Budaya Sekolah Aman dan Nyaman untuk Siswa

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Budaya sekolah aman dan nyaman menjadi fondasi penting bagi siswa. Oleh sebab itu, warga sekolah, guru, siswa, hingga orang tua perlu mengenal dan menerapkan budaya aman dan nyaman tersebut.
Budaya sekolah yang aman dan nyaman merupakan nilai, kebiasaan, hingga aturan yang diterapkan secara konsisten.
Pengertian Budaya Sekolah Aman dan Nyaman
Dikutip dari laman cerdasberkarakter.kemendikdasmen.go.id, budaya sekolah aman dan nyaman adalah keseluruhan tata nilai, sikap, kebiasaan, dan perilaku yang dibangun di lingkungan sekolah.
Sekolah aman dan nyaman, untuk menjamin pemenuhan kebutuhan spiritual, perlindungan fisik, kesejahteraan psikologis, dan keamanan digital demi menciptakan dan menjaga lingkungan belajar yang kondusif bagi warga sekolah.
Budaya ini menekankan rasa saling menghormati, kepedulian, dan keadilan, sehingga setiap siswa merasa dihargai tanpa memandang latar belakang, kemampuan, maupun karakter pribadi.
Urgensi Budaya Sekolah Aman dan Nyaman
Budaya sekolah yang aman dan nyaman penting, karena menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.
Sebagai wujud komitmen pemerintah dalam membangun budaya sekolah ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT).
Itu untuk mengevaluasi dan menyempurnakan Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan (PPKSP).
Kemendikdasmen menargetkan regulasi penyempurnaan ini berlaku mulai semester II tahun pelajaran 2025-2026.
Adapun urgensi budaya sekolah yang aman dan nyaman, dikarenakan beberapa faktor, di antaranya yaitu:
1. Pergeseran Paradigma Kebijakan dari Reaksioner Kuratif menjadi Promotif Preventif sebagai bentuk dari perwujudan pendidikan bermutu bagi semua.
Paradigma pencegahan dan penangan kekerasan yang terjadi di satuan pendidikan harus bergeser menjadi paradigma promotif-preventif yang mengedepankan pendekatan berbasis hak asasi manusia dan hak anak.
Dinamika Acuan Dasar Hukum Peraturan Perundang-undang, diperlukan peraturan menteri baru yang secara aktif mengacu regulasi seperti: UU Perlindungan Anak, UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual, PP Tuntas, dan sebagainya dalam mewujudkan budaya sekolah yang aman dan nyaman.
Partisipasi dan Peran Serta Warga Sekolah, Keluarga, Masyarakat, dan Media Penyelenggara Budaya Sekolah yang aman dan nyaman dilaksanakan berdasarkan prinsip kemitraan dan gotong royong dan pelibatan aktif murid, guru, tenaga kependidikan, orang tua/wali, masyarakat, dan media.
Budaya sekolah aman dan nyaman menciptakan lingkungan yang mendukung, sekolah tidak hanya mencetak siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga pribadi yang berkarakter, dan siap menghadapi tantangan kehidupan. (NOV)
Baca juga: Mengenal Bagaimana Profil Belajar Pancasila Diterapkan melalui Budaya Sekolah
