Cara Membuat Daftar Isi Manual di Microsoft Word

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara membuat daftar isi manual di Microsoft Word biasanya memanfaatkan tabulasi di pengolah kata atau menulis nomor halaman secara langsung setelah daftar bab atau sub bab.
Mengutip dari Jurnal Unpad, Arief Alfarisi, (2019:2), daftar isi adalah suatu untaian ataupun rangkaian yang di dalamnya terdapat bab atau sub bab yang di setiap bab atau sub babnya diberikan judul dengan disertai nomor halaman.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Cara Membuat Daftar Isi Manual di Microsoft Word
Inilah cara membuat daftar isi manual di Microsoft Word dengan langkah-langkah lengkap.
1. Buat Format Daftar Isi Secara Manual
Pertama harus mengetik dan mengatur format daftar isi satu per satu tanpa menggunakan fitur otomatis.
Langkah 1: Buka dokumen Microsoft Word.
Pastikan dokumen sudah memiliki konten utama (judul bab, sub-bab, dll.) untuk diacu pada daftar isi.
Langkah 2: Sisakan halaman untuk daftar isi.
Tambahkan halaman kosong di awal dokumen atau di tempat yang diinginkan untuk meletakkan daftar isi.
Langkah 3: Ketik judul "Daftar Isi".
Ketikkan judul "Daftar Isi" di bagian atas halaman dan beri format (misalnya, cetak tebal atau ukuran font lebih besar) sesuai kebutuhan.
2. Tambahkan Nama Bab atau Sub-Bab
Ketik nama bab dan sub-bab sesuai dengan struktur dokumen.
Contohnya:
BAB I Pendahuluan ..................................... 1
BAB II Landasan Teori .................................. 5
BAB III Metodologi Penelitian ......................... 10
Langkah 1: Ketik nama bab atau sub-bab pada kolom kiri.
Langkah 2: Sisakan ruang atau titik-titik menuju kolom kanan (tempat nomor halaman).
Cara termudah adalah menggunakan tombol Tab atau mengetik titik secara manual.
3. Tambahkan Nomor Halaman
Buka isi dokumen, lihat nomor halaman masing-masing bab atau sub-bab.
Langkah 1: Ketikkan nomor halaman di bagian kanan daftar isi.
Langkah 2: Pastikan sejajar dengan nama bab/sub-bab yang bersangkutan.
4. Atur Perataan Teks
Perataan teks ini berguna untuk menyelaraskan teks agar terlihat rapi.
Langkah 1: Blok semua teks daftar isi.
Langkah 2: Gunakan fitur Tab di penggaris Word.
Langkah 3: Klik penggaris (ruler) di atas dokumen, dan tambahkan tab stop (biasanya di sisi kanan).
Langkah 4: Tekan tombol Tab di keyboard untuk menyelaraskan titik-titik dengan nomor halaman.
5. Format Daftar Isi
Gunakan font dan ukuran yang seragam untuk seluruh daftar isi. Jika ada sub-bab, gunakan indentasi (penjorokan) untuk membedakannya dari bab utama.
6. Gunakan Penggaris (Ruler) untuk Menyesuaikan Tabulasi
Langkah 1: Aktifkan fitur penggaris.
Klik menu View > Centang kotak Ruler.
Langkah 2: Tentukan posisi tab.
Klik pada penggaris bagian atas untuk menambahkan Tab Stop (biasanya di sisi kanan halaman).
Langkah 3: Gunakan tombol Tab pada keyboard.
Tekan Tab untuk memindahkan titik-titik atau nomor halaman ke posisi yang sama di setiap baris.
7. Atur Jarak Antar Baris
Langkah 1: Blok seluruh teks pada daftar isi.
Langkah 2: Klik menu Home, lalu pilih ikon Line and Paragraph Spacing.
Langkah 3: Pilih jarak antar baris yang diinginkan, misalnya 1.5 atau 2.0 untuk memberikan ruang lebih rapi.
8. Gunakan Indentasi untuk Sub-Bab
Untuk membedakan sub-bab dari bab utama, gunakan fitur indentasi.
Langkah 1: Blok sub-bab yang ingin diberi indentasi.
Langkah 2: Klik menu Home, lalu pilih opsi Increase Indent (ikon panah ke kanan).
Langkah 3: Pastikan jarak indentasi konsisten di seluruh daftar isi.
9. Buat Titik-Titik Secara Konsisten
Cara cepat untuk membuat titik-titik yang rapi adalah dengan fitur Tab Leader.
Langkah 1: Blok teks daftar isi.
Langkah 2: Klik kanan, lalu pilih Paragraph > Tabs.
Langkah 3: Pada bagian Leader, pilih opsi titik-titik (nomor 2).
Langkah 4: Klik Set, lalu tekan OK.
Setelah itu, gunakan tombol Tab untuk menambahkan titik-titik secara otomatis.
10. Simpan Template Daftar Isi
Jika sering membuat daftar isi manual, simpan format ini sebagai template untuk digunakan kembali.
Langkah 1: Buat daftar isi lengkap.
Langkah 2: Klik File > Save As Template.
Langkah 3: Beri nama file, lalu simpan sebagai format Word Template (*.docx).
11. Tips untuk Dokumen Panjang
Jika dokumen sangat panjang, pertimbangkan hal berikut.
Langkah 1: Gunakan Gaya Heading untuk mempermudah referensi saat mengisi daftar isi.
Langkah 2: Gunakan fitur Ctrl + F (Find) untuk mencari nomor halaman tertentu.
12. Gunakan Format Halaman yang Berbeda
Jika daftar isi menggunakan format halaman berbeda dari isi dokumen (misalnya, angka romawi untuk daftar isi dan angka biasa untuk isi dokumen).
Langkah 1: Buka Insert > Page Number > Format Page Numbers.
Langkah 2: Pilih Number Format sesuai keinginan (misalnya, i, ii, iii untuk daftar isi).
13. Periksa Kerapihan
Cek ulang daftar isi untuk memastikan.
Langkah 1: Semua titik-titik harus sejajar.
Langkah 2: Nomor halaman sesuai dengan isi dokumen.
Langkah 3: Sub-bab menggunakan format konsisten.
14. Menggunakan Garis Bawah Manual
Jika tidak ingin menggunakan titik-titik, bisa menggantinya dengan garis bawah manual.
Langkah 1: Ketikkan nama bab atau sub-bab.
Langkah 2: Tekan tombol Shift + Underscore (_) untuk membuat garis bawah panjang hingga ke nomor halaman.
Langkah 3: Ketikkan nomor halaman di ujung kanan setelah garis bawah.
Contoh:
BAB I Pendahuluan ______ 1
BAB II Landasan Teori _______ 5
15. Membuat Kolom Manual
Jika ingin daftar isi berbentuk kolom (seperti tabel tanpa garis), gunakan langkah berikut,
Langkah 1: Klik menu Insert > Table.
Langkah 2: Buat tabel dengan dua kolom (untuk judul bab dan nomor halaman).
Langkah 3: Ketik nama bab di kolom kiri dan nomor halaman di kolom kanan.
Langkah 4: Hilangkan garis tabel dengan cara klik kanan tabel > Table Properties > Pilih Borders and Shading > Pilih None untuk menghilangkan garis tabel.
16. Menambahkan Simbol Khusus untuk Sub-Bab
Untuk membedakan bab dan sub-bab secara visual, gunakan simbol seperti tanda dash (-) atau bullet point (•).
Langkah 1: Ketik sub-bab di bawah bab utama.
Langkah 2: Tambahkan simbol di awal sub-bab.
Contoh:
BAB II Landasan Teori ......................... 5
- 2.1 Pengertian Teori ...................... 6
- 2.2 Kajian Literatur ..................... 7
17. Mengatur Margin untuk Halaman Daftar Isi
Untuk membuat daftar isi lebih proporsional, atur margin halaman.
Langkah 1: Klik menu Layout > Margins.
Langkah 2: Pilih Custom Margins untuk mengatur jarak atas, bawah, kiri, dan kanan.
Rekomendasi: Gunakan margin kiri lebih lebar (misalnya, 4 cm) untuk keperluan penjilidan.
18. Memberikan Warna atau Format Khusus
Kita dapat membuat daftar isi lebih menarik dengan menambahkan warna atau format khusus.
Langkah 1: Blok teks bab atau sub-bab.
Langkah 2: Gunakan menu Home > Font Color untuk memberi warna.
Langkah 3: Tambahkan Underline, Bold, atau Italic untuk menonjolkan judul tertentu.
Contoh:
BAB I Pendahuluan ............................ 1
BAB II Landasan Teori ........................ 5
19. Menambahkan Halaman Pengantar Sebelum Daftar Isi
Dalam beberapa dokumen resmi, halaman pengantar atau kata pengantar sering mendahului daftar isi. Pastikan menyisakan halaman khusus untuk ini dengan langkah berikut.
Langkah 1: Tambahkan halaman baru menggunakan Ctrl + Enter.
Langkah 2: Ketik kata pengantar pada halaman tersebut sebelum daftar isi.
20. Menggunakan Tanda Panah untuk Pengganti Titik-Titik
Sebagai alternatif titik-titik, bisa menggunakan tanda panah.
Langkah 1: Ketik nama bab.
Langkah 2: Tekan tombol Alt + 26 (di numpad) untuk membuat tanda panah →.
Langkah 3: Ketik nomor halaman setelah tanda panah.
Contoh:
BAB I Pendahuluan → 1
BAB II Landasan Teori → 5
21. Menambahkan Hyperlink untuk Dokumen Digital
Jika dokumen akan dibagikan secara digital, tambahkan hyperlink untuk memudahkan navigasi.
Langkah 1: Blok teks judul bab.
Langkah 2: Klik kanan > Pilih Hyperlink.
Langkah 3: Pilih Place in This Document, lalu arahkan ke bagian bab terkait.
22. Memanfaatkan Header dan Footer
Untuk mempertegas daftar isi, bisa menambahkan elemen di header atau footer.
Langkah 1: Klik menu Insert > Header/Footer.
Langkah 2: Tambahkan teks seperti "Daftar Isi" di header setiap halaman daftar isi.
Langkah 3: Atur format untuk membedakan dengan isi dokumen.
Langkah-langkah cara membuat daftar isi manual ini akan membantu kita semua untuk membuat daftar isi manual yang terlihat profesional meskipun dibuat tanpa fitur otomatis Microsoft Word. (DDC)
Baca Juga: Contoh Tinjauan Pustaka dan Cara Menyusun dengan Tepat
