Cara Membuat Daftar Pustaka dari Makalah dan Sumber-Sumber Lainnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Makalah kerap dijadikan sebagai referensi dalam penulisan karya ilmiah. Oleh sebab itu, banyak penulis yang mencantumkan makalah di bagian daftar pustakanya. Lantas, bagaimana cara membuat daftar pustaka dari makalah?
Mengutip dalam buku Kita Menulis: Semua Bisa Menulis Buku oleh Janner Simarmata (2019: 41), daftar pustaka adalah tulisan yang berada di akhir sebuah karya tulis ilmiah, yang digunakan sebagai sumber atau referensi si penulis.
Penulisan daftar pustaka secara umum terdiri dari nama penulis, tahun terbit, judul tulisan, identitas penerbit, dan lokasi penerbit yang ditulis urut secara abjad dari atas ke bawah.
Daftar pustaka umumnya digunakan di semua jenis karya tulis ilmiah, seperti buku, skripsi, makalah, laporan, artikel dan lain sebagainya. Adapun tujuan dibuatnya daftar pustaka, yaitu:
Memberikan kemudahan bagi pembaca untuk mencari referensi lain, selain karya tulis yang disusun penulis.
Memudahkan pembaca dalam mengembangkan karya tulis yang telah dibuat penulis, agar menjadi lebih sempurna.
Mengetahui sumber-sumber yang penulis gunakan saat penyusunan karya tulis.
Langsung saja, simak cara membuat daftar pustaka dari makalah dan sumber-sumber lainnya yang tak kalah penting. Cara ini dihimpun dari buku Manajemen Daftar Pustaka pada Karya Tulis Ilmiah dengan Mendeley milik Witono Hardi dkk (2020: 102).
Baca juga: Cara Menggunakan Mendeley, Mahasiswa Wajib Tahu
1. Membuat Daftar Pustaka dari Makalah
Urutan penulisannya sebagai berikut:
Nama penulis. Tahun pembuatan makalah. Judul makalah. Link URL (apabila mengambil makalah dari internet). Tanggal akses.
Contoh:
Habiburrahman. 2015. Sistematika Kurikulum dalam Upaya Melestarsikan Penulisan Sejarah yang Faktual. Makalah.
Naviga Nafata. 2015. Pemanasan Global. Makalah. Dikutip dari http://princekevin019.blogspot.com/2015/04/makalah-pemanasan-global. 1 April.
Lila Muttamimmah. 2016. Komunikasi Antar Pribadi Kost Muslimah. Makalah.
2. Membuat Daftar Pustaka dari Buku
Format penulisan daftar pustakanya, yaitu:
Nama penulis. Tahun terbit. Judul buku. Kota penerbit: Penerbit.
Contoh:
Hanafi, Abdillah. 1984. Memahami Komunikasi Antar Manusia. Surabaya: Usaha Nasional.
Suwardi, Harson. 1993. Peran Pers dalam Politik di Indonesia. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Utami, Ayu. 1998. Saman. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.
3. Membuat Daftar Pustaka dari Skripsi
Susunan penulisannya, yaitu:
Nama penulis skripsi. Tahun pembuatan. Judul skripsi. Skripsi. Nama Universitas.
Contoh:
Lili Intan. 2012. Pengaruh Obat-obatan Berbahaya pada Anak Kecil. Skripsi. STIKES.
Verina. 2011. Perubahan Pola Asuh Masyarakta Bogor. Skripsi. Institut Pertanian Bogor.
Siti sinta. 2019. Analisi Semiotika Busana Supermama Seleb Show di Televisi. Skripsi. Universitas terbuka Bandung.
4. Membuat Daftar Pustaka dari Internet
Unsur-unsur yang diperlukan untuk membuat daftar pustaka dari sumber internet tidak jauh berbeda dengan daftar pustaka buku. Perbedaannya hanya ada penambahan link, tanggal, serta jam saat mengakses sumber. Susunannya adalah sebagai berikut:
Nama situs. Tanggal penerbitan artikel dibuat. Judul artikel ditulis miring. Tanggal situs diakses, dari URL situs.
Contoh:
Kumparan.com. (2021, 9 Juni). 238 Ribu Orang Daftar PPDB Jakarta, SMA-SMK Capai 98 Ribu Pendaftar. Diakses pada 9 Juni 2021, dari https://kumparan.com/kumparannews/238-ribu-orang-daftar-ppdb-jakarta-sma-smk-capai-98-ribu-pendaftar-1vuMKaKP1Fh.
(VIO)
