Konten dari Pengguna

Bagian Tubuh Mattia Zaccagni yang Mencetak Gol di UEFA Euro 2024

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bagian tubuh Mattia Zaccagni untuk mencetak gol di UEFA Euro 2024. Foto: Unsplash.com/Paola F
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bagian tubuh Mattia Zaccagni untuk mencetak gol di UEFA Euro 2024. Foto: Unsplash.com/Paola F

Di UEFA Euro 2024, Mattia Zaccagni dari Italia masuk sebagai pemain pengganti untuk memperpanjang laga dengan gol penyeimbang dramatis di menit ke-98 melawan Kroasia. Bagian tubuh mana yang ia gunakan untuk mencetak gol?

Pertandingan Italia dan Kroasia berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama membutuhkan hasil positif untuk menjaga peluang melaju ke babak berikutnya.

Situasi semakin menegangkan ketika waktu normal hampir berakhir dan kedudukan masih belum aman bagi salah satu tim.

Bagian Tubuh Mattia Zaccagni yang Mencetak Gol di UEFA Euro 2024, Perpanjangan Laga

Ilustrasi bagian tubuh Mattia Zaccagni untuk mencetak gol di UEFA Euro 2024. Foto: Unsplash.com/Marcel Strauß

Di UEFA Euro 2024, Mattia Zaccagni dari Italia masuk sebagai pemain pengganti untuk memperpanjang laga dengan gol penyeimbang dramatis di menit ke-98 melawan Kroasia. Bagian tubuh mana yang ia gunakan untuk mencetak gol? Jawabannya adalah kaki kanan.

Dikutip dari nytimes.com, Zaccagni menyelesaikan peluang dengan tendangan kaki kanan secara langsung setelah menerima bola dari Riccardo Calafiori.

Zaccagni masuk ke lapangan pada menit ke-81 ketika Italia masih tertinggal dari Kroasia. Kehadirannya memberi tambahan tenaga di lini serang Italia, terutama saat pertandingan mulai memasuki menit-menit akhir dan ruang untuk menciptakan peluang semakin terbatas.

Kroasia sempat berada dalam posisi unggul setelah Luka Modric mencetak gol pada menit ke-55. Gol itu tercipta tidak lama setelah Modric gagal mengeksekusi penalti, sehingga pertandingan semakin berat bagi Italia yang membutuhkan hasil positif untuk memastikan langkah ke babak berikutnya.

Italia terus mencoba membangun serangan sampai waktu tambahan. Pada menit ke-98, Calafiori membawa bola dari lini belakang dan kemudian memberikan operan kepada Zaccagni yang berada di sisi kiri kotak penalti.

Zaccagni tidak membuang kesempatan dengan mengambil beberapa sentuhan tambahan. Ia langsung melepaskan tembakan menggunakan kaki kanan dari luar bagian tengah kotak penalti.

Bola melengkung melewati penjagaan Livakovic sebelum bersarang di sudut kanan atas gawang Kroasia.

Penyelesaian itu membuat skor berubah menjadi 1-1. Gol pada penghujung pertandingan tersebut sekaligus mengamankan posisi Italia untuk melanjutkan perjalanan ke babak 16 besar Euro 2024.

Cara Zaccagni mencetak gol juga cukup menarik karena tembakannya dilakukan dengan teknik first-time. Artinya, ia langsung mengeksekusi bola tanpa melakukan kontrol panjang terlebih dahulu.

Arah tendangan yang melengkung membuat kiper Kroasia kesulitan menjangkau bola yang meluncur ke pojok atas gawang.

Usai pertandingan, Zaccagni menggambarkan gol itu sebagai emosi yang sulit dijelaskan. Ia juga menyebut umpan Calafiori sangat penting dalam terciptanya peluang yang berujung pada gol penyeimbang.

Tembakan tersebut kemudian dibandingkan dengan gol khas Alessandro Del Piero karena sama-sama menggunakan kaki kanan dan menghasilkan bola melengkung menuju sudut atas gawang.

Zaccagni mengaku mengidolakan Del Piero sejak kecil, sehingga momen itu terasa semakin spesial bagi pemain Lazio tersebut.

Gol Zaccagni akhirnya menjadi penentu hasil pertandingan Italia melawan Kroasia. Skor 1-1 membuat Italia finis di posisi kedua Grup B dan berhak tampil di babak 16 besar Euro 2024.

Bagian tubuh Mattia Zaccagni untuk mencetak gol di UEFA Euro 2024 pada menit ke-98 adalah kaki kanan. Tembakan langsungnya dari sisi kiri kotak penalti berhasil mengubah keadaan dan memastikan Italia tetap melaju ke fase gugur. (Khoirul)

Baca Juga: Pada Tahun Berapa Michel Platini Mencetak 9 Gol? Cari Tahu Informasinya di Sini