Konten dari Pengguna

Beasiswa S2 Double Degree Kemenag yang Menarik untuk Diketahui

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Beasiswa S2 Double Degree Kemenag . Foto: Unsplash /Porter Raab
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Beasiswa S2 Double Degree Kemenag . Foto: Unsplash /Porter Raab

Beasiswa S2 Double Degree Kemenag menjadi salah satu program beasiswa unggulan yang patut mendapat perhatian, khususnya bagi tenaga pendidik dan akademisi di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia.

Program ini menawarkan kesempatan emas untuk melanjutkan studi jenjang magister dengan skema gelar ganda (double degree), yang memungkinkan peserta menempuh pendidikan di dalam negeri sekaligus di luar negeri.

Melalui program ini memberikan dukungan pembiayaan pendidikan, beasiswa ini juga membuka peluang bagi peserta untuk memperluas jejaring akademik dan profesional di tingkat internasional.

Beasiswa S2 Double Degree Kemenag

Ilustrasi Beasiswa S2 Double Degree Kemenag . Foto: Unsplash/Peter Robbins

Beasiswa S2 Double Degree Kemenag merupakan program Split-Site Master Program Cohort-10 yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia bekerja sama dengan Australia Awards Indonesia dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Berdasarkan informasi dari laman resmi kemenag.go.id, program ini dirancang selama dua tahun dengan skema pembelajaran terintegrasi, yaitu satu tahun studi di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya dan satu tahun studi lanjutan di University of Canberra, Australia pada program Teaching English to Speakers of Other Languages (TESOL).

Pendaftaran beasiswa ini dibuka secara daring mulai 25 Januari hingga 15 Februari 2026 melalui laman resmi beasiswa.kemenag.go.id.

Program ini ditujukan bagi guru, dosen, tenaga kependidikan, pegawai Kemenag, serta alumni Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) yang memenuhi persyaratan administrasi.

Persyaratannya meliputi batas usia maksimal 40 tahun, lulusan S1 atau D4 dengan IPK minimal 3,00, serta memiliki kemampuan bahasa Inggris yang dibuktikan dengan skor IELTS minimal 6.0 atau TOEFL ITP 500.

Proses seleksi meliputi seleksi administrasi, tes bakat skolastik, wawancara oleh Kemenag, hingga seleksi lanjutan bersama Australia Awards Indonesia.

Dengan konsep gelar ganda dan pengalaman belajar lintas negara, beasiswa ini memberikan nilai tambah yang signifikan bagi pengembangan karier akademik maupun profesional peserta.

Lulusan program diharapkan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan kerja masing-masing serta berkontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan keagamaan di Indonesia.

Oleh karena itu, Beasiswa S2 Double Degree Kemenag menjadi peluang strategis yang sangat menarik untuk diketahui dan dipersiapkan sejak dini oleh calon pendaftar. (Yolan)

Baca juga: Gagal Beasiswa karena Salah TOEFL: Cara Anak Petugas Parkir Tembus S2