Konten dari Pengguna

Cara Membuat Grafik di Word dengan Praktis

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Membuat Grafik di Word. Pexels/Christina Morillo
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Membuat Grafik di Word. Pexels/Christina Morillo

Cara membuat grafik di Word dapat dengan mudah dilakukan melalui menu yang telah tersedia dalam aplikasi. Di Microsoft Word, dokumen tidak hanya dapat dibuat berupa teks atau menyisipkan gambar, tetapi juga dapat membuat grafik atau bagan.

Grafik adalah kombinasi angka, huruf, simbol, gambar, kata dan lukisan yang disajikan dalam media untuk memberikan konsep atau ide dari pengirim ke target dalam memberikan informasi. Grafik adalah kerangka kerja untuk membuat tabel tampilan objek.

Daftar isi

Mengenal Microsoft Word

Ilustrasi Cara Membuat Grafik di Word. Pexels/Angel Bena

Microsoft Word adalah perangkat lunak pengolah kata. Perangkat lunak ini dikembangkan oleh Microsoft dan merupakan bagian dari Microsoft Office Suite.

Microsoft Word merupakan program pengolah kata yang lengkap. Perintah dan fungsi yang disediakan oleh software ini menunjang berbagai keperluan mulai dari pengetikan atau penyusunan naskah biasa, laporan, surat kabar sampai dengan fax.

Microsoft Word dirilis pada tahun 1983 sebagai Multi-Tool Word. Versi pertamanya didasarkan pada kerangka kerja Bravo yang merupakan program penulisan grafis pertama di dunia.

Microsoft mengganti nama Multi Tool Word menjadi Microsoft Word, kemudian pada bulan Oktober 1983, Microsoft merilis versi pertamanya untuk IBM PC.

Pada tahun 1985, Microsoft memindahkannya ke Macintosh yang berbeda dengan versi berbasis DOS, yaitu Macintosh menawarkan berbagai perubahan antarmuka utama. Pada tahun 1989, Microsoft merilis versi baru Word untuk sistem operasi Windows.

Microsoft Word-lah yang memperkenalkan konsep WYSIWYG (What You See Is What You Get), yaitu memungkinkan untuk membuat dan menampilkan teks yang dicetak tebal dan miring.

Pada tahun 2014, Microsoft mengembangkan kode sumber untuk Microsoft Word untuk Windows 1.1a.

Microsoft Word merupakan pengembangan dari versi sebelumnya yang mengalami banyak perubahan dan perbaikan, sehingga lebih fleksibel digunakan di masa kini. Microsoft Word juga menyediakan fasilitas penuh terhadap apa yang diperlukan.

Dengan fasilitasnya yang lengkap lengkap ini telah menghantarkan Microsoft Office Word sebagai program aplikasi pengolah kata yang mutakhir saat ini.

Fitur Microsoft Word

Ilustrasi Cara Membuat Grafik di Word. Pexels/PNW Production

Berikut adalah sejumlah fitur yang terdapat di Microsoft Word 2019:

  • Quick Access Toolbar: kumpulan tombol akses yang dapat disesuaikan (ditambah atau dikurang) dan tidak bergantung pada ribbon.

  • Title Bar: judul sebuah dokumen.

  • Microsoft Account: dengan log in ke akun Microsoft, pengguna bisa menyimpan dokumen secara online dan nama author secara otomatis mengikuti nama akun Microsoft.

  • Tampilan Ribbon, yang memiliki tiga opsi, yaitu:

  1. Auto-hide: ribbon yang disembunyikan secara otomatis dan untuk menampilkan kembali klik bar biru paling atas.

  2. Show tabs menyembunyikan ribbon dan hanya menampilkan tombol tab untuk menampilkan ribbon klik pada tag.

  3. Show tabs and command: pengaturan default ribbon dan tab akan selalu tampil.

  4. Jendela, mengatur resolusi jendela dengan cara mengklik minimize, maximize/restore down, atau close.

  • Berbagi: fitur untuk berbagi file.

  • Tab: deretan menu yang terdiri dari beberapa group.

  • Ribbon: menu utama yang terdiri dari tab dan group.

  • Group: kumpulan fitur-fitur yang dikelompokkan.

  • Peluncuran Dialog Box: fungsi atau pengaturan lanjutan group.

  • Tab alignment: fitur menyelaraskan tab.

  • Ruler: fitur untuk pengaturan margin.

  • Bidang kerja, bidang di mana pengguna mulai bekerja dengan Word, seperti: menulis, memasukkan gambar, dan lain-lain.

  • Status Bar: status seperti jumlah halaman, total kata, bahasa, tombol view yang digunakan dan persentase zoom.

  • Halaman: posisi halaman saat ini dan jumlah halaman.

  • Jumlah Kata: total kata yang ditulis.

  • Bahasa: bahasa yang digunakan.

  • View Shortcuts Toolbar: tombol pintasan view.

  • Zoom Slide: fitur untuk menggeser ke kiri atau ke kanan untuk zoom in atau zoom out.

  • Zoom Level: klik untuk menampilkan kotak dialog zoom, kemudian atur zoom yang diinginkan.

  • Scroll Bar: menggulirkan bidang kerja ke atas atau ke bawah.

Pengertian Grafik

Ilustrasi Pengertian Grafik. Pexels/Lukas

Grafik merupakan sebuah presentasi dari data sebuah tabel yang membentuk objek visualisasi berupa gambar dengan tujuan untuk memudahkan pembaca memahami informasi dari data tersebut.

Jika sebuah tabel divisualisasikan dalam bentuk grafik, tentu akan membantu dalam membaca dan memahaminya karena terlihat dengan jelas pasang surut suatu data, perbandingan ataupun proporsinya.

Ada beberapa jenis grafik yang dapat digunakan, seperti: column, line, pie, bar, area, radar, scatter, dan yang lainnya. Masing-masing grafik memiliki fungsi khusus tersendiri, seperti:

  • Pie Chart: menggambarkan proporsi atau persentase.

  • Column Chart: efektif untuk menunjukkan perbandingan data.

  • Bar Chart: efektif untuk pembagian kategori dan tidak cocok untuk menunjukkan perubahan dari waktu ke waktu.

  • Line Chart: efektif untuk menunjukkan tren.

  • Area Chart: menunjukkan perbandingan proporsi dengan lebih jelas.

  • Scatter Chart: menggambarkan data poin masing-masing kategori atau waktu dengan tujuan untuk memperlihatkan sebaran data.

  • Radar Chart: efektif untuk melakukan perbandingan dari multiple data series.

Pengguna dapat membuat grafik untuk data yang menggunakan Microsoft Microsoft Word. Ms. Microsoft Word menyediakan fitur Chart dengan beragam jenis grafik di dalamnya yang akan membantu memvisualisasikan data.

Cara Membuat Grafik di Word

Ilustrasi Cara Membuat Grafik di Word, Pexels/cottonbro studio

Dikutip dari buku Aplikasi Komputer Microsoft Office 2019, Yuli Siyamto, S.Kom., M.Kom, dkk, (2022:34), cara membuat grafik di Word sangat mudah dan sederhana. Berikut adalah langkah-langkahnya.

1. Membuat Grafik

  1. Buka Ms. Microsoft Word di laptop.

  2. Buat atau buka dokumen yang akan disisipkan grafik. Kemudian, pilih tab Insert > Chart.

  3. Setelah itu, di jendela Insert Chart, pilih jenis grafik yang diinginkan. Klik OK. (Di sini, pilih 3-D Clustered Column).

  4. Terdapat grafik dari jenis chart yang dipilih beserta tabel dari isi data tersebut yang dapat diperbaharui.

  5. Untuk mengubah isi grafik, harus mengubah data pada tabel.

  6. Perubahan pada tabel akan secara otomatis mengubah isi atau bentuk grafik.

  7. Jika jendela dari tabel data tertutup, dapat membukanya kembali dengan memilih tab Design > Edit Data.

2. Membalikkan Posisi Data Baris dan Kolom

Pengguna dapat menukar data baris menjadi kolom pada grafik. Misalnya, pada grafik ditampilkan data berdasarkan jenis produk dalam 3 bulan.

Pengguna ingin mengubah grafik tersebut agar menampilkan data berdasarkan bulan dengan 4 jenis produk. Caranya adalah dengan klik pada grafik, kemudian pilih Edit Data > Switch Row/Column.

3. Cara Mengubah Chart Title

Chart Title atau judul grafik merupakan judul dari grafik yang harus menggambarkan keseluruhan isi data pada grafik secara jelas dan tepat. Caranya adalah dengan mengklik pada Chart Title, ganti tulisan Chart Title menjadi judul yang sesuai dengan grafik.

4. Menambahkan Chart Elements

Menambahkan beberapa elemen pada grafik yang disebut sebagai Chart Elements. Ada beberapa chart elemen seperti:

  • Axis Title adalah judul dari vertical dan horizontal axis. Vertical axis (sumbu vertikal/sumbu y) merupakan bagian vertikal dari sebuah grafik yang biasanya berupa nilai/ukuran dari kolom. Sementara horizontal axis (sumbu horizontal/sumbu x) merupakan bagian horizontal dari sebuah grafik yang biasanya berupa kategori dari informasi yang disampaikan dalam grafik.

  • Chart Title merupakan judul dari grafik yang harus menggambarkan keseluruhan isi data pada grafik secara jelas dan tepat.

  • Data Labels adalah label yang berupa nilai dari masing-masing data di dalam sebuah grafik.

  • Legend digunakan untuk menerangkan seri data yang mewakili masing-masing warna dari sebuah grafik.

Untuk menambahkan Chart elements dapat diikuti langkah sebagai berikut:

  1. Klik grafik, lalu klik ikon "+" yang berada di sisi kanan grafik. Centang elemen yang akan ditambahkan. Di sini, menambahkan Axis Title.

  2. Untuk mengubah tulisan dari Axis Title tersebut dengan mengkliknya. Kemudian, menggantinya sesuai dengan kebutuhan.

  3. Selain cara di atas, pengguna dapat menambahkan Chart Elements menggunakan cara seperti di bawah ini.

  4. Klik tab Design > Add Chart Element, kemudian pilih jenis Chart Element mana yang akan dimasukkan. Misalnya: Data Table > With Legend Keys.

5. Mengubah Jenis Grafik

Jika merasa tidak cocok dengan grafik yang dipilih, pengguna tentu masih bisa menggantinya. Berikut adalah caranya:

  • Klik pada grafik lalu pilih tab Design > Change Chart Type

  • Pilih jenis chart yang diinginkan.

  • Klik OK

6. Mengubah Layout Grafik

Pengguna dapat mengubah layout/struktur tampilan grafik dengan cepat dan mudah. Caranya yaitu menggunakan fitur Quick Layout seperti pada penjelasan di bawah ini:

  • Klik pada grafik lalu pilih tab Design > Quick Layout.

  • Di Quick Layout, pilih dan klik jenis layout yang dibutuhkan.

7. Mengubah Design Grafik

Ada dua cara untuk mengubah desain grafik yaitu:

  • Cara pertama, klik pada grafik, lalu pilih tab Design > Style (di bagian Chart Styles).

  • Cara kedua: klik pada grafik, kemudian klik ikon chart style yang berada di sisi kanan. Pilih jenis Style yang diinginkan.

Baca Juga: Cara Membuat Daftar Tabel Otomatis di Word dengan Praktis

Dengan menerapkan cara membuat grafik di Word seperti di atas dapat memudahkan pekerjaan kantor dalam mengolah data atau menampilkan data menjadi grafik dengan tampilan yang menarik.(glg)