Konten dari Pengguna

Cara Kerja Microlax dan Penggunaannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Obat Microlax. Foto: Shopee
zoom-in-whitePerbesar
Obat Microlax. Foto: Shopee

Microlax merupakan obat pencahar untuk mengatasi sulit buang air besar atau sembelit. Biasanya, obat ini diberikan kepada anak-anak, orang dewasa, lansia, wanita hamil, dan penderita yang harus tinggal di tempat tidur.

Obat ini tidak memerlukan resep dokter dan bisa dengan mudah ditemukan di toko obat atau apotek terdekat.

Microlax tersedia dalam bentuk gel yang tidak lengket dan tidak berwarna. Tiga bahan utama yang terkandung dalam Microlax adalah natrium lauril sulfoasetat, sorbitol, dan sodium sitra.

Ketiga bahan tersebut berfungsi untuk menurunkan tegangan permukaan feses dan secara bersamaan menyerap air ke dalam usur besar sehingga feses menjadi lunak.

Untuk mengetahui lebih jelas terkait cara kerja Microlax dan penggunaannya, simak penjelasan berikut.

Cara Kerja Microlax

Obat Microlax. Foto: Shopee

Microlax bekerja dengan cara menyerap air ke usus besar, melunakkan feses, dan melumasi bagian bawah rektum agar feses lebih mudah dikeluarkan.

Sebelum menggunakan Microlax, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

  • Jangan menggunakan Microlax jika alergi terhadap kandungan bahan dalam obat.

  • Jangan menggunakan obat ini jika sedang menderita beberapa penyakit saluran pencernaan, seperti radang usus besar, perdarahan anus, atau kesulitan buang air besar yang sudah berlangsung selama berminggu-minggu atau konstipasi kronis.

  • Berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu apabila pernah atau sedang menderita penyakit jantung, gagal ginjal, dan penyakit kronis lainnya.

  • Berkonsultasi dengan dokter apabila sedang merencanakan kehamilan, menyusui, atau hamil.

  • Berkonsultasi dengan dokter apabila berencana menggunakan Microlax bersama obat atau suplemen tertentu.

Cara Penggunaan Microlax

Untuk pemakaian obat Microlax, selalu baca petunjuk pemakaian obat sebelum menggunakan obat ini. Secara umum, berikut panduan penggunaan obat Microlax.

  • Sebelum pakai obat, pastikan sudah mencuci tangan sampai bersih

  • Buka tutup kemasan obat

  • Tekan badan kemasan secara perlahan hingga obatnya keluar dan ratakan obat tersebut pada pipa aplikator

  • Masukkan pipa aplikator ke dalam anus secara perlahan

  • Tekan kembali badan kemasan agar isi obat keluar sesuai dengan dosis yang sesuai

  • Setelah selesai, tarik keluar secara perlahan pipa aplikator dari anus

Efek Samping Penggunaan Microlax

Seperti penggunaan obat-obatan lainnya, penggunaan Microlax dapat menyebabkan beberapa efek samping. Kebanyakan dari efek samping berikut jarang terjadi dan tidak memerlukan pengobatan tambahan.

Beberapa efek samping yang dapat terjadi setelah menggunakan Microlax di antaranya:

  • Muncul sensasi terbakar atau perih di bagian anus

  • Dehidrasi akibat penggunaan obat yang berlebihan

  • Mengalami diare

Selain efek samping, Microlax dapat memunculkan reaksi alergi, seperti berikut.

  • Muncul ruam pada kulit

  • Kesulitan bernapas

  • Pembengkakan pada wajah, bibir, tenggorokan, atau lidah

Jika sudah begitu, segera hentikan penggunaan obat ini dan menghubungi dokter apabila reaksi bertambah parah.

(SFR)

Frequently Asked Question Section

Apa tiga bahan utama yang terkandung dalam Microlax?

chevron-down

Tiga bahan utama yang terkandung dalam Microlax adalah natrium lauril sulfoasetat, sorbitol, dan sodium sitra.

Apa fungsi tiga bahan utama dalam Microlax?

chevron-down

Ketiga bahan tersebut berfungsi untuk menurunkan tegangan permukaan feses dan secara bersamaan menyerap air ke dalam usur besar sehingga feses menjadi lunak.

Sebutkan salah satu hal yang perlu diperhatikan sebelum konsumsi Microlax!

chevron-down

Jangan menggunakan obat ini jika sedang menderita beberapa penyakit saluran pencernaan, seperti radang usus besar, perdarahan anus, atau kesulitan buang air besar yang sudah berlangsung selama berminggu-minggu atau konstipasi kronis.