapat menciptakan kemampuan putar yang dapat menggerakkan poros. Apabila poros dihubungkan dengan suatu mesin, mesin itu dapat berguna untuk melakukan banyak hal.

Contoh perubahan energi listrik menjadi energi gerak, antara lain kipas angin, blender, mixer, mesin jahit, lift, eskalator, dan lain-lain.

2. Perubahan energi listrik menjadi energi bunyi

Selain untuk menggerakkan benda, energi listrik juga mengalami perubahan menjadi energi bunyi. Misalnya, pada tape recorder, sirine, televisi, dan amplifier.

Pada radio, energi listrik dimanfaatkan untuk mengubah gelombang elektromagnetik yang ditangkap oleh antena radio menjadi bunyi. Energi bunyi yang dihasilkan lalu diperkuat dan dikeluarkan melalui speaker.

3. Perubahan energi listrik menjadi energi panas

Ilustrasi perubahan energi listrik menjadi energi panas. Foto: iStock

Alat yang mengubah energi listrik menjadi energi panas dilengkapi dengan elemen panas yang terbuat dari bahan bertekanan tinggi. Panas tersebut dapat mengubah energi listrik menjadi energi kalor.

Perubahan energi listrik menjadi energi panas terjadi pada alat-alat, seperti setrika listrik, kompor listrik, solder, penanak nasi.

4. Perubahan energi potensial menjadi energi kinetik

Perubahan energi potensial menjadi energi kinetik terjadi pada buah kelapa yang jatuh dari pohonnya. Ketika masih di pohon, buah kelapa menyimpan energi dalam bentuk energi potensial gravitasi. Pada saat jatuh, terjadi perubahan energi potensial menjadi kinetik.

Semakin ke bawah, besar energi potensial semakin berkurang. Sebaliknya, semakin ke bawah energi kinetiknya semakin bertambah. Saat buah kelapa sampai di tanah, semua energi potensial berubah menjadi energi kinetik.

5. Perubahan energi listrik menjadi energi cahaya

Ada banyak peralatan sehari-hari yang memanfaatkan perubahan ini. Contoh paling sederhananya adalah lampu. Listrik yang mengalir melalui wolfram (kawat halus dalam bola lampu) berubah menjadi cahaya dan bisa dimanfaatkan sehari-hari.

(ADS)