Konten dari Pengguna

Cara Guru Mengintegrasikan PID dalam Pembelajaran Sesuai Kebijakan Digitalisasi

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bagaimana guru mengintegrasikan pid dalam pembelajaran untuk menciptakan pengalaman belajar bermakna sekaligus menjaga keberlanjutannya sesuai kebijakan digitalisasi?. Sumber: Unsplash/Walls.io
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bagaimana guru mengintegrasikan pid dalam pembelajaran untuk menciptakan pengalaman belajar bermakna sekaligus menjaga keberlanjutannya sesuai kebijakan digitalisasi?. Sumber: Unsplash/Walls.io

Bagaimana guru mengintegrasikan PID dalam pembelajaran untuk menciptakan pengalaman belajar bermakna sekaligus menjaga keberlanjutannya sesuai kebijakan digitalisasi?

Guru mengintegrasikan Papan Interaktif Digital (PID) atau Interactive Flat Panel (IFP) dengan menyajikan materi visual/audio interaktif dari platform pendidikan (seperti Rumah Belajar).

Bagaimana Guru Mengintegrasikan PID dalam Pembelajaran untuk Menciptakan Belajar Bermakna?

Ilustrasi bagaimana guru mengintegrasikan pid dalam pembelajaran untuk menciptakan pengalaman belajar bermakna sekaligus menjaga keberlanjutannya sesuai kebijakan digitalisasi?. Sumber: Unsplash/Kenny Eliason

Bagaimana guru mengintegrasikan PID dalam pembelajaran untuk menciptakan pengalaman belajar bermakna sekaligus menjaga keberlanjutannya sesuai kebijakan digitalisasi?

Dikutip dari laman bbpmpjatim.kemendiikdasmen.go.id, PID adalah salah satu langkah dalam mendukung digitalisasi pembelajaran di sekolah.

Berikut adalah beberapa poin yang harus dilakukan guru untuk mengintegrasikan PID dalam pembelajaran di sekolah.

1. Pemanfaatan Visual dan Audio Visual Interaktif

Guru menggunakan fitur sentuh PID untuk menampilkan presentasi dinamis, video, dan simulasi yang membuat konsep abstrak menjadi lebih mudah untuk dipahami.

2. Menyesuaikan dengan Kurikulum dan Kebijakan Digitalisasi

Integrasi PID harus tetap selaras dengan kurikulum yang berlaku dan kebijakan digitalisasi pendidikan.

Guru dapat memetakan kompetensi dasar atau capaian pembelajaran, lalu menyesuaikan dengan penggunaan media digital, aplikasi pembelajaran, dan platform daring yang relevan.

3. Interaksi Langsung dengan Siswa

Siswa dilibatkan secara aktif dengan menggunakan PID untuk memanipulasi objek, menulis jawaban, dan menggeser elemen materi secara langsung, mengubah pembelajaran dari pasif menjadi interaktif.

4. Mendukung Pembelajaran Berbasis Proyek dan Kolaboratif

Layar PID dapat dioperasikan oleh beberapa siswa sekaligus, menunjang kerja kelompok dan presentasi proyek di kelas.

Guru dapat meminta siswa menyusun mind map, diagram konsep, atau skenario eksperimen bersama-sama, memperkuat pengalaman kolaboratif.

5. Akses Sumber Belajar Digital

Guru dapat mengintegrasikan PID dengan platform digital pemerintah atau aplikasi pendidikan untuk memperkaya sumber bahan ajar di kelas.

6. Asesmen Formatif yang Menyenangkan

Guru menyelenggarakan kuis interaktif atau kuis online yang dikerjakan langsung di PID, sehingga meningkatkan keterlibatan siswa dalam evaluasi pembelajaran.

7. Penyusunan RPP Berbasis Digital

Guru merancang RPP yang memanfaatkan fitur-fitur PID untuk memvisualisasikan langkah-langkah pembelajaran, sesuai dengan arahan transformasi digital.

Demikian adalah jawaban untuk acara guru mengintegrasikan PID dalam pembelajaran sesuai kebijakan digitalisasi yang memperkuat guru sebagai fasilitator di era teknologi. (NOV)

Baca juga: Posisi Teknologi dalam Pembelajaran Matematika, Apakah Diperlukan atau Tidak?