Konten dari Pengguna

Cara Cek Status Pencoretan Penerima Bansos PKH BPNT secara Online

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara cek status pencoretan penerima bansos PKH BPNT. Foto: Unsplash.com/Vitaly Gariev
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara cek status pencoretan penerima bansos PKH BPNT. Foto: Unsplash.com/Vitaly Gariev

Dalam beberapa waktu terakhir, cara cek status pencoretan penerima bansos PKH BPNT menjadi perhatian karena adanya pembaruan data besar-besaran oleh pemerintah pusat.

Perubahan data sosial ekonomi dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran serta menyesuaikan kondisi kesejahteraan masyarakat yang terus bergerak dinamis setiap waktu.

Penyesuaian tersebut berdampak langsung pada daftar penerima manfaat yang kini mengalami penambahan sekaligus pengurangan berdasarkan hasil verifikasi terbaru.

Cek Status Pencoretan Penerima Bansos PKH BPNT di Situs Resmi

Ilustrasi cara cek status pencoretan penerima bansos PKH BPNT. Foto: Unsplash.com/Surface

Cara cek status pencoretan penerima bansos PKH BPNT dapat dilakukan melalui situs resmi Kemensos berikut ini: https://cekbansos.kemensos.go.id.

Dikutip dari unikma.ac.id, situs tersebut merupakan kanal resmi yang disediakan pemerintah untuk mengecek status penerima bantuan sosial secara online dengan menggunakan NIK KTP.

Proses pengecekan hanya bisa dilakukan melalui website tersebut atau aplikasi resmi, sehingga keaslian data tetap terjamin dan terintegrasi dengan sistem nasional.

Selain melalui situs, pengecekan juga tersedia lewat aplikasi resmi “Cek Bansos” yang dapat diunduh di ponsel untuk memantau status secara berkala.

Pembaruan data yang dilakukan oleh Kementerian Sosial bersama Badan Pusat Statistik menghasilkan perubahan signifikan dalam daftar penerima.

Jumlah keluarga dalam basis data meningkat dari 95,0 juta menjadi 95,3 juta, sementara jumlah individu bertambah dari 289,0 juta menjadi 289,3 juta.

Di sisi lain, ditemukan sebanyak 11.014 keluarga penerima manfaat yang masuk kategori inclusion error atau dinilai tidak lagi layak menerima bantuan.

Pencoretan tersebut bukan tanpa alasan. Inclusion error merujuk pada kondisi ketika bantuan diterima oleh pihak yang sebenarnya sudah berada di tingkat kesejahteraan lebih tinggi, yakni desil 5 hingga 10.

Oleh sebab itu, pemerintah melakukan pembersihan data agar bantuan dapat dialihkan kepada kelompok yang benar-benar membutuhkan, terutama masyarakat dalam kategori desil 1 hingga 4.

Perubahan ini juga diimbangi dengan penambahan sekitar 25.000 keluarga penerima manfaat baru yang dinilai memenuhi kriteria. Dengan langkah tersebut, distribusi bantuan diharapkan lebih adil dan merata.

Total penerima bansos pada triwulan II tahun 2026 ditargetkan menjangkau sekitar 18 juta keluarga melalui penyaluran bank Himbara dan PT Pos Indonesia.

Pengecekan melalui situs dilakukan dengan langkah sederhana. Buka halaman resmi, masukkan 16 digit NIK KTP, lalu isi kode verifikasi yang muncul di layar.

Setelah itu, tekan tombol pencarian untuk melihat hasil berupa nama penerima, kategori desil, jenis bantuan, serta status penyaluran. Proses ini dapat dilakukan kapan saja karena sistem tersedia secara daring.

Aplikasi ponsel juga menyediakan fitur tambahan yang cukup penting. Menu usul memungkinkan pengajuan data baru bagi warga yang merasa layak menerima bantuan.

Menu sanggah berfungsi untuk melaporkan ketidaksesuaian data penerima. Akan tetapi, setiap pengajuan tetap melalui verifikasi lapangan oleh petugas terkait.

Selain itu, pemerintah juga tengah menangani masalah exclusion error, yaitu kondisi ketika warga yang seharusnya menerima bantuan justru belum terdata.

Tercatat sekitar 2,8 juta warga kategori sangat miskin di desil 1 belum tersentuh bantuan. Oleh sebab itu, pemutakhiran data terus dipercepat agar alokasi bantuan dapat dialihkan secara tepat.

Penyaluran bansos triwulan II tahun 2026 dimulai sejak pekan kedua April dengan sistem yang lebih terintegrasi. Pembaruan data yang rutin dilakukan setiap bulan menjadi kunci utama dalam menjaga akurasi penerima manfaat.

Mekanisme ini sekaligus memperkuat sistem perlindungan sosial agar tetap relevan dengan kondisi lapangan.

Cek status pencoretan penerima bansos PKH BPNT secara online menjadi langkah penting untuk memastikan posisi dalam sistem terbaru yang terus diperbarui secara berkala.

Kebijakan ini menunjukkan upaya serius dalam memperbaiki distribusi bantuan agar lebih tepat sasaran dan berkeadilan. (Shofia)

Baca Juga: Cara Cek Data Penerima Bansos Terbaru agar Tidak Salah Informasi