Konten dari Pengguna

Bus Open Dining TransJakarta, Begini Cara Naik dan Rutenya

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bus Open Dining TransJakarta. Foto: Unsplash.com/Alfandri Fitrahadi
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bus Open Dining TransJakarta. Foto: Unsplash.com/Alfandri Fitrahadi

Menikmati perjalanan dengan bus Open Dining TransJakarta memberi pengalaman berbeda saat melintasi sejumlah kawasan ikonik di Jakarta.

Transportasi publik terus berkembang melalui layanan yang memadukan perjalanan dengan aktivitas kuliner dalam satu rangkaian.

Konsep tersebut menjadi salah satu inovasi untuk memberikan pilihan aktivitas di tengah mobilitas perkotaan.

Bus Open Dining TransJakarta, Layanan Transportasi Khusus Wisata Kuliner

Ilustrasi bus TransJakarta. Foto: Unsplash.com/Azka Rayhansyah

Dikutip dari Instagram @kumparancom, bus Open Dining TransJakarta merupakan layanan wisata kuliner menggunakan bus tingkat atap terbuka yang memadukan perjalanan keliling Jakarta dengan sajian makan di dalam kendaraan.

Program ini memanfaatkan armada bus tingkat sehingga penumpang dapat menikmati pemandangan kota sambil bersantap selama perjalanan berlangsung.

Pada tahap awal, layanan ini melayani rute Kota Tua–Sarinah. Perjalanan dimulai dari kawasan Kota Tua yang dikenal sebagai pusat bangunan bersejarah di Jakarta, kemudian melintasi sejumlah ruas jalan utama menuju kawasan Sarinah di Jakarta Pusat.

Selama perjalanan, penumpang dapat menikmati suasana kota dari dek atas bus yang dirancang untuk memberikan sudut pandang lebih luas terhadap berbagai ikon ibu kota.

Layanan tersebut masih berada pada masa uji coba. Pengoperasian dilakukan secara bertahap sambil menyesuaikan kesiapan layanan, jadwal perjalanan, serta evaluasi operasional sebelum dibuka lebih luas untuk masyarakat.

Interior bus dirancang berbeda dari armada reguler TransJakarta. Di dalam kabin tersedia sekitar tujuh meja makan yang disusun dengan tata letak khusus agar aktivitas bersantap tetap nyaman selama kendaraan bergerak.

Perpaduan meja berwarna putih dan kursi bernuansa cokelat memberikan kesan elegan tanpa mengurangi fungsi utama sebagai sarana transportasi.

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, Welfizon Yuza, menyampaikan bahwa tarif layanan ini dipatok sekitar Rp500.000 untuk satu pengalaman perjalanan.

Pemesanan dilakukan melalui aplikasi Transjakarta sehingga seluruh proses reservasi berlangsung secara digital tanpa harus datang langsung ke lokasi keberangkatan.

Konsep Open Dining tidak sekadar menawarkan makan di atas kendaraan. Penumpang juga memperoleh kesempatan menikmati panorama Jakarta dari bus tingkat atap terbuka yang melintasi kawasan bersejarah, pusat bisnis, hingga titik-titik yang menjadi bagian penting perkembangan kota.

Layanan tersebut turut dimanfaatkan dalam kegiatan sosial. Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026, Transjakarta mengajak 20 anak yatim dari Panti Asuhan Anak Putra Utama 1 Jakarta Timur mengikuti rangkaian kegiatan wisata edukatif dan makan malam menggunakan Open Dining.

Melalui kegiatan itu, anak-anak memperoleh pengalaman menikmati suasana Jakarta dari sudut pandang berbeda.

Bus tingkat memungkinkan pemandangan kota terlihat lebih luas dibandingkan kendaraan biasa, sehingga perjalanan menjadi lebih menarik sekaligus memberi pengalaman baru mengenal berbagai kawasan penting di ibu kota.

Layanan ini juga menjadi bagian dari pengembangan inovasi perusahaan dalam menyediakan pilihan aktivitas yang berbeda melalui transportasi publik.

Selain mendukung mobilitas masyarakat, armada yang dimodifikasi untuk kebutuhan wisata dapat dimanfaatkan dalam berbagai agenda khusus, termasuk kegiatan sosial, edukasi, maupun acara komunitas.

Fasilitas yang tersedia tetap memperhatikan kenyamanan penumpang selama perjalanan berlangsung. Tata letak meja dibuat agar ruang gerak tetap memadai, sedangkan susunan kursi memungkinkan setiap peserta menikmati hidangan sambil melihat pemandangan kota tanpa terganggu oleh aktivitas penumpang lain.

Penggunaan aplikasi Transjakarta sebagai sarana pemesanan juga memberi kemudahan dalam mengatur jadwal keberangkatan.

Sistem tersebut membantu proses reservasi menjadi lebih praktis sekaligus mendukung pengaturan kapasitas penumpang sesuai jumlah tempat yang tersedia di dalam bus.

Layanan wisata seperti ini menunjukkan bahwa fungsi transportasi publik dapat berkembang menjadi ruang aktivitas yang lebih beragam.

Perjalanan tidak hanya berfokus pada perpindahan dari satu lokasi ke lokasi lain, tetapi juga dapat dipadukan dengan pengalaman kuliner dan wisata kota dalam satu rangkaian.

Program serupa juga memperkenalkan sisi lain Jakarta melalui jalur yang dilewati bus tingkat. Penumpang dapat menikmati bangunan bersejarah, kawasan pusat kota, hingga suasana jalan utama tanpa perlu berpindah kendaraan selama perjalanan berlangsung.

Pengembangan layanan inovatif di sektor transportasi membuka peluang terciptanya pengalaman perjalanan yang lebih variatif bagi masyarakat.

Bus Open Dining TransJakarta menjadi salah satu contoh pemanfaatan armada transportasi publik untuk menghadirkan wisata kuliner sekaligus menikmati pemandangan kota dalam satu perjalanan. (Shofia)

Baca Juga: Open Top Bus PIK Jakarta, Rute, dan Informasi Menariknya